0

Penyakit Pneumonia penyebab dan gejalanya

Mengetahui akan penyebab sebuah penyakit adalah hal yang dapat membantu agar kita segera melakukan penanganan dan pencegahan atas gejala yang ada.

Penyakit pneumonia adalah penyakit yang sangat menyiksa bagi yang menderitanya, karena tidak siang atau pun malam ia akan membuat penderita amat menderita, batuk terus menerus di sertai sesak napas.

Tanda dan Gejala Penyakit Pneumonia

Gejala yang berhubungan dengan pneumonia termasuk batuk, sakit dada, demam, dan kesulitan bernafas. Sedangkan tanda-tanda menderita Pneumonia dapat diketahui setelah menjalani pemeriksaan X-ray (Rongent) dan pemeriksaan sputum.

Penanganan dan Pengobatan Penyakit Pneumonia

Penanganan dan pengobatan pada penderita Pneumonia tergantung dari tingkat keparahan gejala yang timbul dan jenis dari penyebab Pneumonia itu sendiri.

Dan, untuk mengetahui apa itu pneumonia , apa yang menjadi penyebab dari penyakit pneumonia dan bagaimana gejalanya, baca terus artikel ini untuk mengetahu lebih dalam tentang penyakit yang satu ini !

Paktor penyebab dan gejalanya

popo

Pneumonia merupakan penyakit infeksi di mana pus mengisi di kantung-kantung udara, yang akibatnya menyebabkan kesulitan bernafas.

Pneumonia mempengaruhi satu atau kedua paru-paru. Berbagai mikro-organisme seperti virus (virus Influenza, RSV), bakteri (Streptococcus pneumoniae), parasit (Ascaris) dan racun kimia (gas atau pestisida) dapat menyebabkan pneumonia.

Hal ini dapat terjadi pada setiap saat sepanjang tahun; namun jelas terlihat di musim dingin.

Gejalanya :

Sesak untuk bernapas, batuk terus-menerus, nyeri dada, infeksi paru-paru, sakit kepala, muntah, dll adalah beberapa gejala umum.

Seseorang juga mungkin mengalami demam tinggi disertai menggigil. Orang yang mempunyai sistem kekebalan tubuh rendah, seperti orang tua atau anak-anak lebih rentan terhadap pneumonia.

Faktor-faktor seperti HIV / AIDS, merokok, alkohol dan obat-obatan ketagihan melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga meningkatkan risiko pneumonia. menghirup bahan kimia

Di samping itu pemberian obat lain untuk membantu mengurangi nyeri, demam dan sakit kepala.

Pemberian obat anti (penekan) batuk dianjurkan dengan dosis rendah hanya cukup membuat penderita bisa beristirahat tidur.

Karena batuk juga akan membantu proses pembersihan sekresi mucossa

Sebab itulah segera hindari hal – hal yang dapat menyebabkan penyakit tersebut datang dan menyerang, sekarang !

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *