0

Berdo’a Dan Yang Kita Rasakan !

Berdo’a Dan Yang Kita Rasakan ! Salam sobat, mungkin ulasan ini , atau apa pun yang tertuliis dalam tulIsan ini mungkin saja akan berbeda dengan apa yang sobat pikirkan, rasakan, apa dan bagaimana berdo’a dan apa saja yang terjadi dalam sebuah do’a ?, tetapi gambaran gambaran ini hanyalah sebuah referensi, bagaimana do’a di lakukan, apa yang kita rasakan ?.
Berdo’a sebagaimana sebuah permintaanakan apa yang kita inginkan haruslah melalui tata cara dan hal hal yang terkait dengan do’a itu sendiri, baik cara, waktu dan bagaimana niat kita dalam berdo’a.

Dan bagaimana sebuah do’a kita panjatkan ?

Dalam berdo’a , bukanlah manusia yang akan kita temui, Dialah Yang Maha Suci, nah sobat, jika seperti itu apa yang harus kita persiapkan untuk itu ? dan tentu saja jika kita akan menghadapi suatu hal yang suci, itu artinya kita dalam menghadap pun mesti dalam keadaan suci, bersih dalam arti bersih hati dan bersih dzahir bukan ?.
SebelUm berdo’a bersihkanlah dulu diri sobat dari segala najis dzahir, dan jangan lupa bersihkan pula hati dari segala hal hal buruk yang akan menghalangi terkabulnya sebuah do’a. Terutama bersihkan hati dari segalA syirik ( Meminta kepada selAin Allah ),
Dan , berdo’alah dengan niat yang baik dan untuk kemaslahatan !. Sebab do’a yang kurang baik tentu akan sangat mungkin tidak terkabulkan.

Apa yang kita rasakan saat berdo’a ?

Lakukanlah berdo’a di saat hati lapang, sebab hati yang lapang akan mengalirkan sebuah do’a dengan baik sebab di dalamnya ada rela dan keikhlasan , sehingga sebuah do’a begitu cepat di kabulKan.
Hadapkanlah selUruh jiwa dan hatimu hanya kepadaNya saja di sertai kekhusyuan dan keyakinan atas do’a yang kita panjatkan.
Sesuatu yang baik dan kita lakukan adalah ibadah, begitupun dengan do’a sebab ini akan bernilai ganda, di samping mungkin saja Tuhan mendengar do’a kita, juga niat ibadah kita akan menambah pahala bagi diri kita.
Berdo’a adalah proses
Dalam keadaan berdo’a akan timbul kebimbangan, apakah do’a kita akan di kabulkan, dan jika sobat berpikiran seperti itu maka sebagian do’a kita telah berceceran, maka tegas dan yakinlah do’a kita akan terkabul.
Rasa kesal, gelIsah he he biasanya kita menginginkan terkabulNya do’a kita, tetapi di saat kita berdo’a akan timbul, kekesalan , gelIsah dan itulah tuntutan dari do’a khusyukah kita ?. Apalagi jika do’a yang kita panjatkan panjang dan perlu waktu lama, tetapi itulah keinginan akan menawar dengan sebuah ketenangan dan kekhusyuan, Sampai di mana kita dapat bersabar atas proses sebuah do’a.
Timbulnya hawa hangat dan dingin sebagai unsur dari do’a yang kita panjatkan, begitu dingin atau terasa amat panas, biarkan itu dan berkonsentrasilah.
Do’a dan yang kita rasa juga dapat berbentuk cahaya terang, karena do’a juga adalah tuntunan untuk melakukan sebuah hal yang baik , jika kita sadar akan hal itu dan kita meLakukannya secara sungguh sungguh, niat baik, sadar akan kekurangan kita serta khusyu dan ikhlas dalam melakukannya, sebuah cahaya yang terpancar dari mata hati dan mata batin kita, setelah itu akan timbullah betapa kita ini sebagai apa, timbulnya keyakian atas keberadaan tuhan yang benar adanya, juga menghindarkan diri kita dari segala kemaksiatan.
Dan sobat, apa yang kita lakukan adalh hal Yang bukan hanya waktu itu kita kerjakan, pekerjaan yang berulang ulang akan menjadi kebiasaan dan menimbulkan istiqomah dalAm hidup kita, mendidik di siplIn, tepat waktu , juga dapat mengetahui , apa saja kekurangan yang ita lakukan , agar di kemudian hari kira dapat menyempurnakannya, dan apa yang kita harapkan melAlui sebuah do’a akan di kabulkan olehNya, salam penulis. ( When l back from the farm, I see something standing here, tobe reach )

 

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *