0

Gejala saraf terjepit di leher

Mungkin anda pernah merasakan hal – hal seperti ini,nyeri, kesemutan, mati rasa dan beberapa gejala yang paling umum dari saraf terjepit di lehe dan hal tersebut membuat anda tak merasa enak, lalu mengapa hal tersebut dapat terjadi ?r.

Istilah ‘saraf’ mengacu pada bundel serat yang melakukan impuls sensorik dan motorik antara otak dan bagian lain dari tubuh. Mereka dikategorikan menjadi sensorik, motorik, dan saraf otonom. Akar saraf di sumsum tulang belakang bisa terkompresi jika tulang, tendon, otot, dan tekanan tulang rawan menekan sekitar mereka.

Radiculopathy serviks mengacu pada suatu kondisi dimana kompresi akar saraf di tulang belakang leher menyebabkan gejala seperti rasa sakit atau mati rasa di sepanjang perjalanan saraf. Sementara nyeri sering dirasakan di leher, juga dapat menyebar ke daerah sekitarnya seperti bahu, lengan, dan bagian atas atau punggung bawah.

Gejala Saraf terjepit di leher

  1. Nyeri yang biasanyaadalah salah satu gejala yang paling umum dari saraf terjepit di leher.
  2. Mati rasaringan , kesemutan, atau sensasi terbakar di daerah sebelah seperti bahu, lengan, dan jari-jari mungkin dialami oleh individu yang terkena.
  3. Individu yang terkena mungkin mengalami kejang otot di daerah sebelah.
  4. Sindrom cervicobrachial mengacu pada suatu kondisi dimana saraf terjepit di leher menyebabkan gejala seperti nyeri, mati rasa, kelemahan, dan pembengkakan di leher. Rasa sakit biasanya akan menjalar ke tungkai atas.
  5. Seseorangbisa mengalami sakit kepala di wilayah belakang kepala.
  6. Sakit kepala oksipital bisa menyebabkan rasa sakit di daerah belakang mata.
  7. Mungkin ada respon refleks tertunda atau perasaan kelemahan pada otot.
  8. Gejala dapat memburuk karena gerakan tiba-tiba seperti batuk, bersin, dll

Faktor penyebab

Arthritis dari Leher. Juga dikenal sebagai spondylosis serviks, arthritis leher adalah suatu kondisi sendi dimana tulang di tulang belakang leher merosot dari waktu ke waktu. Kondisi ini dapat mengakibatkan dari keausan sendi akibat osteoarthritis, yang merupakan penyakit sendi degeneratif yang ditandai dengan kerusakan tulang rawan pada sendi. Penyakit ini juga bisa menyebabkan pembentukan osteofit atau taji tulang, yang mungkin kompres akar saraf di tulang belakang leher.

sapit

Penyakit Degeneratif: Sebagian besar terlihat pada orang tua, penyakit cakram degeneratif ditandai dengan degenerasi diskus intervertebralis yang memisahkan tulang dari tulang belakang. memiliki lapisan luar yang keras (annulus), dan dalam eksterior tangguh terletak bahan seperti jelly (nucleus pulposus). disk ini bertindak seperti peredam kejut. cakram ini baik bisa kering atau penutup luar mereka mungkin melemah. tulang-tulang tulang belakang bisa datang lebih dekat satu sama lain. Dalam keadaan seperti itu, saraf terletak di daerah ini bisa menjadi terperangkap.

 

Herniated:, herniated adalah kondisi medis dimana bahan agar-agar keluar melalui air mata di dinding luar yang keras dari disk intervertebralis. Sebuah herniated dapat memampatkan saraf di sekitarnya, sehingga menyebabkan gejala seperti nyeri, pegal, kesemutan, mati rasa, dll

Cedera: Cedera mengacu cedera leher yang terjadi ketika leher tiba-tiba bergerak mundur dan kemudian maju tiba-tiba. cedera tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada tulang leher, yang mengarah ke saraf terjepit di leher.

Spinal Stenosis: stenosis tulang belakang adalah suatu kondisi medis yang ditandai dengan penyempitan kanal tulang belakang atau foramen saraf, yang merupakan bukaan dari mana saraf meninggalkan tulang belakang. Saraf tulang belakang bisa dikompresi jika foramina menjadi terbatas. Kondisi ini mungkin disebabkan karena arthritis, disc hernia, adanya tumor di tulang belakang, atau cedera yang menempatkan tekanan pada sumsum tulang belakang.

pengobatan

  • Jika sakit parah, penggunaan obat penghilang rasa sakit, relaksan otot, dan non-steroid anti-inflamasi mungkin dianjurkan.
  • Terapi pijat dan penerapan bantalan pemanas atau kompres es dapat membantu untuk menurunkan peradangan.
  • Saraf terjepit di tulang belakang leher dapat terjadi karena leher arthritis atau taji tulang di tulang belakang leher. Kondisi ini dapat membatasi jangkauan gerak leher. Terapi fisik tentu dapat membuktikan bermanfaat dalam kasus tersebut. Melakukan olahraga dapat membantu memperkuat otot-otot leher dan mengembalikan berbagai gerakan.
  • Terapi alternatif seperti akupresur, akupunktur, dan aromaterapi juga dapat membantu untuk memberikan bantuan.

Dan untuk lebih mengetahui apa yang terjadi, memeriksakan diri anda pada seorang dokter adalah hal yang sebaiknya anda lakukan segera.

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *