0

AKU BERTEMAN DENGANMAKHLUK HALUS

Aku Berteman Dengan Makhluk halus, Dan cerita selanjutnya, setelah kejadian tersebut dan di karenakan si bunen telah terbiasa, maka tak ada takut sedikit pun pada saat ini, dan yang di lakukannya adalah bermain dengan makhluk kecil astral tersebut.
Keanehan keanehan selalu mengiringinya selama ia bermain dengan teman astralnya tersebut, yang seperti suatu hari, si bunen di ajak untuk bermain yang kata si bocah astral tersebut sebagai tempat bermainnya.
Dan tempat itu secara kasat mata adalah muara sebuah sungai yang di pinggirnya di tumbuhi alang alang serta tumbuhan kaso, sejenis rumput liar yang tumbuh biasa di pinggir selokan selokan.

Tetapi si bunen hanya mengiyakan dan menuruti teman astralnya tersebut, walau pun keanehan kadang menyisakan pertanyaan bagi hatinya.
Dan ia pun bersama teman anehnya itu bermain di sana, si bunen merasakan turun ke muara sungai tersebut dan menyelam,aneh ! tidak seperti umumnya manusia , ia dapat bernapas dan tidak merasakan hal lain selain sama seperti keadaan di saat ia main di permukaan tanah, tak ada bedanya.
Dan juga di sana bukanlah seperti yang terlihat secara aslinya , muara itu seakan berubah menjadi tempat yang menyenangkan ! Padahal jika secara aslinya tentu tidak akan mau, dan mungkin takut apalagi di saat malam untuk melewatinya, angker dan lembab !.
Dan keanehan si bunen seakan tercium oleh keluarganya, aneh lagi apa pasalnya ? sebab seperti yang penulis ceritakan , si bunen bermain dengan makhluk kecil astral tersebut setiap harinya , kenyataannya mencengangkan dan ajaib !.
Entahlah hanya tuhan yang tahu. Yang sebenarnya di mata manusia biasa keadaan si bunen memprihatinkan, ia tergolek sakit sudah selama sebulan ! dan sudah banyak orang orang pintar yang di datangkan , dalam penglihatan manusia awam , si bunen selalu menantang pada setiap paranormal yang datang untuk melawannya.
Dan memang sampai saat itu, tak ada yang dapat menyembuhkan apa sebenarnya penyakit yang di derita si bunen ? mereka hanya terdiam dan pergi, sampai suatu hari ada seseorang yang datang dan secara bijak mengatakan bahwa si bunen akan di sembuhkan oleh seseorang yang akan datang tanpa di undang, entahlah !.

Keanehan Yang Terjadi

Ia hanya mengatakan , tak perlu khawatir dan resah biarkan si bunen dan uruslah ia sebagaimana biasanya seseorang yang sakit untuk kita layani. Pernah suatu saat si bunen membuat neneknya tercengang , ini di sebabkan keganjilan yang neneknya lihat ! dengan mata kepala sendiri dan nnyata !.
Adik dari si bunen menginginkan buah jambu yang ada di pekarangan rumahnya, si bunen mendengarnya , dan keluarganya menganggap si bunen tidur sebab sepert itulah kelihatannya. Dan ketika si nenek mencoba mengambilkan buah jambu untuk adik si bunen, ia terkejut bukan kepalang.
Sebab yang ia lihat tampaksi bunen sedang di atas pohon mengambilkan buah jambu untuk adiknya, neneknya pun senang, kamu sudah sembuh bunen bukankah kamu sakit dan tadi sedang tertidur ? dan yang neneknya lihat, si bunen hanya mengangguk dantersenyum, tak sepatah kata pun keluar dari bibirnya.
Tetapi apa mau di kata, di saat neneknya kembali ke kamar si bunen ia amat terkejut, si bunen tetap dalam keadaan semula seperti sedang tertidur, tadi siapa ? gumam hatinya dan ia hanya dapat mengucap istigfar, semoga tuhan menyelamatkanmu bunen do,a nya.
Dan seprtinya cerita ini panjang dan kita persingkat, sampai suatu saat orang yang di maksud oleh seseorang yang bijak itu datang, entah siapa dan dari mana, dan ia hanya mengatakan atas suruhan amal dan kebaikan untuk menolong sesama dan bertanya di mana si bunen berada ?.
Dan aneh, ketika orang itu masuk si bunen seperti telah lama mengenalnya, ia tersenyum, orang itu tersenyum dan berkata : sudahlah , kasihan raga anak ini dan sekarang saatnya kamu pergi, sudah cukup lama kamu bermain dengannya.
Si bunen , yang kelihatannya begitu di mata orang orang yang menyaksikan menangis , tetapi ia mengiyakan apa yang di inginkan oleh orang tersebut. Ya, katanya aku akan pergi sekarang maapkan aku ! dan si bunen bersalaman serta permisi pada semua orang yang menyaksikan.
Dan si bunen tertidur, biarkan ia istirahat dulu, nanti ia akan bangun sendiri dan sadar,kata orang tua itu, benar saja ketika matanyaterbuka si bunen sempat kaget dan bertanya, apa yang terjadi dan ada apa.
Orang tua itu berkata, tak ada apa apa nak ! syukurlah kau telah sadar dan orang tua itu mempersilahkan yang menyaksikan untuk pergi semuanya telah selesai katanya.
Dan setelah itu si bunen pun perlahan pulih dan beraktivitas layaknya bocah bocah sebayanya, hanya si bunen masih teringat apa yang di katakan teman astral yang aneh itu kepadanya.

Sobat jika kamu berada dalam kesulitan temui aku dan nyalakanlah lentera sebagai tanda di tempat aku bermain, aku akan membantumu.
Cerita nyata ini sebagai sebuah hikmah akan kebesaran tuhan, pertemanan dan persahabatan adalah lintas bangsa negara bahkan dunia nyata dan ghaib selama itu tidak untuk saling mengganggu dan memusuhi.
Dan adapun semua pertolongan adalah semua karena tuhan, hanya saja ada perantara dari sesuatu apa pun untuk memberikan rakhmat dan karunianya untuk kita, Wallaahu a,laam bissawwab.

 

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *