0

Sang Nabi, Tentang Pertapa

Sang Nabi, Tentang Pertapa

sang nabi, tentang pertapa

Marilah kita nikmati karya besar dari seorang penyair, pelukis dan filsapat,Kahlil Gbran dalam “ Sang Nabi “ yang mana lewat karya inilah sang penyair yang berdarah libanon ini lebih di kenal dunia.
Seorang pertapa turun ke kota dan memohon wejangan tentang kesenangan :
Kesenangan adalah lagu kebebasan
Namun bukannya sang kebebasan sendiri
Dialah bunga bunga hasrat keinginan
Namun bukan buah yang aslI
Sebuah jurang yang menganga dan berseru ke puncak ketinggian
Itulah dia, Namun ia bukanlah kedalaman atau ketinggian itu sendiri
Dialah si terkurung yang terbang terlepas
Namun bukannya ruang yang terbentang luas
Ya, sesungguhnyalah kesenangan adalah lagu kebebasan
Dan aku amat suka bila dapat mendengarkan
Kalian menyanyikannya dengan sepenuh hati
Namun jangan hanyutkan diri dalam bernyanyi
Beberapa di antaramu mencari kesenangan
Adalah kesenangan itu adalah segala galanya
Dan mereka ini di pergunjingkan, dihakimi dan di persalahkan
Aku takan mempersalahkannya, atau pun memarahinya
Melainkan aku akan mendorong mereka untuk mencari dan menyelaminya
Sebab mereka akan menemukan kesenangan
Namun kesenangan tiada berdiri sendiri
Saudaranya ada beberapa, ialah tujuh orang puteri
Yang terjelek pun dantaranya adalah lebih unggul kecantikannya
Dari pada dia yang bernama kesenangan
Engkau pernah mendengar tentang seorang manusia
Yang menggali tanah hendak mencari akar
Namun menemukan harta pusaka
Beberapa orang tua mengenangkan saat kesenangan
Dengan penuh rasa penyesalan
Seolah kesenangan itu adalah dosa yang di perbuatnya
Taklala sedang terbius di luar kesadarannya
Tapi penyesalan ini hanya mengaburkan akal budi
Tiada berkemampuan mensucikan hati nurani
Seyogyanyalah mereka mengingat kesenangan yang lalu
Dengan rasa syukur dan terima kasih dalam kalbu
Sebagaimana mereka mengenang rahmat panen di musim panas
Namun pabila rasa penyesalan lebih menenteramkan hatinya
Maka biarkanlah mereka menikmati ketentramannya.
Karya karya hebat dari Kahli Gibran dalam “Sang Nabi” Pantas kita renungi sebagai sebuah inspirasi untuk megarungi hidup ini,semua bermakna dan petunjuk jalan dari hidup yang tersamarkan, salam penulis

 

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *