0

Selamat Tiggal Dan Seuntai Kata Yang Ku ucapkan

Selamat Tinggal Dan Seuntai Kata Yang Ku Ucapkan

Suatu penggalan dari panjangnya sebuah perjalanan, ruhani hati yang terbungkus dalam jiwa jiwa yang hampa, dan coba beri seteguk ai dari tirta nirwana, sbait do’a unuk hidup mereka agar menjadi lebih berguna.

Hari telah lalu

Mengatupkan kelopaknya laksana teratai

Demi menyingsingnya fajar baru

Segala pemberian di sini yang kita terima

Kita simpan dalam hati dan kita pelihara

Kalau pun belum cukup, maka sekali lagi

Kita mesti berkumpul, menengadahkan tangan brsama

Kepada sang Pemberi

selamat tinggal dan seuntai kata yang ku ucapkan

Jangan lupa, aku akan kembali

Tiada lama lagi

Hasratku ini akan mengental menjadi debu

Serta busa permulaan kejadian tubuh baru

Sejenak istirahat di ayunan angin lalu

Dan sesudah itu,

Seorang ibu baru akan melahirkanku

Selamat tinggal padamu, pada masa muda yang ku hayati bersamamu

Baru kemarin rasanya, kita jumpa dalam  mimpi ini

Telah kau isi hari hari sunyiku dengan lagu nyayianmu

Dan ku julangkan menara langit, dari kumpulan rindu hati

Tetapi kini, buaian mimpi telah meninggalkan kami

Dan mimpi pun telah berakhir

Hari telah tinggiTerik siang mulai menerpa, dan sadar kita penuhnya

Saat perpisahan pun telah tiba

Dalam keremangan senja ingatan abadi

Kita masih akan berjumpa lagi

Dan kita bakal berwawan sabda lagi

Di situlah lagu yang kunyanyikan untuku, lebih dalam berisi

Dan pabila tangan kita bersentuhan di lain mimpi

Mari tegakkan menara langit lagi, menjulang tinggi

Sambil berkata demikian di beikan isyarat pada para kelasi :

Yang serta merta melepas jankar, segala ikatan kapal pun di putuskan

Bergeraklah laju perahu, menuju arah trbit matahari

Gemuruhlah teriakan, bagai bangkit dari kesadaran hati

Membubung ke udara, di dukung ombak, mengaluni wajah samudera

Laksana tiupan sangkakala raksasa

Hanya almitra yang tetap tinggal berdiam diri

Memperturutkan kapal sejauh mata memandang

Hingga melenyap dalam selubung kabut di kejauhan

Ketika pantai pun telah sepi

 

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *