0

Cerpen Cinta Yang Tertatih

Cerpen Cinta Yang Tertatih

cerpen cinta yang tertatih

Dia adalah cintaku , membagi sebagian hidup dan menjadikan serpiha serpihan cerita di dalamnya, dan dia katakan pada saat itu “ Cinta ini hanya untukmu” katanya mantap, semantap kue yang lezat, dan aku memaknainya “ bahwa cintamu sedemikian rupa untukku , semoga saja “ pada waktu itu.Dan diar hanya dapat bertanya “ Betulkah itu ? memandang irawati yang ada di hadapannya, seakan menelisik apa yang ira katakan itu benar ataukah hanya sekedar menyenangkan hatinya .

Ira hanya mengatakan , seakan ialah pemilik cinta , saat itu begini “ ya, bukankah cinta butuh ketegasan, dan biarkan ia menikam tetapi kita tetaplah akan berjalan pada tujuan “ wow. Keren sekali apa yang ia ucapkan ! semanis wajah yang ia punya, Diar hanya menggumam dalam hati saja, begini “ ya , itulah yang aku mau, wujudkanlah cinta sedemikian rupa, walau perih datang menjelma, sisihkanlah ia meski jalan kita tertatih, karena itu akan menunjukan benarkahcintamu , dan bukan sebuah impian ?.

Hingga saat cinta itu menjelma, dan banyak orang katakan “ Sebagian dirimu telah ada di dalamnya, ada di dalam pelukan cinta dan pemuiliknya” mengarungi apa yang di sebut hidup bersama, tetapi betulkah itu ? sampai saat luka itu ada dan cinta berjalan tertatih “ aku hanya dapat katakan , apa yang kau katakan , adalah sebuah sandiwara saja” batin diar.

Ira tak lagi setia, cinta yang dia ucapkan , telah ia buat retak , dan tak lagi menasbihkannya di siang atau di malam hari, menasbihkan cinta yang ia puja bagi seorang diar, itulah sebenarnya cinta dan perjalanan , seperti lukisan yang pada awalnya sebagai sketsa yang seperti indah jika saja mewarnainya, tetapi sekarang tidak ! , sekarang ia melukiskan dirinya sebagai gambar yang salah dalam mewarnainya, “ begiyulah yang Ira lukis , ya, melukisi cintanya sendiri dengan seonggok kepalsuan .

Dan diar katakan “ demi sebuah kejujuran , tak usahlah engkau sembunyi, sebab cinta tak pernah menyembunyikan dirinya , di pagi atau di malam nanti , jika itu keinginanmu , biarkanlah aku . berjalan pada cintaku sendiri dan bukan pada cintamu! Ira hanya menunduk, m enorehkan sesuatu yang salah dalam memaknainya, memaknai sebagai miliknya dan apa saja dapat ia lakukan dengan cintanya, “ berpaling dari cinta yang telah kau beri tulisan di dalamnya adalah sebuah pengkhianatan danitu bagai mata pisau yang akan memenggal cintamu sendiri di kemudian hari, menjadi bagianbagian dari penyesalanmu, juga rasa bersalahmu .

Ira tak berkata “ cinta tlah di pilihnya lagi, mail lah sekarang pujaannya, meninggalkan diar dalam semak belukar hatinya yang mesti ia sambit , agar ilalang tak lagi tumbuh , menutupi hati yang keruh “ dan ia hanya katakan pada Ira “ jika itu keinginanmu , pergilah dan jangan kembali ! tegas. Bukankah ketegasan juga adalah kemajuan dari sebuahcinta, dan Ira hanya bilang “ maapkanlah aku diar , tertunduk dan malu, Diar hanya menolehnya saat ia berjalan , menoleh keraguan dari seorang wanita untuk mencintainya, dan ia mengusap basah , seakan air mata, meninggalkan ira sebagai sebuah kepura puraan cinta yang ia dapatkan , dan ia berjalan, untuk mendapatkan cinta dan kebenarannya, walau dengan cinta yang tertatih , puih !, salam penulis.

 

 

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *