0

Cerpen Percintaan : Kau Terlahir Bukan Untuk ku

Cerpen Percintaan : Kau Terlahir Bukan Untuk ku

Cerpen percintaan : kau terlahir bukan untuk ku

Stepen hanya tersenyum saat josephin menegurnya, menegur akan kelalaiannya, sehingga apa yang ia bawa terjatuh dan hancur berantakan “ Maapkan aku jos” itu yang terucap dari mulut lelaki tampan tersebut, Josh tak berkata , ia hanya melihat lewat sudut matanya yang indah, ya bola mata biru yang seakan akan bulan dan meneduhkan setiap mata yang memandangnya, wanita blasteran indonesia jerman ini memang berparas cantik, kulitnya yang sudah mengindonesia akan membawa setiap lelaki menjatuhkan pandangan matanya, ah Ia memang terlalu indah untuk di lihat !.

Sedang Stepen adalah blasteran juga, tetapi blasteran indo indo saja , he he alias orang indonesia dan indonesia, ya stepen bisa di katakan orang padang ! blasteran antara palembang dan sumedang ! nggak apa yang penting termasuk blasterran,  sama saja ! tetapi jika orang memandangnya tidak akan percaya , sebab stepen pun berwajah indo, aneh memang , dan he he apa kita berpikir yang tidak tidak , apa ibunya selingkuh sama bule gitu ?, he he nggak dong  ! Cuma ada ceritanya , katanya saat mengandung stepen ibunya sangat menyukai si Mustafa dalam film “ King of Sulaiman-nya –Turki. Pantesan kalau gitu.

Dari keadaan pun, Josephin jelas dari kalangan orang berada, ayahnya seorang pengusaha kaya dan terkenal, ya tentu saja , dan bertemu ibunya Jos pun di jerman saat sedang melakukan travelling dan akhirnya lahirlah jos dari perkawinan beda bangsa ini, sedang stepen sama, ia kelihatan dari parasnya seperti or-kay, padahal ayahnya hanyalah seorang pegawai kantoran biasa, ibunya ? ya hanya seorang ibu rumah tangga.

Ya, sebuah perbedaan nyata dalam realita kehidupan “ Ada apa  Stepen ?, seseorang membuyarkan lamunannya . Berdiri seorang wanita, ayu berdiri memandangnya, nggak apa apa kok ! jawab stepen, “ ah nggak usah bohong step, aku tahu apa yang terjadi, sesuatu milik Josephin hancur berantakan kan ? sudahlah  ! .

Sesuatu yag ada dalam relung hati step, dan entah apakah itu. “ Apakah itu yang di sebut cinta atau sayang ? setiap hari walau pun tanpa di ketahui josh , ia selalu memperhatikan wanita indo nan cantik itu, entahlah, jika ini di sebut cinta buat apa ? setiap wanita cantik , pastilah akan banyak yang menyukainya, dan itu artinya ? jos pastilah sudah memiliki pacar dan itu benar, stepen tahu jos punya seorang kekasih , Peter,  anak seorang pengusaha juga, ya sepadan dengan josephine dalam hal derajat keadaannya, tetapi benarkah cinta akan terbiasa dengan keadaan yang ada , harta, keinginan yang dapat terlaksanakan atau pun segala hal yang dapat dengan mudah kita dapatkan !.

He he , dan keadaan seperti itulah yang kadang kita inginkan, tetapi tak tahu apa yang sebenarnya terjadi, sebab rupa tak kan selalu menyiratkan apa yang ada di dalamnya, puih ! dan entah mengapa belakangan ini jos yang step rasakan seakan akan ingin ia perhatikan, walau pun ia masih agak jaim gitu, tetapi step tak berpikir terlalu jauh “ ya , mungkin ini hanyalah perasaannya saja, mana mungkin !.

Seperti suatu hari, tanpa ia tahu Josh sedang memandangnya, dan saat step tahu , ia jadi salah tingkah gitu lho ! apa senang atau menjadi sebuah pertanyaan, mengapa josephin bersikap seperti itu ? perasaan yang terkurung dalam jeruji pertanyaan inilah yang membuat step belakangan ini kelihatan rikuh, di sisi lain hatinya tak dapat membantah, ada suatu perasaan yang selalu mengulitinya setiap hari, “ Ah, ini hanyalah perasaanku saja,sesuat yang mustahil untuk mendapatkannya, dan hari hari berikutnya perasaan itu makin terasa memuncaki pikirnya, tetapi apa daya, apa yang bisa ia lakukan, rasa gamang dan segan telah meluluh lantakan keberaniannya sebagai seorang lelaki, he he padahal jika saja datang pada penulis, wah bisa dapet tu cewek he he !.

Dan, sesuatu yang tak ia sangka datang, ya josh tak seperti biasanya, lakunya yang jaim seakan sirna , ia begitu hangat, dan kala step memandangnya ia tersenyum, “ Kemarilah step ! penuh tanda tanya ia berjalan ke arah josephine, duduk dan menyandarkan diri di kursi bersisian dengan josephine “ Ada apa josh ? Tanyanya. “ Stepen , maafkan aku, tempo hari atas apa apa yang ku lakukan padamu, ia bicara “ Bukankah kau mau memaafkanku kan ? tanyanya seakan akan itu adalah sebuah permintaan.

Stepen hanya menganggukan kepala” Stepen bolehkah aku bertanya ? kali ini suatu perasaan dekat sepertinya ada di antara dua manusia ini “ memangnya apa yang ingin kau tanyakan padaku josh ? ragu step memandang wajah cantik itu, “ Sudahlah step , jangan rikuh seperti itu, aku jadi nggak enak ! seloroh josh. Dan ini membuyarkan suasana yang selama ini seperti kaku.” Yang aku maksudkan biasalah kita, oh ya ..tetapi maaf apa kamu sudah mempunyai seorang kekasih ? tanya josh, bledaaagh ,gerrrh !pertanyaan itu seakan guntur yang menggelegar dan menyambar kepala josh. Waduh..!. “ apa maksud josh bertanya seperti itu, ku jawab ya sama saja bunuh diri, di jawab nggak pun mau tak mau, perasaan malu juga seakan menimpukinya, bingung dech ! ‘ Entahlah , di antaranya.. itulah yang keluar dari bibir stepen.

Dan jawaban stepen membuat josh tersenyum, entahlah apa yang ada di benaknya apa senang atau bingung he he gitu sobat cerper. “ Ya ya aku ngerti , lalu apa yang kau inginkan dari sebuah hubungan kekasih step ? terbelalak mata stepen mendengar pertanyaan yang satu ini, penasaran, apa yang terjadi selama ini dan josh alami. “ya menurutku jika kita mencintai seseorang, tentulah kita juga harus mengerti dan menerima apa adanya dari orang yang kita cintai, jawab stepen, puih, hebat tenan jawaban itu dan kita mengerti sebab stepen adalah salah satu dari fans seorang penyair dunia sekaliber kahlil Gibran, pantas saja ia bicara seperti itu. Terlihat , josh seakan senang mendapat jawaban itu, lalu. “ Ya stepen , begitulah harusnya, tetapi jika saja kita mencintai seseorang tanpa setulus hati, apa yang akan kau lakukan ?, stepen garuk kepala untuk menjawab pertanyaan ini, maklum ia lupa halaman berapa kahlil gibran bahas ini.

Suasana hening meliputi mereka, maka terdengar stepen bicara “ Pabila cinta memanggilmu , maka ikutilah dia, walau pun jalannya terjal berliku dan apabila sayapnya merangkummu pasrahlah serta menyerah walau pun pedang tersembunyi di sela sayap itu melukaimu, dan jika ia bicara padamu percayalah walau pun ucapannya membuyarkan mimpimu bagai angin utara mengobrak abrik petamanan, sebab sebagaimana cinta memahkotaimu demikian pula ia menyalibmu, demi pertumbuhanmu begitu pula demi pemangkasanmu” , jawaban stepen panjang lebar , dan mengapa sekarang yang ia rasakan adalah kedamaian dan di sisinya seakan akan ada kasih sayang yang tulus dan entah untuk siapa ?.

Stepen terhenyak, ada perubahan dari rona wajah josh, dari sudut mata yang indah itu seakan akan ada bulir bulir air mata, dan itu membuat stepen seakan merasa bersalah atas apa apa yang ia katakan, “ Maapkan aku josh, jika saja ada yag salah dalam kata kataku tadi,! Ia sampaikan maap, tetapi hal itu malah membuat airmata josh turun lebih deras, seakan air suci dari mata air yang bening tetapi membawa onak duri yang seperti menyakitinya.

Tidak step, aku hanya berkata pada diriku , mengapa ini harus aku alami, harus memberi cinta kepada seseorang yang tak aku cintai, tetapi apa dayaku jika itu di persandingkan dengan sebuah keinginan orang tuaku step, aku seakan tak kuat, dan maap aku katakan itu sebab kamu.., kata kata itu tak ia lanjutkan , mata yang masih terlihat indah dalam balutan airmata itu memandang stepen, seakan akan sebuah harapan meyeranta dalam tatapan josh. “ ya , aku mengerti josh, bersabarlah untuk itu “ namun jika dalam kecemasan, hanya kedirian cinta dan kesenangannya yang kau cari, maka lebih baik bagimu menutupi tubuh lalu menyingkir dari papan penempaan, memasuki dunia tanpa musim, di mana kau dapat tertawa namun tidak sepenuhnya” .

Lalu josh berkata lagi “ Stepen , maukah kau mendengarkan apa yang ingin aku katakan ? pinta josh, “ ya, aku dengarkan “ kali ini tak ada ragu lagi stepen memandang wajah itu ( pastinya, kan udah di mandiin air kembang he he )” kamu tahu kan ,selama itu aku sepertinya , angkuh , sombong dan dapat di katakan jaim padamu, kau tahu mengapa, sekali lagi tatapan mata bidadari itu seakan menusuk ulu hati stepen, terengah ia menjawab,” Tidak sama sekali josh, lagian aku nggak berburuk sangka padamu,aku hanya tahu aku ini apa dan seperti apa !, jawabnya. “ Bukan..sama sekali bukan seperti itu step, aku lakukan itu hanyalah..josh seakan akan ragu untuk melanjutkan , “ memangnya, apa yang terjadi josh, marahkah kau padaku ? tanyanya. “ tidak sama sekali, tetapi aku hanya ingin kamu tahu apa yang aku alami selama ini !, lalu ia melanjutkan “ Kau tahu aku punya kekasih, tetapi stepen  apa yang terjadi ?…aku hanya menganggap teman saja dan tak ada perasaan mencintainya, panjang lebar josh bicara.” Tak ada kata dari stepen, ia merasakan apa yang josh rasakan, tetapa harus seperti apa ? lalu , apa yang terjadi selama ini ? tanyanya “ Ya, step, aku dan peter mau tak mau harus menjalaninya, tetapi tetaplah rasa cintaku padanya tak kunjung datang, peter hanya mendengarkan “ Dan aku serta peter hanya baru dapatberpura pura, kami belum sejalan sedangkan di sisi lain aku ingin membahagiakan orang tua dengan mewujudkan apa yang mereka inginkan “ terlihat josh menarik napas, seakan menghilangkan semua beban yang ia alami “ Dan maapkan aku step, jika aku katakan sebenarnya aku lebih mencintaimu..maapkan aku !, Dan linangan air mata dari wajah cantik itu terlihat merembesi pipinya seakan menelusuri jalan hidup, mengapa ini harus teralami ?. Walaa..h begitu ya sobat cerper ?, dan perkataan josh yang terakhir itulah yang benar benar tak stepen nyana, “ Jadi selama ini ? ia seakan akan tak percaya dengan apa yang ia dengar dan keluar dari mulut josh ( he he begitulah sobat dasyatnya kembang tujuh rupa he he ), seakan kepalanya pening dan berkunang kunag, sakitkah dia,?  Bukan sobat, hanya saja saking tak percaya dan begitu bahagia, tetapi…,

Tembok itu terlalu tebal, kehidupan yang stepen  alami tidaklah sebanding dengan wanita yang ada di hadapannya, meski dalam kata kata” cinta tak akan memilih apa pun juga untuk apa yang kita cintai, tetapi semua akan bercermin pada diri !. hening, terdiam sesaat kebekuan mendamparkan apa yang ada dalam hati kedua insan ini “ Benarkah itu josh ? akhirnya stepen berbicara, menatap josephine yang memandangnya juga, andai kau milikku , mungkin kau akan aku peluk, ku beri kehangatan dan tak perlu ada air mata lagi josh “ gumam hati stepen, ah..terdengar stepen mendesah. “ ya stepen, dan itu kurasakan sejak dulu , tetapi kau seakan tak merasakannya,ungkap josh, “ Aku tak menyangka josh, apalah aku di bandingkan kekasihmu peter, dia lelaki sempurna menurutku, baik dan aku yakin ia akan menyayangimu, katanya. “ Ya, step, hal itulah yang dapat membuat kami berjalan selama ini, peter lelaki baik, benar !, tetapi seperti yang aku katakan mengapa perasaanku tak menerima akan kenyataan itu, tolonglah aku step ! kembali josh seakan meminta. “ Sangat sulit josh, aku katakan ,aku pun mencintaimu, tetapi aku tak ingin seseorang tersakiti karena itu, maapkan aku josh, lebih baik kau mencoba untuk mencintainya, kasihan dia  rasa sayangnya yang telah ia berikan dengan tulus kepadamu janganlah akan menyakitinya, cobalah josh, berusahalah “ stepen amat sedih , merasakan apa yang josh rasakan , dan juga apa yang terjadi dengan peter ? Haruskah ia menyakiti kebaikan dengan menikam sesuatu yang ia harapkan untuk ia cintai, tidak !, hatinya bergejolak,josh tertunduk bulir air mata dari kelopak beningnya masih nampak basah , menatap stepen dalam dalam, ada sedikit kekecewaan walau pun ia merasa lelaki di hadapannya adalah lelaki yang baik dan ia harapkan , begitu besar jiwamu step, diam diam pujian itu ia lontarkan dalam hatinya “ ya, jika begitu akan aku coba step , mencoba untuk mencintai peter dan menanggalkan rasa cintaku padamu, semoga aku bisa step, sebab dekat dekat ini orang tuaku ingin segera meresmikan hubungan kami  dengan pernikahan “ tetapi satu pintaku dan ini yang terakhir kali mungkin . “ mengapa begitu josh, ada apa ? heran stepen bertanya “ Ya, step, sebab setelah pernikahan kami, peter akan membawaku ke jerman, dan itu artinya perpisahan antara engkau dan aku, peluklah aku dengan kasih sayangmu step, dan aku akan tenang mengarungi hidupku , dan kau telah menjadi salah satu bagian yang mengisi relung hatiku, pintanya sekali lagi.

Ragu step mengabulkan apa yang josh pinta, tetapi ya, rasa sayang ini biarlah mengikuti josh , wanita yang ia cintai dan akan meninggalkannya pergi  untuk terakhir kalinya, “ Aku kabulkan josh, semoga kau mendapatkan kedamaian “ mendekapnya seakan tak ingin melepaskannya pergi , pelukan itu terasa sangat nyaman dan indah, menghentikan airmata, dan ia berharap cinta yang tak harus ku miliki ini akan tumbuh terus di petamanan hati walau tak harus kumiliki “Cinta tak memberikan apa apa kecuali keseluruhan dirinya utuh penuh, pun tak mengambil apa apa kecuali dari dia sendiri, cinta tak memiliki atau di miliki, karena cinta telah cukup untuk cinta, pabila kau mencintainya janganlah berkata : Tuhan ada di dalam hatiku tapi sebaiknya engkau merasa aku berada di dalam Tuhan, pun jangan mengira bahwa kau dapat mengarahkan arah cinta, karena cinta, pabila kau telah di pilhnya akan menentukan perjalanan hidupmu.

Cinta tak berkeinginan selain mewujudkan maknanya namun jika kau mencintai di sertai berbagai keinginan ujudkanlah dia demikian, meluluhkan diri mengalir bagaikan kali yang melaju larung pada muara sang cinta itu sendiri. “ Semoga kau bahagia josh, Stepen berdo’a menutup buku hariannya , menutup kenangan akan kasih yang ia tanggalkan demi kedamaian dan tak tersakitinya seseorang, walau cinta tak kan pernah lekang dan semoga suatu hari tergantikan seseorang untuk di cintai kembali, salam penulis, ( Best of my diary on Carrol, never say good bye, 1999)

 

 

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *