0

MENJOMBLO : PERLUKAH KITA MALU KARENANYA ?

Menjomblo : Perlukah Kita Malu Karenanya ?

menjomblo : Perlukah kita malu karenanya ?

Menjomblo ! sebuah kata yang terasa menyakitkan bagi orang yang sedang mengalaminya, ya memang !, lumayan sulit untuk menerima keadaan seperti ini, dan siapa pula yang berharap hal ini terjadi bukan ? serta ini dapat terjadi pada siapa, di mana dan kapan saja dan tak pandang usia.
Tetapi opini publik yang berkembang terasa negative terhadap laki – laki atau pun wanita yang sedang menjomblo !, bisa di bilang begitu, seakan bertanya dan menyalahkan. Dan hal itu adalah suatu eadaan yang kita mau atau tidak mau harus menerimanya dengan lapang dada.
Dan kemudian tentu ada sebuah pertanyaan di benak kita , apakah paktor – paktor penyebabnya hingga keadaan itu terjadi ?ada beberapa hal yang patut kita renungkan !

  • paktor – paktor yang menyebabkan seorang laki – laki atau perempuan menjomblo, yaitu :
    Paktor dari dalam dan
  • Paktor dari luar.
  • Paktor dari dalam.

Adalah paktor yang menyebabkan seseorang menjomblo atau kelihatannya seperti menjomblo, dan inilah penyebab – penyebabnya :

  • Adanya suatu tujuan yang belum tercapai , baik itu karir, pekerjaan atau keinginan atas sesuatu hal ( Dan itu adalah privasi dari orang yang menjomblo tersebut, biasanya ).
  • Adanya kriteria pribadi dari diri orang tyang sedang dalam keadaan menjomblo tersebut ( Orang lain di luar dirinya tak megetahuinya ).
  • Adanya keraguan, kebimbangan dan rasa ketidakpercaya dirian dari dari yang sedang menjomblotersebut , mungkin karena menganggur dan tak bekerja, merasa dirinya kurang cantik atau tampan dan mungkin juga marasa belum mempunyai materi yang cukup.
  • Belum adanya keinginan atau niat untuk mendapatkan pasangan karena sesuatu hal, meskipun usianya sudah mencukupi untuk menikah.
  • Adanya rasa sakit hati atau ada keraguan dan juga mungkin masih merasa kapok dengan masa lalu percintaan yang dia alami.

Itulah sebagian paktor yang datang dalam dirinya seorang yang sedang menjomblo, dan masih banyak lagi hal yang mesti kita ungkap di tulisan yang akan datang.
Faktor dari luar.
Jomblo atau menjomblo, juga di sebabkan pula adanya paktor dari luar dirinya seperti :Adanya pertentangan atau pemahaman yang berbeda dari orang di lingkungan keluarga anda atas jodoh atau pasangan bagi anaknya ( Dalam banyak kasus, kawin paksa, di jodohkan dan hal – hal lainnya ).

  • Ketidak mampuan dari seseorang yang menjomblo , kasarnya selalu mengingat – dan mengingat kekecewaan, kemarahan dan juga rasa benci pada masa lalunya yang kelam, padahal itu tidak selayaknya menjadi halaman hari ini dan esok untuk kita buka kembali.

Demikian banyak hal dan alasan dari situasi dan keadaan seperti ini, tetapi kita dapat bertanya pada kejujuran kita, “ Bukankah masa depan masih dapat kita raih ? dengan atau tanpa melupakan masa lalu, hanya menyimpannya saja sebagai sebuah kealfaan dan jalan untuk masa datang !.
Tetapi, sudahlah ! menjomblo atau tidak , itu bukanlah merupakan suatu ukuran kebahagiaan seseorang. Sekarang ! lebih baik menikmati hidup yang sedang kita alami.

Menghargai dan memperbaikinya tanpa memandang rendah ( Underestimate ) terhadap seseorang atau orang yang kebetulan sedang menjomblo .

tentu saja ! lebih baik kita doakan agar mereka segera mendapatkan pasangan, “ Itu lebih baik bukan ?…

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *