0

Pengertian Protaktinium

Pengertian Protaktinium. Seringkali terjadi sebagai pecahan seperminal kerak bumi di kebanyakan tempat, namun konsentrasinya mungkin lebih tinggi di daerah yang kaya akan endapan bijih uranit.

Di tempat seperti itu, fraksi konsentrasi bisa mencapai setinggi beberapa bagian satu juta.

Elemen metalik abu-abu yang padat, protaktinium memiliki peringkat tinggi di antara beberapa elemen paling mahal yang terjadi secara alami.

Unsur kimia ini sangat reaktif saat terkena oksigen, asam anorganik, atau uap air, dan kehadirannya yang terkonsentrasi di kerak bumi sangat terbatas.

Sifat Protaktinium

Nomor atom 91

Kategori Elemen Aktinida

Grup N / A

Periode 7

Blok f

Simbol Pa

Berat Atom Standar 231.03588g.mol-1

Elektron per shell 2, 8, 18, 32, 20, 9, 2

Fase padat

Titik lebur 1568 ° C

Electronegativity 1.5 (Skala Pauling)

Radius Atom 163 pm

Radius Kovalensi 200 pm

Massa Atom 231.03588 amu

Struktur Kisi Tetragonal

Densitas (mendekati suhu kamar) 15,37 g.cm-3

Jumlah Neutron 140

Kisi konstan 3.920

Magnetic Ordering Paramagnetic

Protaktinium ditemukan pada tahun 1913, oleh Kasimir Fajans dan Oswald Helmuth Göhring. Sebelum di identifikasi, kemungkinan adanya unsur kimia antara thorium dan uranium diprediksi oleh Dmitri Mendeleev, pada tahun 1871.

Isotop yang berbeda dari unsur ini ditemukan oleh sebuah tim yang dipimpin oleh ilmuwan Jerman Otto Hahn dan Lise Meitner, bersama dengan tim lain yang dipimpin oleh ilmuwan Inggris Frederick Soddy dan John Cranston .

Sebagian besar bersumber dari thorium yang ada di reaktor nuklir.

Karena jarang terjadi, radioaktivitas tinggi, toksisitas, dan ekstraksi yang sangat mahal, tidak ada penggunaan elemen ini secara signifikan. Penggunaannya sebagian besar terbatas pada penelitian ilmiah dasar.

Karena terbentuk dari pembusukan uranium yang terbentuk di reaktor nuklir, diyakini bahwa unsur ini mungkin merupakan pendukung reaksi berantai yang mungkin, secara teoritis dapat digunakan untuk membuat senjata nuklir.

Protaktinium alfa memancarkan terbentuk dari peluruhan uranium-235, sedangkan beta yang memancarkan isotop 234Pa terbentuk dari peluruhan uranium-238. Sebanyak 99,8% peluruhan uranium menghasilkan 234Pa terlebih dahulu.

Jejak elemen yang sangat kecil ini ada pada kebanyakan benda alami termasuk makanan dan air. Akibatnya, sering tertelan dan bahkan terhirup dari udara yang kita hirup toksisitas dan radioaktifnya tidak mempengaruhi sistem kami secara negatif.

Dari jumlah jejak protactinium yang kita konsumsi, hanya sekitar 0,05% yang diserap tubuh, sedangkan sisanya dikeluarkan melalui ekskresi.

Kemungkinan menggunakannya sebagai pelacak di bidang geologi dan paleoceanografi telah muncul belakangan ini.

Berbagai sumber

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *