0

Cerpen Tengadah Ke langit Malam

Cerpen Tengadah Ke langit Malam, Saat manusia lelah , dan terbenam dalam kepasrahan, hanya satu janji yang terdengar dan juga merupakan kebenaran, bahwa ada satu tangan yang amat kuat untuk mengubah apa yang ada, apa yang kita punya dan tak kita punya, dan rasanya semua manusia tahu jawabannya akan siapakah Dia ?

Tulisan yang mengguratkan sembilu dalam batin soleh, pencari dan mencari, apa dan siapa yang maha kuat itu ? tetapi bukanlah hal itu merupakan sebuah kesangsian, hanya saja di taqdirkan, seorang manusia mencari dan mencapai kebenaran yang ingin ia saksikan sendiri.

Betapa tidak ! soleh yang selalu bersabar dan mengalah adalah jawaban dari realita apa yang ia terima, cemoohan dan anggapan rendah dari manusia lainnya, kadang ia merasa jijik dengan apa yang ia percaya dengan nama kebenaran, rasanya itu hanya kata – kata saja jika tak dapat di sebut sebuah kalimat yang dapat menenangkan laranya, di sisi lain ia berkata tidak dan menjawab” Memang , itu adalah sebuah kebenaran !

Sebuah Nasehat

Lalu, pencarian yang ada adalah pasang surut dan juga turun naiknya grafik yang ia dapat danmengikuti hidupnya dan ah, soleh hanya dapat melihat, apa , dimana dan bagaimana ia sekarang berada, apa ia masih berjalan dalam pertanyaan ataukah ia dapatkan sebuah kebenaran, sebuah kebenaran yang bukan yang ia artikan sebagaimana kebenaran itu sendiri, tetapi sebuah kebenaran yang mesti ia terima dalam jalan hidup ini, walau mungkin tak ia maui !

Sebuah nasehat yang ia dapati, hidup adalah sebuah pilihan, lalu apa ia berhak atas pilihan tersebut ? hm.. rasanya tidak juga sebab ada sisi lain yang mengoreknya yang di sebut iradat atau keinginan tuhan, dan itupun juga mau nggak mau harus ia terima dengan lapang dada, dan hasilnya adalah, melakukan kebenaran adalah jalan terberat dalam hidup ini, tetapi tidak bagi seseorang seperti soleh yang mencintai untuk melakukan kebaikan dan kebenaran dalam hidupnya, suka ataupun tidak !

Dalam cerita, betapa tidak , apa yang ia cintai, sebenarnyalah adalah sesuatu hal yang nyata yang menyakiti, soleh hanya mampu terpejam, nanar matanya dan perlahan mengalirkan bulir airmata yang tak kuasa ia bendung, pelan ia berkata “ Tuhan..ampuni dosa dalam hidup dan juga matiku” perlahan pula soleh tengadah, menatap langit malam.

Lalu cerita lainnya, betapa apa – apa yang ia kenal dengan sebut pertolongan adalah sebuah kisah nyata dan menjadi lolongan dalam hidupnya, mungkin hanya gelap yang ia rasa oleh matanya, tetapi tidak untuk mata hatinya , ia pun berkata “ Sungguh Tuhan, Aku sangat bahagia dalam segudang luka ini, rasanya ia masih dapat tersenyum dan ia syukuri itu.

Dan kini ia tertawa, keinginan adalah sebuah bahasa nyata dalam hidup manusia, seakan memilikinya, padahal aslinya seorang manusia hanya menjalankan titah dari keinginan Sang maha Kuasa yang menguasainya dan manusia adalah setitik bayangan atau bahkan bukan di balik keagungan dan keMaha Kuasaa-Nya.

Sekali lagi soleh tengadah ke langit malam, dan ia simpulkan langit di malam atau di siang terang adalah perumpamaan dalam sebuah kesamaan hakikat dan itu tergantung dengan cara apa dan bagaimana kita berjalan di siang terang ataupun di gelap malam, soleh hanya bergumam “ Bukalah hatimu, ketahuilah dirimu dan bersabarlah atas segala ujian dan cobaan yang menghampirimu, sekali lagi ia tengadah ke langit malam.. memuji Tuhan**********

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *