0

TASHAWWUF, KANDUNGAN KANDUNGAN DALAM TASHAWWUF

TASHAWWUF, KANDUNGAN KANDUNGAN DALAM TASHAWWUF
Tashawwuf, sejatinya penuh dengan hal hal atau sesuatu yang sangat berguna dan bermakna bagi kita semua dan di bawah sedikit ilmu penulis bagikan tentang apa saja kandungan kandungan dalam tashawwuf, semoga di berkahi.
Ilmu tashawwuf, yang pada intinya adalah sebagai usaha untuk menyingkap hijab ( Tabir ) yang membatasi manusia dengan Allah Swt, dengan sistem yang tersusun melalui latihan ruhaniyah atau riyadlotun nafs, pada pokoknya bila di pelajari secara seksama adalah :

mengandung empat unsur di dalamnya, dan apa empat unsur tersebut ? Inilah empat unsur yang terkandung dalam ilmu Tashawwuf :

  • Metafisika: yaitu hal hal yang di luar alam dunia atau bisa juga di katakan sebagai ilmu ghaib,ha ini sangat tepat sekali, masalahnya dalam ilmu tashawwuf banyak sekali membicarakan masalah masalah keimanan, iman tentang adanya Allah swt,malaikat,Sorga dan Neraka.
  • Dan di dalamnya juga ada unsur unsur akhirat, dimana kebanyakan bersumber pada cinta, yaitu cinta seorang shufi kepada Tuhan.
  • Serta intinya keakhiratan adalah merupakan ajaran utama dalam tashawwuf.
  • `Ethica,, yaitu ilmu yang menyelidiki mana yang baik dan mana yang buruk dengan melihat pada amal perbuatan manusia sejauh yang dapat di ketahui akal fikiran.
  • Ethica juga di namakan ilmu kesopanan, ilmu kesusilaan ( Ethika, ethos, adat,budi pekerti dan akhlaq ). Dalam ilmu tashawwuf banyak sekali unsur unsur athika, ajaran ajaran akhlaq, Al akhlaqul karimah, baik kepada sesama manusia atau pada Tuhan.
  • Akhlaq yang di tekankan dalam tashawwuf adalah akhlaq yang
    akan membawa manusia menuju kebahagiaan dunia dan akhirat yang menjadi ciri kesempurnaan iman seseorang.
  • Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW, yang artinya : “Sesempurna sempurnanya orang mukmin adalah imannya dan palin baik budi pekertinya “.
  • Psikologia, yaitu masalah yang berhubungan dengan jiwa, Psikologi dalam pandangan tashawwuf berbeda dengan psikologi modern.
  • Psikologi moderndi tujukan dalam menyelidiki manusia bagi orang lain, artinya yaitu jiwa orang lainlah yang di selidikinya, sedangkan psikologi dalam tashawwuf memfokuskan penyelidikan pada diri sendiri.
  • Aesthetica, yitu ilmu keindahan yang menimbulkan seni, dan untuk meresapkan seni itu dalam diri, haruslah ada keindahan dalam diri sendiri, adapun puncak keindahan itu adalah cinta.
  • Dalam pandangan tashawwuf, orang akan merasakan indah jiwanya, bila jiwanya bersih dari sipat sipat tercela seperti hasud, hiqd, tama`,pemarah, licik dan yang lain lainnya. Selain hal tersebut ia juga harus menghiasi diri dengan sipat sipat terpuji.

Demikianlah yang dapat penulis sampaikan , kekurangan dan kelebihan adalah milik Tuhan dan kita serahkan kepadanya, dan berserah diri hanya kepadaNya, penulis.

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *