0

Jin Hadirkah Mereka Di Antara Kita ?

Jin, Hadirkan Mereka Di Antara Kita ? Suatu hal yang membuat kita penasaran akan adanya, walau pun jelas banyak sekali keterangan yang termaktubdalam al Qur’an akan da dan keberadaan mereka, tetapi sesuatu hal apa pun mesti pula kita ketahui sebagai pengetahuan.

Sesuatu yang samar atau ghaib bagi kita sebagai manusia yang terbatas untuk menembus alam yangghaib, ya di katakan begitu karena keberadaan mereka yang tak terlihat  mata biasa, tetapi benarkah mereka pun mengikuti majlis tak’lim juga ?

Al-Qur`an telah memberitakan akan hal  bahwa sekelompok kaum jin mendengarkan Al-Qur`an, sebagaimana tertera dalam surat Al-Ahqaf ayat 29-32. Kemudian Allah menyuruh Nabi kita Shallallahu ‘alaihi wa sallam agar memberitahukan yang demikian itu. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

“Katakanlah (hai Muhammad): ‘Telah diwahyukankepadaku bahwasanya: sekumpulan jin telah mendengarkan Al-Qur`an, lalu mereka berkata: ‘Sesungguhnya kami telah mendengarkan Al-Qur`an yang menakjubkan’,” dan seterusnya. (Lihat Al-Qur`an surat Al-Jin: 1)

Tujuan dari itu semua adalah agar manusia mengetahui ihwal kaum jin, bahwa beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam diutus kepada segenap manusia dan jin. Di dalamnya terdapat petunjuk bagi manusia dan jin serta apa yang wajib bagi mereka yakni beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, Rasul-Nya, dan hari akhir. Juga taat kepada Rasul-Nya dan larangan dari melakukan kesyirikan dengan jin.

Dan andaikata jin itu sebagai makhluk hidup, berakal dan di bebani perintah dan larangan, maka mereka akan mendapatkan pahala dan siksa. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun diutus kepada mereka, maka wajib atas seorang muslim untuk memberlakukan di tengah-tengah mereka seperti apa yang berlaku di tengah-tengah manusia berupa amar ma’ruf nahi mungkar danberdakwah seperti yang telah disyariatkan Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya. Juga seperti yang telah diserukan dan dilakukan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam atas mereka. Bila mereka menyakiti, maka hadapilah serangannya seperti saat menghadapi manusia.

Untuk berdakwah di alam  jin tidaklah mengharuskan seseorang untuk terjun menyelami seluk-beluk alam dan kehidupan mereka, serta bergaul langsung dengannya. Karena semua ini tidaklah diperintahkan. Sebab, lewat majelis-majelis ta’lim dan kegiatan dakwah lainnya yang dilakukan di tengah-tengah manusia berarti juga telah mendakwahi mereka.

Sebagian orang mengira bahwa para jin itu tidak menghadiri majelis-majelis ilmu. Ini adalah sangkaan yang keliru. Padahal tidak ada yang dapat mencegah mereka untuk menghadirinya, kecuali di antaranya adayang mengganggu dan ada setan-setan.

Mohonlah perlindungan padaNya dengan berdo’a,

“Ya Rabbku, aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan setan. Dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Rabbku, dari kedatangan mereka kepadaku.” (Al-Mu`minun: 97-98) .

Pendek kata demikianlah yang dapat penulis sampaikan sebagai pengetahuan, salam penulis.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *