0

Ketahuilah Manusia Kanibal Sadis

Ketahuilah Manusia Kanibal Sadis, Perbuatan biadab di luar norma kewajaran di zaman modern ini terus bermunculan, apakah itu menandakan manusia makin stress?

Yang lebih aneh lagi, ada manusia yang memakan manusia lain karena dia kagum pada orang tersebut.

Manusia Kanibal Sadis

Jeffrey Dahmer

Manusia kanibal paling menggegerkan Amerika. Ia melakukan serangkaian pembunuhan terhadap anak-anak atau remaja laki-laki, dan mencincang tubuh mereka tanpa perasaan.

Para korbannya yang rata-rata masih berusia belia, dibujuk dengan alkohol dan narkoba agar mau berkunjung ke apartemennya. Di sanalah mereka yang sudah mabuk alkohol, digarap hingga tewas.

Setelah tewas, tubuhnya dipotong-potong kemudian dimakan. Kasus pembunuhan serial ini berhenti setelah Dahmer ditangkap dan dijebloskan ke penjara.

Dia divonis 15 tahun. Tapi pada 28 Nov 1994 dia dipukuli sampai mati di Colombia Correctional Institusion di Milwaukee, Wisconsin.

Alferd Packer

Lelaki Amerika ini sebenarnya berprofesi sebagai pencari tambang emas. Dalam suatu ekpedisi pencarian emas di pegunungan Colorado, ia pergi bersama sekitar lima orang. Namun dua bulan kemudian, hanya dia sendiri yang pulang sementara lima lainnya tak jelas rimbanya.

Akhirnya terungkap kalau dia telah membunuh lima temannya itu dan memakan mereka. Dia beralasan, hal itu dilakukannya sangat terpaksa agar ia bisa bertahan hidup. Kasus ini terjadi tahun 1874. Ia divonis 40 tahun penjara dan mendapat cap manusia canibal paling kejam dalam sejarah amerika.

Manusia yang tak kalah kejamnya adalah Albert Fish

Kisah hidupnya adalah kisah nyata paling mengerikan dalam arti sebenar-benarnya. Dia dianggap manusia paling sadis dan paling buruk yang pernah ada di dunia. Dia bukan saja melakukan praktek kanibal terhadap korban-korbannya, dia juga seorang pedophile yang mengerikan. Koban-korbannya terjerat bujuk rayunya, tapi banyak juga karena diculik.

Salah satu kasusnya yang menggegerkan adalah perlakuannya pada bocah perempuan usia 10 tahun asal Manhattan yang dia culik kemudian dibunuhnya dengan sadis. Mayatnya dicincang kemudian dimakan.

Enam tahun kemudian, dia dengan santainya mengirim surat pada keluarga bocah tersebut, yang isinya menjelaskan bagaimana ia menculik, membunuh dan mencincang bocah tak berdosa itu.

Dia menceritakan secara detail apa yang dilakukannya, sembari menambahkan, bahwa dia senang melakukan itu. Akhirnya, polisi berhasil menangkap monster ini dan ia menjalani eksekusi di Sing Sing Correctional Facility,New York, pada 16 Januari 1936.

Pria asal Jepang ini mendapat gelar sarjana Inggris Literatur Inggris di Paris.Kasus praktek kanibalnya terungkap pada 1981. Ia membunuh dan memakan korbannya seorang wanita.

Proses memotong-motong tubuh korbannya dilakukan selama dua hari. Untung polisi Prancis berhasil mengungkap kasus itu, dan menangkapnya.

Namun ia berhasil bebas karena membuktikan dirinya menderita gangguan kejiwaan, dia gila. Hal ini membuat dia tidak bisa dihukum penjara. Jadi, dia hanya dideportasi kembali ke negaranya Jepang.

Orang menganggap keputusan pengadilan ini sungguh tidak adil dan menjadi contoh buruk sejarah hukum di negara tersebut. Betapa tidak, untuk bisa lolos dari jerat hukum, Sagawa memeriksakan sendiri dirinya ke dokter jiwa dan berhasil mendapat surat pernyataan bahwa dia gila.

Surat itulah yang dibawa ke pengadilan untuk meminta pembebasannya. Kini Sagawa pemakan manusia itu, tinggal di Jepang dan menjadi manusia bebas.

Chikatilo

Di negaranya Ukraina, Chikatilo terkenal sebagai pelaku pembunuhan serial dengan korban yang mencapai 50 orang lebih dan semuanya dimutilasi. Dia bukan hanya memutilasi korban, tapi sebelumnya para korbannya diperkosa terlebih dahulu. Seperti manusia sadis lainnya, dia pun memakan semua korbannya.

Dia mengaku merasakan kenikmatan yang amat sangat setelah memakan para korbannya itu. Dia mengatakan, motif perbuatannya hanya demi kepuasan seks semata.

Kisah hidup Chikatilo dan rentetan perbuatan sadisnya ini, ibarat mimpi buruk bagi setiap orang. Dia mengatakan, membunuh adalah kesenangannya.

Akhirnya berhasil dihentikan polisi Rusia yang sekaligus menghentikan petualangan mautnya. Konon upaya pengungkapan kasus Chikatilo merupakan salah satu operasi terbesar polisi Rusia sepanjang sejarah kepolisian negara itu. Chikatilo dieksekusi di Rostov pada 14 Februari 1994.

Satu keluarga ternyata menganut budaya pemakan manusia. Keluarga aneh ini berasal dari Republik Ceko. Keluarga anehyang beranggotakan enam orang ini secara kejam membunuh dua orang remaja, memutilasi kemudian memakan mereka. Peristiwa ini sempat menggegerkan pada 2007 lalu, tepatnya 10 mei.

Aksi keluarga Mauerova ini terungkap oleh tetangganya yang kebetulan memiliki alat monitor bayi. Di luar dugaan, justru gambar keluarga aneh itu yang sedang melakukan aksi kejahatan, muncul dalam gambar di tv monitor bayi tetangganya.

Kontan, mereka melaporkan hal ini ke polisi yang langsung menggerebek rumah keluarga pemakan manusia itu. Enam orang anggota keluarga Mauerova akhirnya dijebloskan ke penjara.

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *