0

ODE PAGI DARI SEPENGGAL RINDU DI MALAMKU

Ode Pagi Sepenggal Rindu Di Malamku
ODE PAGI
Ode pagi dari ujung pelangi
Saat matahari menyingkap sehelai awan
Yangkau lumuri dengan kesetiaanmu
Dari batas batas waktu pertemuan
Padahal aku bahagia di waktu itu.

Seperti sungai pada muara
Dari hulu membawa keruhnya tanah
Juga pasir dari dasar hati
Dan aku terlena dalam keruhnya arus.

Memagut kesepian lewat asmara
Jalan masihlah panjang
Dan, ini hari belum begitu siang kan ?

SEPENGGAL RINDU
Sungairinduku mengalir
Mengarusi bawah sadar, dan jika engkau kenali
Arus tak hanya engkau jumpai dalam air yang mengalir
Tapi juga di dadaku.

Dan engkau penggal menjadi bagian bagian
Dan engkau alirkan itu dalam arus darahku
Dari sejumput rindu yang aku temui dan kau berikan
Sisa buah rindu dari pialamu.

Dari perlombaan ribuan napas dalam dadaku
Kau pun membisu, memanahku dari belakang
Sembunyikan sisi hatimu , sebagai sebuah pertanyaanku
Akankah kau kembali atau hanya berlalu ?

OO..MALAMKU
Oh malamku
Bila siang ada keraguan
Mungkin malam akan adaketenangan
Bernas dari kasih Tuhan, oase dalam kekeringan.

Oh malamku
Wujud dari buritan hati
Dari siang yang terdampar gelombang
Dan pucuk pucuk kegetiran yang terambilkan
Sampai esok pagi engkau bicara
Janganlah ragu jika aku tinggalkan !

Dan teruslah berjalan
Untuk menepikan hati yang telah tergelapkan
Dan hidup bukan lagi malam
Teruslah berjalan, dan jawablah pertanyaan siang
Masihkah ada kebimbangan ?

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *