0

Manusia Berselimut Memuja Do’a Dalam Pakaian

Manusia berselimut Memuja Do’a Dalam Pakaian

Pakaian adalah penutup, menutup tubuh kita dari kehinaan dan dinginnya alam dan malam , pakaian jga adalah tempat hidup kita di mana kita menempatkannya dalam hal yang utama , dan bukan setelahnya, lalu apa sebenarnya pakaian dalam hidup kita ?
Maka diberilah ia jawaban

manusia berselimut memuja do'a dalam pakaian

Pakaian menyembunyikan banyak keindahan

Namun tak akan mampu menutupi keburukan

Dan walau dalam bersandang engkau mencari

Kebebasan terlindung dalam selubung diri

Namun dikau mungkin mendapatkan

Belenggu ketopong serta rantai besi

Betapa inginku engkau menyambut sinar mentari

Serta menyongsong lembutnya hembusan angin

Langsung dengan serapan kulitmu sendiri

Tak banyak pakaian yang lekat menghalangi

Sebab nafas kehidupan ada dalam cahaya surya

Dan tangan kehidupan berada di angin pawana

Beberapa di antaramu aku dengar berkata

“ Angin utaralah yang menenun pakaian yang kami kenakan “

Dan aku berkata pula “ ya, dialah si pembuat pakaian

Tetapi rasa malu mewujudkan alat pemintalnya

Benangnya terbuat dari sutera penenang syaraf

Dan, ketika kerja ini terlaksana, tertawalah ia di dalam rimba

Janganlah kau lupa, bahwa kesantunan insan

Adalah perisai penolak pandangan

Pemandang tak suci

Dan apabila yang tak suci tiada lagi

Maka apalah rasa malu selain  dari,

Sebuah noda, pencemaran budi

Dan jangan lupakan, untuk bumi adalah kesenangan

Merasakan telapak kakimu tanpa alas berjalan

Serta angin pun selalu rindu bermain dengan rambutmu

Demikianlah utuhnya pakaian dalam kehidupan, menutupi segala kehinaan dan rasa malu  dengan akal budi dan bukan merupakan pencemaran akal budi serta moralitas setengah jadi !, salam penulis.

 

 

 

 

 

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *