0

Perkelahian Dengan Siluman Ular

berkelahi

Siluman ada di sekitar kita, hanya saja mereka tak telihat, sebab mereka di dunia yang jelas – jelas berbeda dengan dunia kita, dunia manusia yang nyata, tetapi ada kalanya perseteruan bisa saja terjadi dengan para makhluk ghaib tersebut , ini di sebabkan adanya benturan atas ketergangguan dari masing – masing alam dan juga para penghuninya.

Ular yang biasa kita lihat ! meskipun ia bukanlah ular siluman atau pun jelmaan dari jin, tetapi tetap saja membuat bulukuduk kita merinding, ular kecil ada racunnya sedang ular besar terkenal karena lilitannya.

Ular siluman itu menantang

David cohen, seorang pemburu ular, berbagai jenis ular ia buru untuk ia jual, tak peduli ular yang terkenal beracun seperti ular kobra atau pun ulkar besar sejenis sanca yang terkenal dengan lilitannya yang dapat mematahkan dan meremukan tulang seorang manusia atau pun seekor binatang.

Di samping untuk di jual , david cohen memang hobi dalam berburu ular, ya udah dari sosnonya ia hobi menangkap ular, kalau nggak salah sejak ia masih kecil, saat itu ia di patuk , membengkak , lalu di obati dan sembuh, lalu setelah kejadian tersebut seakania kebal terhadap racun para ular berbisa, entahlah apa ia memang kebal atau racun dari ular yang mematuknya yang membuat imun kekebalan pada dirinya hingga ia kebal terhadap racun dari ular berbisa, nggak ada yang tahu.

Perkelahian yang terjadi

Tetapi , hari itu lain dari biasanya, david cohen terlihat menyandang tempat di maa ia meletakan ular – ular yang ia tangkap, ia melihat sekeliling, siapa tahu ia akan segera menemukan ular yang ia cari , pikirnya , sambil main dapat duit , kan lumayan juga nggak mubazir !

Ia terlihat menghentikan langkahnya, di balik semak ia seakan melihat sesuatu yang ia cari, Ular ! ya , ia tahu dan terbiasa, di mana ular akan berada dan pada saat seperti apa, ia mendekati semak , dan memang terlihat seekor ular seperti sedang tidur, menggulungkandirinya dan menyimpankepala di tengah badannya yang menggulung, cukup besar dan kelihatannya seperti ular sanca, terlihat dari corak warna tubuhnya yang bercorak kembang – kembang, tak asing bagi david cohen.

Ular siluman itu Menyerang

Tetapi ia agak terkejut, nggak biasanya ular sanca seperti akan melawan, ya, biasanya ular besar ituakan tunduk saat ia dekati, dan itu akan memudahkannya untuk menangkap ular besar tersebut, tetapi kali ini ? Ia hampir saja terkena gigitan ular besar tersebut yang dapat merobek wajahnya, hanya saja ia cepat berkelit , menjatuhkan badan dan berguling di tanah, segera ia bangkit dan bersiap, tetapi ada keanehan saat ia tatap mata ular itu, rasanya ia seakan sedang menatap seorang manusia yang marah karena merasa terganggu, ah, siapakah dia, bukankah ia tadi adalah ular ?

Ia tak sempat berpikir sebab ular itu menyerangnya dengan ganas dan perkelahian pun tak dapat terelakan, mereka bergumul , ular itu membelit tubuh david, tetapi david , dengan pengalamannya selalu dapat terlepas dari belitan ular marah tersebut, hanya saja ia mulai merasa kelelahan.

Lagian , ia merasa seakan berkelahi dengan sosok lelaki kekar dengan rambut yang memenuhi sekujur tubuhnya, dan juga bau yang ia cium dan asing bagi hidungnya, hampir ia tewas dalam perkelahian tersebut, ia merasa kecapaian saat ular itu membelitnya dan terasa akan meremas tubuhnya, ia berusaha sekuat tenaga, dalam sisa –sisa tenaganya, ia teringat golok kecil yang biasa ia selipkan di pinggangnya, di balik baju, ia raba, dan untunglah tak telepas akibat pergumulan yang telah ialakukan dengan ular itu berkali –kali.

Hampr habis yang ia rasa tenaganya, saat ia merasakan remasan sang ular semakin mengeras, perlahan ia tempelkan golok tajam tersebut, bersamaan dengan pergerakan remasan ular tersebut dan “ Crassh darah muncrat dari tubuh ular yang tak berapa lama menggelepat kesakitan, david segera menjauh , dan sesaat ular itu mati, masih dalam anapas yang tersengal david duduk dan elihat bangkai ular yang hampir membuuhnya tersebut.

Dan, keajaiban terjadi , david tak menyangkanya, ia hanya terpana saat dari tubuh bangkai ular tersebut seperti ada sesuatu yang keluar, pertama seperti asap dan membentuk bayang, perlahan..perlahan tampaklah sosok seperti yang ia lihat saat pergumulan tadi, seorang pria tinggi besar dan semua tubuhnya di tumbuhi bulu lebat , ia lihat ia terluka dan darah memenuhi tubuhnya, terhuyung dan lalu lelaki asing itu jatuh terduduk, david hanya memperhatikan penuh keheranan, siapa dia ?

Seakan terdengar kata batin david, lelaki besar itu berkata, hai manusia, aku akui kau kuat dan aku tunduk padamu ! kata – kata lelaki besar tersebut terdengar jelas, lalu masih dalam pandangan david lelakiitu menghilang,, ia menggosok matanya tak percaya, dan ia lihat bangkai ular masih ada dan seperti saat tadi ia melihatnya pertamaa kali, lalu ia siapa ?

Segera ia bangkit, ada perasaan ngeri dalam hatinya , ia hanya sempat berpikir : untung aku nggak celaka, rupanya yang bertarung denganku adalah ular jejadian siluman penunggu daerah ini ! ia bergegas pulang, batinnya bergumam’ Di kampung , akan aku ceritakan kisahku ini, agar yang lain berhati – hati saat melewati daerah angker itu, penulis.

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *