0

Inilah Adab Dan Tata Cara Dalam Berdo’a

Inilah Adab Dan Tata Cara Dalam Berdo’a, Satu hal atau pekerjaan, pasti akan ada tata catra atau adabnya, begitu pun degan cara dan adab dalam berdoa, dan hal ini tentunya akan sangat berpengaruh pada apa dari doa yangkita panjatkan dan kita inginkan agar terkabul.
Lalu, andai kata seperti itu , bagaimanakah adab atau tata cara dalam melakukan sebuah doa ? ikhwan tata cara dalam berdoa adalah hal yang mesti ikhwan ketahui dan seperti inilah cara atau adab dalam erdo’a, dan semoga dapat bermanpaat bagi ikhwan semua , Sa’id bin ‘Ali bin Wahaf Alqahthani menyimpulkan adab berdo’a dan sebab sebab do’a di kabukan sebagai berikut :

Berdo’a seharusnya seperti Ini !

  • Ikhlas mengharap ridha Allah
  • Di awali dan di akhiri dengan pujian kepada Allah dan Shalawat kepada Rasul Allah
  • Sungguh sungguh dan yakin akan di kabulkan
  • Tegas dan tidak tergesa gesa
  • Menghadirkan hati khusyu dan pasrah
  • Dinyatakan dalam keadaan lapang dan sempit ( Setiap situasi )
  • Berdo’a hanya kepada Allah
  • Tiak untk urusan keluarga, harta, keturunan dan diri sendiri
  • Mengendalikan suara, tidak samar samar dan tidak terlalu keras
  • Pengakuan atas dosa dosa dan memohon
  • ampunanNya, pengakuan atas anugerahNya dan tekad mensyukurinya
  • Tidak terkesan memaksakan ( Mengancam kalau tidak di kabulkan )
  • Merendahkan dir dan penuh harap dan rasa takut
  • Menolak kezaliman beserta taubat
  • Di ulang tiga kali
  • Menghadap ke arah Qiblat
  • Mengangkat tangan (Di luar shalat,terutama ketika wukuf dan istisqa
  • Dalam keadaan punya wudlu ( Jika memugkinkan )
  • Dengan penuh kesadaran dan kemantapan
  • Di awali untuk diri sendiri kalau akan berdo’a untuk orang lain
  • Tawassul ( Menggunakan perantara ) dengan Asma’ul Husna dan sipat sipat Allah yang Maha Agung, atau dengan ‘amal shaleh yang di lakukan sendiri oleh yang bedo’a, atau dengan batuan do’a orang shaleh yang masih hidup
  • Makanan, minuman dan kekayaan lainnya di peroleh dengan jala halal
  • Tidak berdo’a denga dan untuk dosa atau memutuskan silaturrahmi
  • Melaksanakan amarma’ruf nahi munkar
  • Menjauhi dosa dan maksiat.

Itulah ikhwan , tata cara dan adab adab dalam berdo’a yang mesti kita ketahui dan coba untuk berinstropeksi diri, mengapa do’a kita seakan dan seolah olah tidak di kabulkan oleh tuhan yang Maha Esa ! siapa tahu di saat kita mempunyai hajat dan keinginan ada hal dari adab adab tersebut yang kita luakan atau terlupa , sehingga do’a kita tertangguhkan atau seperti kurang di dengar oleh Allah Swt, salam penulis.

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *