0

Rahasia Tuhan,Aku Kembali Dari Alam Kubur

Rahasia Tuhan, Aku Kembali Dari Alam kubur, Sobat misteri, kita mendengar hal tersebut seakan akan merupakan sebuah kebohongan belaka, he he tetapi jika kita tanya diri kita sendiri, andaikata hal tersebut terjadi pada diri kita ? adakah jawaban pertanyaan tadi dapat terjawab oleh diri kita sendiri ?.
Tentu saja ! sebab segala sesuatu yang di alami adalah sebuah realita atau kenyataan dan bukan hanya sekedar omong kosong belaka !, begitu pula akan halnya seseorang yang mengalami kembali dari alam kubur , apakah ini hanya sebuah mitos , akal akalan belaka ataukah sebuah kenyataan yang pantas untuk kita renungkan ?.
Silahkan sobat misteri memilah dan memilihnya, sebab setiap pertanyaan adalah hati sobat semuanyalah yang tahu akan jawabannya ! dan kisah ini di ceritakan seseorang sebutlah mak harum , ia hidup sebatangkara, tetapi ia sangat suka menolong orang yang kesusahan, jika ia mampu maka pastilah akan ia tolong, dan mak harum menganggap ini adalah sebagai jalan kehidupannya yang tuhan berikan padanya.
Dan, sobat misteri,banyak cibiran terhadapnya, inilah atau itulah , ya sobat, mak harum kita sebut atau di kenal sebagai orang yang dapat mengamalkan ilmunya untuk menolong sesama, dan ia hanya berkata “ Biarlah , orang mau ngomong apa pun nak, tetapi kitalah yang harus benar dalam setiap langkah dalam kehidupan ini, semua pasti ada cobaan dan godaannya,hanya kitalah yang harus pasrah dan menerima semua itu “ katanya, sungguh sebuah filapat kehidupan yang dalam pikirku.
Dan aku hanya dapat manggut manggut, betapa mulianya hati mak harum, semoga tuhan memberkatinya ! do’a ku dalam hati, dan pada satu saat ia bercerita “ Nak , entah kapan mak akan pergi meninggalkan alam yang fana ini, tolong maafkan segala kesalahan mak ya, mak sudah sakit sakitan, dan begitulah tuhan menyiksa mak, atas segala dosa dankesalahan” Ungkapnya.
Dan ia hanya tersenyum melihatku mengernyitkan dahi, ya sobat , aku pikir mak harum adalah seseorang yang telah banyak berjasa pada banyak orang dengan pertolongannya, tetapi ia seakan merasa dosanya teramat banyak, tak mengerti , lalu ku dengarkan lagi, suatu saat nanti kita akan berpisah dan kembali pada ilahi, yang menciptakan diri mak, nak dan semua makhluk di dunia ini” ya mak , jawabku,” Tetapi aku berharap mak tetap sehat dan dapat berbuat baik lebih bayak , jawabku.
He he mak Harum tertawa khas sorang nenek, ya nak, tetapi hanya tuhanlah yang mengetahui semua apa yang kita ingin dan tidak, dan setiap makhluk tentu empunyai batas batas dari garis hidupnya masig masing, mak pun demikian, apa yang terjadi dan mak alami adalah juga anugerah dariNya.

Pergi Ke Alam Kubur Dan Kembali

Sering mak sakit, lalu sembuh lagi , dan pada suatu malam, kala mak sediri dan sakit parah, tak ada yang menemani, di rumah sendirian tak ada teman sanak atau pun famili, sejenak ia menghirup udara seakan menghilangkan sebuah beban dalam hidupnya, lalu “Ya ,mak pikir saat itulah akhir dari hidup mak, dan mak pasrah , biarlah tuhan mengambilku sebab mak adalah milikNya dan akan kembali kepadaNya, Lalu apa yang terjadi mak, dan maafkan nak saat itu tidak tahu ? aku ucapkan kesalahan ku atas keteledoran tak menjenguknya, memang aku tidak tahu .
He he sekali lagi mak harum tertawa, tampak barisan giginya yang telah hilang dan hanya menyisakan satu gigi atas saja, Tak apa apa nak, itu bukan kesalahan nak, ya, dan waktu itu mak merasa mak seolah olah mati, dua orang tinggi besar mendatangi mak, dan mengajak mak untuk pulang ! dan mak hanya mengiyakan tuhan aku menghadapmu atas izinMu seperti aku terlahir dengan izinMu pula, pikir mak , dan mak pasrahkan diri untuk berjalan bersama mereka, aneh memang nak ! mak berjalan di apit dua orang tinggi besar tersebut, dan mak masih melihat tubuh mak sedang terbaring, ya..inilah yang di sebut sebuah kematian, dan hey jasad semoga ada orang orang yang baik hati mengurusmu , danmak pun pergi.
Nak !, hampir aku kaget, ya sobat , lagi anteng antengnya mendengarkan kisah si mak dan terbawa pada alur cerita yang di ceritakan si mak, oh ya mak ., jawabku “ Dan mak di bawa ke sebuah tempat mak di letakan terbaring sama halnya dengan seseorang yang di kubur setelah kematianya, di tunggui dua orang besar tadi, lalu mak seakan tertidur dan terbangun oleh suara yang menggelegar dan mengerikan, “ Kamukah itu ? tanyanya, “ Mak jawab saja apa yang ia tanyakan, dan sosok yang menanyai mak ini sosoknya lebih menakutkan, suaranya yang seperti kilat yang menggelegar juga sorot matanya amat sangat tajam seperti bara api “ ia berkata “ bawa dia seperti yang lainnya ! perintahnya, dan dua sosok pengawal yang membawa mak bangkit, tetapi nak tiba tiba ada yang datang” Tunggu ! megapa ia kau bawa ? tanyanya.
Dan sosok sosok menakutkan itu tiba tiba tertunduk dan melakukan hormat, dan yang datang tersebut seseorang yang wajahnya bercahaya , memakai jubah putih dan berjenggot putih pula dan nampaknya seorang alim,Assalamu’alaikum sapanya , dan mak jawab seperti umumnya, kenapa mak di sini, ini bukan tempat mak , dan bukan saatnya mak untuk datang ke sini , ia berujar, lalu sang alim ini berbalik kepada sosok yang membawaku ma lalu berujar “ Ia belum saatnya untuk kembali dan sekarang kembalikanlah ia, kasihan jasadnya ! perintahnya.
Dan nak, sulit kita percaya memang, mak di bawa kembali oleh dua orang sosok yang membawa mak, dan sekarang mengembalikannya lagi, mak merasa seakan berjalan melayang dan tiba di rumah kembali, danmak lihat tubuh mak masih terbaring dan yang mak rasakan seakan akan mak masuk ke dalam jasad mak yang terbaring !, dan lalu mak pun merasa seolah tertidur dan tak ingat apa apa lagi.
Lalu setelah itu ? giliranku yang bertanya sekarang, ya nak, mak seakan bangun kembali dari tidur , dan merasakan tubuh mak segar “ Alhamdulillah puji syukur mak ucapkan walau pun masih dalam pertanyaan “ apa yang terjadi tadi ? apakah itu yang di sebut dengan kematian dan alam barzah ? mengerikan !, dan mak sehat kembali seperti biasa tetapi mak hanya dapat iman danpercaya alam kubur itu adalah hal yang nyata bagi kita, tetapi mengapa manusia seakan tak percaya dan melupakannya.
Dan kisah ini selalu aku ingat sebagai sebuah renungan, dan aku pun sering mengunjungi si mak harum yang ku anggap sebagai orang tua ku sendiri “ ya sobat misteri “ mengasihi dan rasa kasih sayang itu bukanlah milik seseorang, tetapi milik setiap orag dan kita pantas untuk membagikannya saling memberi kedamaian , apalagi terhadap orang tua yang sebatang kara.
Sampai suatu saat si mak jatuh sakit lagi, dan aku menemuinya, ia hanya berkata “ benarlah dalam hidup dan pujilah Tuhan yang Maha Esa , jangan biarkan dunia merusak keimanan kita. Dan ku anggap itu sebuah nasehat “ mudah mudahan mak di beri umur panjang dan dapat bertemu lagi , ucapnya, dan aku pun pamit di sela tatapan si mak yang kembali ia bicara “ Doakanlah nak semoga kita dapat bertemu lagi, dengan lirih “ ya mak ku do’akan sekarang nak pamit, dan aku pun pergi dari rumah si mak, yang ternyata itulah pertemuan terakhir dengannya, esok harinya mak harum benar benar di jemput oleh sang ilahi, Innalillaahiwa inna ilahi raaji’un, semoga arwahnya di terima di sisiNya dan petuahnya tetap aku ingat sebagai sebuah makna hidup yang selalu penuh warna, tak terkecuali kisah si mak yang sempat ia ceritakan kepadaku saja, wallaahu a’laam , salam penulis.

 

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *