0

Apa itu Teori Seleksi Darwin ?

Apa itu Teori Seleksi Darwin ? Teori seleksi alam Darwin adalah tengara penting dalam proses evolusi dan asal usul spesies. Sebelum Charles Darwin, ada banyak ilmuwan yang mengklaim bahwa suatu spesies berevolusi dari spesies lain atau nenek moyang.

Namun, pada masa itu tidak ada bukti ilmiah untuk membuktikan konsep evolusi. Pada abad ke-19 Charles Darwin mengajukan teori Seleksi Alam yang diterima secara luas oleh ilmuwan dan masyarakat umum.

Teori seleksi alam Darwin menyatakan bahwa alam memilih organisme yang memiliki fitur yang menguntungkan kelangsungan hidup mereka, sekaligus menghilangkan spesies inferior. Seleksi alam adalah kunci asal spesies baru dari spesies yang sudah ada.

Teori  Charles Darwin

Charles Darwin melakukan penelitian ekstensif tentang tumbuhan dan hewan untuk mempelajari proses evolusi. Itu adalah studinya tentang burung-burung di Kepulauan Galápagos (Samudra Pasifik timur) yang membuatnya menyadari konsep dasar evolusi.

Dia melihat bahwa burung-burung yang mendiami pulau-pulau yang berbeda memiliki sedikit perbedaan dalam fitur mereka.

Dalam penelitian tersebut, ia mengidentifikasi beragam spesies Finches yang berbeda dalam bentuk dan ukuran paruhnya. Perbedaan paruh ini terkait dengan makanan yang tersedia di wilayah tersebut.

Bertentangan dengan ini, ia hanya mengamati satu spesies Finches di Amerika Selatan. Dia menduga bahwa spesies Galápagos mungkin telah berevolusi dari spesies yang ditemukan di Amerika Selatan.

Menurutnya, spesies asli Finches, setelah sampai di pulau-pulau tersebut terdispersi dalam beragam kondisi lingkungan. Pada waktunya, anatomi burung dimodifikasi secara alami sebagai adaptasi terhadap kondisi yang ada.

Dalam istilah yang lebih sederhana, mereka dimodifikasi untuk mendapatkan makanan dengan lebih baik, sehingga meningkatkan tingkat kelangsungan hidup reproduksi mereka.

Misalnya, spesies yang memiliki paruh sangat cocok untuk mengkonsumsi tanaman berduri dan memiliki peluang bertahan lebih baik di daerah gersang daripada yang lain.

Burung ini selamat dan diproduksi kembali, sementara yang tidak bisa beradaptasi dengan lingkungan, meninggal dunia. Modifikasi atau fitur adaptif ini mungkin telah berkembang setelah beberapa generasi.

Dengan menerapkan konsep evolusi ke setiap makhluk hidup, Darwin mengklaim bahwa individu-individu yang termasuk spesies yang sama menunjukkan variasi di antara keduanya.

Orang-orang yang memiliki fitur yang menguntungkan untuk hidup, bertahan dan bereproduksi, sehingga melewati materi genetik dari satu generasi ke generasi lainnya.

Akhirnya, setelah beberapa generasi, ciri atau ciri genetik menjadi lebih umum. Jadi, sebuah populasi berkembang yang hanya terdiri dari sifat-sifat yang menguntungkan.

Karena burung secara anatomi berbeda satu sama lain, mereka secara reproduktif terisolasi, sehingga menimbulkan spesies yang terpisah. Dengan cara ini, spesies baru Finches berevolusi dari yang asli.

Konsep evolusi Darwin sama sekali berbeda dengan teori evolusi organik Lamarck (1801). Dalam Teori Darwin, dia menyatakan bahwa alam hanya memilih organisme-organisme yang paling sesuai dengan kondisi lingkungan tertentu.

Sedangkan teori Lamarck menyatakan bahwa itu adalah lingkungan yang membawa perubahan pada organisme. Seleksi alam merupakan aspek penting dalam proses evolusi.

Ini membantu dalam mengumpulkan dan melestarikan mutasi yang menguntungkan yang meningkatkan kemungkinan kelangsungan hidup organisme.

Seleksi alam dapat dijelaskan dengan cara yang sama seperti prosedur perkembangbiakan yang dilakukan oleh peternak manusia untuk hewan piaraan.

Dalam kasus peternakan, sapi produktif terbaik digunakan untuk pembiakan. Proses ini secara bertahap membuang sifat-sifat yang tidak diinginkan. Demikian pula, seleksi alam mengecualikan spesies inferior selama periode waktu tertentu, sementara memilih spesies beradaptasi yang superior.

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *