0

Kahlil Gibran, Tentang Makna Bicara

Kahlil Gibran, Tentang Makna Bicara

kahlil gibran, tentang makna bicara

Dan melanjutkan apa yang menjadi sebuah kepenasaran bagi yang menanti jawaban jawabannya, maka ia pun meminta seseorang maju  dan bertanya.

Seorang tepelajar datang meminta sebuah uraian tentang bicara :
Maka di jawabnya :
Engkau bicara, jikalau tak menemukan kedamaian dalam pikiran,
Yait tiada tahan lagi bersembunyi diri dalam hati
Maka kau hidup dengan bibirmu, dan suara katamu,
Menjadi hiburan perentang kalbu
Dalam kebanyakan ucapan, setengah pikiran tenggelam binasa
Sebab pikiran adalah burung angkasa semesta
Yang dalam kurungan bentuk kalimat dan kata
Meski dapat jua membeberkan sayapnya
Namun tak mungkin terbang ke angkasa raya
Beberapa di antaramu mencari teman yang gemar bicara
Terdorong ke khawatiran akan kesepian
Sebab heingnya kesunyian akanmemuka mata insan
Terhadap kekurang sempurnaan diri
Dan karena itulah mereka lari
Dan ada pula yang bicara, dan dengan demikian tapa sengaja
Atau pun tiada degan sadar
Membuka tabir kebenaran , yang tiada di ketahuinya sendiri
Dan ada pula mereka yang menyimpan
Kebenaran di dalam kalbu
Namun tiada dia ucapkan
Dalam ujud perkataan
Dalam pribadi semacam ini sang jiwa bertahta
Dalam keheningan penuh irama
Jikalau bertemu teman di pinggir jalan, di pasar atau pekan
Biarkanlah batin suaramu bicara kepada batin telinganya
Oleh sebab , batinnyalah yang akan menyimpan pesan hatimu
Sebagaimana citarasa aggur terkenang selalu
Pabila warnanya telah terlupa
Dan serat buahnya telah lama tiada ( Sumber : Kahlil Gibran, Sang Nabi : Terjemahan , Sri Kusdyantinah )

 

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *