0

Pengembangan Kepribadian pada Anak

pengembangan kepribadian seorang anak

Pengembangan kepribadian pada anak dapat terjadi dengan berbagai ragam bentuk dari apa dan bagaimana ia membentuk kepribadiannya, peran orang tua , lingkungan dan sekolah adalah paktor paktor yang dapat membentuk kepribadian seorang anak.

Kepribadian seorang anak mulai terbentuk dengan menyaksikan apa yang ada di sekelilingnya, orang di sekelilingnya  dan pelajaran dari sekitarnya. Banyak faktor yang berkontribusi terhadap perkembangan ini, membuatnya menjadi proses yang kompleks dan bertahap.

Kepribadian seseorang dapat didefinisikan sebagai satu set kualitas, kepercayaan, perasaan, pikiran, sikap, emosi dan ide-ide yang membedakan dirinya dari orang lain. Selama bertahun-tahun para ilmuwan sosial telah berusaha untuk menemukan alasan mengapa orang berperilaku seperti yang mereka lakukan dan bagaimana kepribadian dengan bentuk tertentu. Ada kepercayaan luas bahwa jika faktor yang bertanggung jawab untuk membentuk kepribadian seseorang dikendalikan tepat di masa kanak-kanak itu sendiri, seseorang dapat memiliki kepribadian .

Sosial dan Pengembangan Kepribadian pada Anak

Ada beberapa teori yang mengatakan bahwa kepribadian seorang individu secara langsung terkait dengan gen. Tapi ini tidak bisa menjelaskan mengapa saudara memiliki kepribadian yang berbeda. Teori lain mengatakan bahwa itu adalah faktor lingkungan dimana  seorang anak tumbuh dalam bentuk dirinya. orang tua  anak, guru, teman, rumah, dan lingkungan sekolah – semua memiliki pengaruh yang besar dalam membentuk kepribadiannya. Terakhir, pengalaman masa kecil memainkan peran utama dalam menentukan perilaku masa depannya.

Peran Orang Tua

 

Dari semua faktor yang bertanggung jawab untuk pengembangan kepribadian, pengaruh orang tua adalah yang paling penting. Cara orang tua berperilaku pada anak, betapa dia diperbolehkan untuk bersosialisasi, , semua ini memiliki pengaruh besar pada pertumbuhan mental anak. Pada anak usia dini, anak-anak meniru tingkah laku orang tua mereka. Dengan demikian, orang tua harus berhati-hati untuk menjadi panutan yang baik untuk anak-anak mereka.

Rumah Dan Lingkungan

 

Orang tua harus memastikan bahwa anak jauh dari lingkungan yang negatif. Seorang anak membutuhkan kedua orang tuanya, untuk mengembangkan kepribadiannya. Tanpa bimbingan seorang ayah dapat menjadi pengaruh negatif pada anak. Untuk membuat anak menjadi percaya diri,  positif, orang tua harus menghindari terlalu otoriter dalam bertindak, terlalu berlebihan, mengkritik anak, mengecilkan dia, membandingkan dia dengan orang lain, dan lainnya.

Lingkungan sekolah

 

Selain lingkungan rumah, lingkungan sekolah juga memainkan peran utama dalam membentuk kepribadian seorang anak. Setelah anak brsekolah, ia belajar bagaimana berinteraksi dengan teman-temannya.. Dia akan dididik, belajar cara membaca, menulis dan berkomunikasi secara efektif. kepribadian seorang anak sangat dipengaruhi oleh cara ia diperlakukan di sekolah, baik oleh guru maupun teman-temannya.

Budaya

 

Pengaruh budaya dalam kepribadian dan sosial tidak dapat diabaikan. Misalnya, seorang anak dibesarkan di negara-negara barat diajarkan untuk menjadi individualistik dan kompetitif, sementara anak-anak dibesarkan di negara-negara Asia, Afrika dan Amerika Selatan diajarkan untuk bersikap kooperatif. budaya yang berbeda memiliki nilai yang berbeda dan seorang anak akan tumbuh dengan mereka,salam penulis

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *