0

Misteri :Perjalanan Cinta ke 5

Misteri :Perjalanan Cinta ke 5

misteri : perjalanan cinta bagian ke 5

Sedari hari itu dan malam itu , aku sadari bahwa cinta bukanlah sendiri , tapi aku mengerti , tiang tiang berdiri kokoh pastilah ada bagian bagaian yang pasti mengokohkannya, tak terkecuali cinta juga, cinta hanya wajah , wajah indah yang menyaput berbagai rahasia yang ada di dalamnya, dan tersenyum walau pun pahit dan tak lantas tertawa andaikata bahagia sebab sesuatu yang menjadikan bahagia , suatu saat mungkin akan menjadikan kita bercucuran air mata, aku renungi, dan begitulah adanya.

Atau pun juga bisa sebaliknya, kepahitan yang melanda suatu saat pula mungkin itulah yang akan menjadikanmu bahagia, dan mari berjalan menengok sebuah rindu yanng terlihat lelah bersandar, dan aku katakan ,ada apa dengannya ?, apakah sebuah rindu mesti sepperti itu, dan ia belum jawab pertanyaanku saat luka sesaat menghampirinya dan membuatku tersentak , rindu adalah juga luka ? ah biarkan saja, dan saat sang rindu bicara, menyingsingkan kelelahan di rona wajahnya, aku menunggu sebuah jawaban darinya , dan ia berkata “ akulah rindu, yang setiap waktu menjadikan manusia memilikinya, pada awalnya dan bukan pada akhirnya ! dan aku pun bertanya” mengapa harus demikian “ Ya , karena itulah aku lelah berjalan , lelah mengikuti hasrat dan keinginan, keinginan sebagai sebuah kepuasan dari yang ingin memiliki aku pada awalnya, lalu ? aku kejar ia dengan pertanyaan “ ya aku adalah bagian dari wajah cinta, dan aku selalu di sebut sebut, kala siang mengatup atau pun malam membuka jendelanya, di jendela angkasa raya atau kaca kaca muara juga di simpan di langit langit hati setiap manusia, berhenti , dan aku berharap semoga ia melanjutkannya, agar aku tahu cinta secara keseluruhan.

Tak sabar aku bicara “ coba teruskan jangan berhenti dan terdiam ! , ia memandangku, entah apa dan mengapa ?, tetapi terdengar ia berucap dan itu yang aku harapkan “ Bukankah kau mengenal patok patok besi dalam hatimu juga tembok  tembok yang berdiri kokoh ? tayanya, dan aku memnagguk , “ Ada apa dengan mereka ?  di situlah aku berada pada awalnya dan bukan pada akhirnya, aku di sematkan bahkan di pahat dalam dalam , mewarnainya dengan berbagai warna , dan terlihat indah pada awalnya dan bukan pada akhirnya.

Lalu mereka dapatkan cinta yang mereka bungkus dengan penasaran pada awalnya dan bukan pada akhirnya, tetapi pada saat itulah aku mereka tinggalkan dan tertanggalkan, terengah dalam pahatan, atau dari besi yang berkarat dan tak lagi indah ! lalu lapuk dan terpuruk, mereka lupakan aku sebagai sebuah jalan untuk mengambil sang cinta. Dan aku pun bertanya “ lalu sekarang kau akan pergi kemana ? ragu ia menjawab “ entahlah , tapi mungkin saja aku akan melarungkan diriku sebagai aku pada manusia yang mengatakan “ aku rindu padamu wahai sang cinta , dan di sanalah tempatku berada sebagai sebuah rindu. Dan aku mengerti itu , jika seperti itu, semoga kau dapatkan apa yang engkau mau !, dan aku lanjutkan perjalanan, berbekal sebuah rindu untuk menemui cinta yang sebenarnya, di lain waktu , greet me 05 march.

 

 

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *