0

Cerpen Sesuatu Tentang Indah

Cerpen Sesuatu Tentang Indah, Yono terlihat meneliti sebuah album, ya photo masa lalu , jilid demi jilid ia buka sebagai sebuah kenangan,  jaman di mana ia masih anak anak , remaja hingga sekarang dewasa serta ia mengenal sebuah kata” Cinta “.

Indah rasanya jika ia melihat dan mengenangkan masa lalu dari balik photo yang ia buka satu persatu, ya masa lalu yang indah, masa anak anak yang juga menyenangkan ia rasa dan ada sesuatu yang ia suka, seorang gadis kecil yang masih ia kenangkan dan ia ingat sebagai teman sepermainanya dulu.

Indah pada masa lalu, gadis kecil yang belum mengerti cinta, tak juga mempunyai rasa malu, ia tak bercelana seperti dirinya juga, dan yono tersenyum mengingat hal itu, bukan senyum seronok atau pun hal jelek lainnya , hanya ia tersenyum begitu polos dan lugunya ia dan indah pada masa itu, ya mungkin juga seperti anak anak tetangga yang masih kecil seperti yang ia lihat juga seperti dirinya dan indah di masa lalu , dan yono tersenyum lagi.

Atau ia ingat juga, saat hujan turun dan malahan ia dan indah berlarian menyambut hujan yang datang, dan bukannya masuk rumah dan berteduh , sesungging senyum di bibirnya, ya kala itu pun ia dan indah basah kuyup , lalu bermain dalam genangan air dan tak menghiraukan orang tua mereka yang memanggil manggil, tetap saja ia dan indah bermain sampai hujan reda, lalu esok hari ia dan indah tak bermain lagi, ya mengigil sakit , dari balik jendela ia hanya saling pandang dan melambaikan tangan dengan indah, sama ia pun sakit, ah selalu saja itu juga ia ingat dan kenangkan.

Lalu masa kecil itu pergi, berganti dan yono bersekolah yang sama dengan indah, bahkan ia selalu menjaganya dari ejekan atau kejahilan teman sekolahnya ! pernah kala itu ia menjagai indah dari kejahilan teman lelakinya yang mengolok olokan indah, he he dan lalu ia tampil sebagai pahlawan ,lalu apa yang terjadi  ? yono di keroyok  ! ia pun babak belur menangis sakit dan indah pun berkata “ Maapkan yono, marilahkita pergi ! katanya,lalu indah memegangi tangannya untuk berdiri, tak ada perasaan apa pun ia dan indah bergandengan dan pulang.

Lalu, musim berganti , ia berbeda sekolah saat SMP, tetapi ia masih pulang bersama dan juga menjagainya, dan jangan lupa indah mungkin merasa tenang sekarang, sebab ia tahu yono sekarang bukanlah yono yang dulu , ia belajar bela diri dan sabuk hitam telah di dapatnya, kawan kawannya pun menghormatinya sekarang , tetapi yono tetaplah yono, bukan sebagai jagoan tetapi ia akan balas menyerang jika saja ia di serang !

Waktu berganti lagi, dan ingat indah sekarang seindah namanya, ia tumbuh menjadi gadis cantik , dan ia masih dekat dengan yono, entah perasaaan apa sekarang yang ada ? tetapi bukan perasaan cinta rasanya, tetapi perasaan sayang dan saling menjaga yang mereka punya.

Setelah itu  indah melanjutkan sekolah ke kota, ya beda dengan dirinya yang hanya sampai SMK,  rasanya sudah lama, tiga tahun mungkin ia dan indah tak seperti dulu yang selalu bersama, entah seperti apa ia sekarang, yang penting pasti indah bakal lebih cantik rasanya ! itu yang yono pikirkan, tetapi apakah ia masih menganggapku sebagai teman  ?, ah mungkin ia sudah lupa, menjadi orang kota dan lalu melupakannya, begitu pikir yono walau hatinya selalu membantahnya.

Photo halaman terakhir, ya kenangan yang terakhiri dengan photo itu, yang ini agak buram, maklum sudah lama dan ia ingat saat ia berebut photo itu ,lalu photo itu jatuh kedalam lumpur jalanan dan basah, indah menangis dan ia hanya melongo mengambil photo yang setengah basah dan mencoba mengeringkannya, ia pun ingat indah marah saat itu “ Ambillah untukmu ! katanya dan ia membawa photo itu pulang, indah juga pulang walau terdengar ia masih menangis ,ah indah , indah” gumam yono.

Menutup album photo , menyandarkan diri pada kursi dekat jendela, ia bangkit saat suara deru motor berhenti di depan rumah indah, seorang pria gagah nampak turun, tampan dan berkumis tipis, lalu siapa yang di boncengnya ? ia awasi lewat jendela, seorang gadis dengan tubuh tinggi semampai he he ingat lho bukan semeter tak sampai , puih ! ah dalam ingatan masa lalu ia masih ingat betul tubuh siapa yang ia lihat ?, ah ia indah, betapa cantiknya ia sekarang ! indah terlihat masuk rumah dengan lelaki itu, ya mungkin teman sekolahnya atau bisa juga ia pacarnya, ia masih melihat rumah indah yang tak lama keluar lagi tetapi ia sendiri.

Indah  melihat rumahnya yang rasanya ingin yono bersembunyi, indah terlihat menuju rumahnya, mengetuk pintu , agak malu , dan perlahan ia buka, di hadapannya gadis cantik di mana ia dulu bersama tampak berdiri dan tersenyum hangat “ Yono, apa kabar, ia memeluk yono yang tak menyangkanya, aku merindukanmu, merindukan masa kecil kita dulu, ia berkata dalam pelukan hangat gadis cantik itu, tetapi bukan rasa cinta ! yono meyayanginya seperti adiknya sendiri, bukan yang lainnya “ Indah, aku rasa kau melupakanku, tetapi tidak dan kali ini yono tertawa , lalu ia menunjuk pada photo album yang tadi di bukanya, dan indah mengambilnya, membuka satu persatu dan ia tertawa bahagia , ya seperti kenangan kenangan masa kecil dulu,

Beberapa hari indah di sini , di hati yono yang hangat, juga masa kecil yang selalu ia ingat , dan hanya mata yang berkaca kaca saat indah pamit untuk pergi , ia hanya berkata “ Semoga kau bahagia adikku , dan jagalah ia sahabat ! katanya dan menoleh pada pria di samping indah yang bernama , Susatyo dan ia mengangguk “ Akan ku jaga ! katanya, lalu mereka pergi, ya sesuatu tentang indah, dan ia tumbuh menjadi gadis cantik yang akan aku jaga ,walau aku tak berada di sampingnya ! kembali  ke rumah dan bersandar, menoleh photo album, membukanya kembali, kenangan lama yang kini kembali dan lalu pergi, tetapi indah untuk di kenang , salam penulis.

 

 

Misteri ulat hama Tanaman

 

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *