0

Adakah air keabadian di dunia ini ?

Ada banyak crita dan juga kepenasaran, bahkan ada yang mencoba mencari air keabadian seperti yag terdapat dari cerita – cerita yang ada dan terdengar , tetapi , adakah yang di sebut air keabadian itu ? mungkin saja versi akan ada bahkan banyak ,pun dengan kisah atau versi yang berbeda – beda pula .

Dan pencarian seperti ini terkadang berujung klenik alias mencari – carai air keabadian dengan daya upaya bahkan mengira – ngira akan adanya air keabadian seperti yang di ceritakan, lalu darimana kisah atau cerita akan air keabadian ini pada awalnya  ?

Crita akan adanya air keabadian  di hubungkan dengan keberadaan seorang nabi yang bernama Nabi Khidir As.sseorang yang taat dalam melakukan ibadat pada Tuhannya dan akhirnya di angkat menjadi seorang nabi yang mempunyai kelebihan tersendiri atas kurnia Tuhan yang di anugerahkan padanya, juga nabi khidir di kenal karena alam seperti menerimanya, bagaimana tidak !

Syahdan , jika nabi khidir As mengunjungi tempat yang kering , maka saat kaki nabi khidir menginjak daerah tersebut maka alam akan kembali segar dengan bunga yang merekah dan juga rumput yang menghijau, ajaib bukan ?

Sekedar sedikit cerita akan bagaimana kisah nabi khidir memperoleh air keabadian yang di anugerahkan Tuhan untuknya , inilah kisahnya :

Ada seorang raja penguasa wilayah barat dan timur yaitu Raja Iskandar Zulkarnain, raja ini sangat disegani dan ditakuti karena dapat manaklukan berbagai wilayah dari barat hingga timur. Namun meskipun demikian raja ini tidak sombong dan merupakan salah seorang hamba Allah yang taat.

Pada tahun 322 SM, Raja Iskandar Zulkarnain mengadakan perjalanan untuk mengelilingi bumi dan ditemani oleh Malikat Rofi’il. Dalam perjalanannya sang raja bertanya kepada malikat bagimana ibadahnya para penghuni langit dan malaikat pun menjelaskan bahwa para penghuni langit beribadah ada yang bersujud terus hingga akhir zaman dan ada yng bertakbir terus hingga akhir zaman. Mendengar hal itu sang raja ingin seperti para penghuni langit yang bisa beribadah hingga akhir zaman.

Malaikat Rofi’il memberitahu kepada Raja Iskandar Zulkarnain bahwa sesungguhnya Allah telah menciptakan sumber mata air yang suci, jika seseorang meminum air dari mata air itu maka ia akan kekal hingga akhir zaman kecuali jika ingin dimatikan. Namun mata air tersebut berada di bagian belahan bumi yang sangat gelap.

Mata air itu bernama Ainul Hayat, inilah mata air rahasia panjang umur dari Nabi Khidir. Raja Iskandar Zulkarnain kemudian mengumpulkan semua ahli yang ada diseluruh negeri untuk menafsirkan dimana letak tepatnya Ainul Hayat berada dan salah seorang diantaranya mengetahui bahwa letaknya adalah dibagian tempat terbitnya matahari.

Raja Iskandar Zulkarnain beserta rombongannya mencari tempat tersebut dan menemukannya, salah satu diantaranya rombongannya adalah Nabi Khidir yang juga pernah menjabat sebagai perdana menteri. Setelah menemukan tempat Ainul Hayat, sang raja membawa pasukan khusus untuk masuk bersamanya dan dalam pasukan itu Nabi Khidir ikut bersamanya. Mereka menempuh perjalanan selama 18 hari didalam gua itu tanpa melihat sinar matahari sekalipun.

Dalam perjalanan itu Nabi Khidir mendapat wahyu dari Allah bahwa Ainul Hayat terletak di tepi kanan jurang dan hanya diperuntukkan untuknya saja. Setelah menerima wahyu itu, Nabi Khidir kemudian menuju ketempat Ainul Hayat sendirian dan meminumnya tanpa sepengetahuan Raja Iskandar Zulkarnain. Itulah sekilas cerita singkat tentang mata air Ainul Hayat yang merupakan rahasia Nabi Khidir bisa berumur panjang hingga akhir zaman.

Benarkah air keabadian itu ada ?

Dan pertanyaan yang sulit kita jawab ! apakah ada atau tidak adanya air keabadian tersebut , tetapi mari kita coba renungkan sedikit pengetahuan akan pertanyaan di atas tadi, tanpa mendahului apa yang telah , akan dan mungkin Tuhan tentukan tanpa dapat di ketahui makhluknya dan tersimpan sebagai rahasia-Nya saja.

Sebuah rahasia sarat dengan perlambang atau simbol dan juga akan berdiri samar , terlihat tanpa dapat teraba, terasa tanpa kita tahu apa dan mana ! apa yang ada dalam kisah nabi khidir As. Mengandung unsur kebaikan yang tinggi akan akhlak, bagaimana seharusnya ibadat seorang hmba pada Tuhannya, bagaimana tidak , ia beribadat sebagai sebuah kewajiban dan juga tak meminta apa – apa dari Tuhannya, ia hanya ingin di beri usia yang panjang dan dapat melakukan ibadat sebaik – baiknya pada Tuhannya !

Dan juga ,ada unsur tolabul ilmu , apa yang di pertanyakan nabi khidir As. Pada malaikat rofi’il adalah pertanyaan akan ilmu , akan bagaimanakah tuhan memberi sesuatu yang ajaib agung dan mulia ! dan pertanyaan tersebut tidak di dasari unsur ria tetapi di dasari oleh unsur ibadat, supaya , bagaimana agar ibadat yang di lakukan mengkat , baik , tambah baik da lebih baik serta tak menggubris urusan dunia yang di rasa sebagai tali kekang pada manusia dalam menuju ibadat yang sebaik – baiknya, dunia yang ghurur dan hanya sebagai beban bagi manusia yang yakin dan iman akan tuhan dan ingin beribadat dengan sangat baik dab hanya menghadapkan wajahya padanya dalam sujudnya.

Lalu, akan keberadaan nabi khidir As,seperti dalam cerita – cerita yang pernah bertemu setelah ratusan atau ribuan tahun ? ada banyak pendapat, silahkan berpendapat dengan baik dan berguna akan hal tersebut ! alkisah yang bayak kita dengar mungkin saja terjadi, apa sebabnya, seseorang yang beribadat dengan khusuk dan benar serta hanya menghadapkan jiwaraganya hanya pada tuhannya, maka Tuhanlah yang akan menjaga hambanya tersebut, pertanyaannya, jika hal tersebut tuhan firmakan, apa yang salah dan tak mungkin jika Tuhan berkehendak untuk mengabadikan salahsatu dari hambanya yang ia beri anugerah dan nikmat akan hal itu ?

Lainnya, ada makna yang mungkin berbeda, saat nabi khidir ada dan nyata di jamannya dan jaman yang kita atau makhluk jalani saat ini ! yaitu , saat nabi khidir di jamannya, pertemuan dengan beliau tentu akan nyata seperti kita dan kita pada masa kini, tetapi seseorang yang bertemu ‘ katakanlah dengan nabi khidir pada saat ini ada makna tersembunyi, apa yang di sebut pertemuannya adalah alam batin.

Adanya di antara sadar dan tak sadar salah satu jawaban , bahwa pertemuan dengan beliau tak mutlaq, juga nggak menutup kemungkinan pertemuan dengan beliu di alami seseorang yang taat beribadat pula, dan karena ibadatnya yang ia lakukan dengan sebaik dan sekhusyuknya ( Menurut ukuran manusia dan hukum agama yang ada ) seseorang dapat terbuka hijab dan bertemu dengan alam nabi khidir As. Wallohu a’lam bissawwwab.

Air abadi dan keabadian

Air dan keabadian bukanlah hal yang aneh sejatinya, kisah hanya menunjukan bagaimana cara seseoramg beribadat dan taat pada tuhannya dan bagaimana pula Tuhan membalas umatnya yang taqwa dan hanaa beribadat kepadanya saja.

Apa yang di sebut air adalah hal yang membawa keabadian dalam kehidupan manusia sebagai bagian unsur terpenting dalam kehidupan makhluk yang ada dan tercipta di dunia,  bagaimana tidak , air merupakan sarana dan prasarana yang sangat menunjang, siapa yang nggak membutuhkannya ?

Secara logika air merupakan bagian dari daya dan penggerak dalam kehidupan manusia, jiga di perlukan tubuh agar dapat melangsungkan kehidupan manusia , juga air merupakan hal yang  multiguna dalam kehidupan , ada banyak fasilitas yang dapat di nikmati manusia karena atau menggunakan manfaat dari air , ya, contohnya dapat i buat menjadi listrik dengan PLTA-nya dan bermanfaat banyak untuk menerangi malam yang dulu gelap sebelum listrik ada dan salah satunya dengan menggunakan manfaat dari air yang ada.

Itu adalah bagian dari manfaat air selain untuk makan , minum , manfaat bagi kesehatan dan juga metabolisme tubuh manusia yang juga memerlukan air ! sedang keabadian air terdapat dalam menghilangkan apa yang kita sebut hadats besar dan hadats kecil.

Mengapa seperti itu, jangan kita lupakan ! segala hal yang berhubungan dengan kewajiban dalam beribadat tak lepas dari sucinya air yang kita gunakan, walaupun ada hal yang dapat menggantikan air dalam hal menjalankan ibadat, tetapi jika saja air nggak ada dan u;dzur dalam menggunakan air tersebut.

Tayammum contohnya, tetapi tetaplah air adalah hal yang utama ! lalu hubungannya dengan keabadian, jangan lupakan pula , karena dengan ibaat dan salahsatuhal yang membuat ibadat itu baik yaitu dengan menggunakan air, wudhu misalnya, berwudhu menggunakan air dan membersihkan hadats kecil seseorang, tujuannya adalah untuk beribadat pada Tuhannya, hal tersebut akan bersambung dengan menjalankan kewajiban manusia pada tuhannya.

Sedang kewajiban seorang hamba akan di terima , jika saja ia bersuci sebelum beribadat pada tuhannya, dan hal tersebut menjadikan pahala bagi seorang hamba, dan pahala yang terbagi di antara dua, ada yang langsung di berikan di dunia dan ada juga yang di berikan di akhirat nanti, dan pahala yang di akhirat nantilah buah dari keabadian air untuk seseorang yang menjalankan ibadat dan mensucika dirinya dengan air dan merupakan keabadaian , di dunia sampai di akhirat nanti.

Pada dasarnya, sebuah cerita, hikayat danlainnya adalah hal yang baik dan bermanfaat, selagi kita tak menyandarkanapa yang aa di dunia ini hanya pada sebuah cerita atau hikayat, tergantung benar atau tidaknya sebuah hikayat atau crita tersebut, tetapi alangkah lebih baiknya jika kita menggantungkan apa yang ada dan juga apa yang disebut keabadian pada yang memiliki keabadian itusendiri yaitu , Tuhan Yang Maha Kekal Dan Abadi, salam.

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *