0

KETIKA KALIMAT CERAI ITU TERDENGAR !

Ketika Kalimat Cerai Itu Terdengar !

ketika kalimat cerai terdengar !

Bercerai dan perceraian adalah salah satu hal yang tentu anda hindari bukan ? tetapi apa jadinya jika hal itu mau atau tidak mau harus dan mestu kita hadapi sebagai sebuah kenyataan,dan tentu saja hal itu amat menyakitkan , dan kita tidak munafik akan hal itu .
Perceraian adalah suatu garis hidup ! dan tentu saja sudah di gariskan oleh sang pencipta , tetapi dalam hal ini kita pun mempunyaiandil dalam terjadinya sebuah perceraian , karena kita pulalah yang menjadikan jalan itu harus kita hadapi !.

Apa sebabnya sebuah perceraian dapat terjadi ?

Tentu ada berbagai hal yang dapat mengakibatkan sebuah perceraian yang dapat terbagi , dari paktor internal dan external. Dan sumber dari masalah ini banyak macamnya
Paktor paktor internal seperti adanya masalah masalah yang di hadapi dan tak menemukan solusi yang di rasa baik , hingga jalan keluarnya adalah melalui sebuah perceraian.
Suatu hal yang tak dapat kita paksakan adalah adanya ketidak cocokan lagi dalam membina sebuah rumah tangga, terpaksa dann di paksakan, yang mana hal ini akan menimbulkan ketertekanan , baik satu pihak atau kedua belah pihak yaitu suami dan isteri.
Adanya tujuan hidup yang bagi seseorang untuk alasan bercerai dan ini biasanya bersipat pribadi dan tertutup
Dan ada juga paktor internal yang dapat mengakibatkan keharmonisan dalam sebuah rumah tangga berujubg pada sebuah perceraian !
Paktor turut campur dari seseorang dalam rumah tangga anda akan mengakibatkan hal ini terjadi , sebab hal itu akan mau tidak mau menjadi pemicu sebuah perceraian terjadi .

Apa yang mesti di usahakan untuk menghentikan sebuah perceraian ?

Pendekatan psikologos dari seseorang yang di hormati dan di anggap berwibawa oleh sebuah pasangan suami isteri amat di perlukan ! sebab sedikit banyak solusi atau pun jalan keluar dari apa yang menjadi masalah dalam rumah tangganya , akan di kaji ulang melalui seseorang yang ia hormati dan memberi sebuah solusi.
Kedua belah pihak yaitu suami atau isteri, cobalah untuk tak hanya mementingkan egonya masing masing , dan cob a pikirkan hal lainnya , atau dampak dari sebuah perceraian bagi masa depan psikologi anak anaknya yang akan menjadi korban dari perceraian yang terjadi.
Perceraian bukanlah solusi untuk mengakhiri sebuah masalah, perceraian hanyalah akan meninggalkan jejak jejak suram, keterpurukan dan trauma bagi anak anak akibat perceraian ..
Sebab itulah, ketika kalimat cerai itu terdengar , cobalah anda hapus kembali dan bangunlah serta temukan solusi, di depan sana kita masih punya pilihan lain atas masalah dalam rumah tangga dan bukan hanya perceraian sebagai solusi !, salam penulis

 

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *