0

Cara Berdo’a ijabah !

Cara Berdo’a : Minta Di Do’akan Mudah Berdo’a Yang Susah ! Dalam setiap waktu dan kesempatan kita akan selalu , apa yang di sebut tercapainya suatu tujuan dan keinginan kita dapatkan, semudah itukah ?, hal ini tidaklah mudah, sebab ada yang di sebut pengorbanan dan perjuangan !, meminta di do’a kan itu memang mudah, tetapi untuk mendoakan dan berdo’a , itulah yang berat dan susah !.
Sebab sebab do’a di ijabah atau tidak pun berbeda beda , tak selalu sama, sebab do’a juga mengandung unsur rahasia, terkadang kita mencoba berdo’a , tetapi kenyataannya tak seperti yang kita harapkan, dan mana kala kita melihat orang yang berdo’a apa adanya, ala kadarnya, bahkan terkesan main main dan iseng, kok di kabulkan, salahkah Tuhan ?.

Mengapa seakan akan do’a kita tak di kabulkan ?

Jika kita menafsirkan kalimat pertanyaan di atas, itu adalah salah kaprah besar, sebab setiap do’a akan di terima dan di kabulkan, tuhan tak pernah membeda bedakan, antara do’a orang shaleh dan do’a dari orang jahat, semua di terima dan di kabulkan ! ya, tentu ada pertanyaan lagi, mengapa lama sekali, tak seperti dia yang jahat dan buruk kelakuan.
Do’a juga adalah berkat, boleh jadi do’a kita di kabulkan, tetapi jika di dalamnya tak mengandung berkat, itu akan membuat kita tak selalu merasa puas dan bersyukur, dan sobat tinggal pilih, mau yang mana dan seperti apa ?.
Do’a juga adalah ujian,sesuatu yang kita harapkan atau inginkan , tentu perlu sebuah pengorbanan dan pengorbanan serta perjuangan juga memerlukan ujian untuk menguji kapasitas seseorang jika saja do’anya di kabulkan, bisakah dia bersyukur atau tidak ?.
Do’a juga adalah siksaan, ya, sebab do’a pun merupakan siksaan bagi orang orang yang berdosa, dan tuhan menyiksanya dengan menangguhkan apa yang ia pinta pada do’anya hingga ia berbuat baik serta beribadat dan menyesali dosa dosanya.
Do’a juga butuh keyakinan dan keuletan, setiap pekerjaan janganlah sobat lakukan setengah setengah , sebab itu tak akan banyak menghasilkan apa apa, sedikit demi sedikit , lama lama menjadi bukit. Dan pribahasa ini seperti menggambarkah istiqamah dalam berdo’a , yaitu melakukan do’a secara rutin, setiap waktu atau dalam beberapa hari, ini di maksudkan sampai seberapa ingin dan yakin seseorang meminta, apa hanya do’a biasa atau ia memang beribadat ? sebab ibadah juga adalah do’a.
Kita mengerti dan masih banyak lagi hal hal tentang do’a dan apa yang ada di dalamnya, tetapi terkadang kita rasa penasaran itu selalu ada,

Mengapa orang jahat dan ingkar seperti di kabulkan doanya ? .
Beberapa sebabnya adalah:

Do’a mereka yang terkabulkan adalah merupakan sangkaan! Mengapa demikian, sebab ada pertanyaan , jika bukan tuhan yang mengabulkan, lalu siapakah yang mengabulkan do’a mereka dan berkedok Tuhan ?
Jika saja mereka orang orang yang ingkar terhadap tuhan, tentu saja tuhan berikan sebab mereka hanya akan merasakan kenikmatan di dunia yang fana saja, dan mereka akan merasakan siksa yang pedih di alam akhirat dari akibar keingkarannya terhadap Tuhan.
Hal tersebut juga dapat merupakan peringatan dan juga sebagai sindiran, Tuhan mengingatkan bahwa di balik ada ke “ AKU” annya seorang manusia ada tuhan yang mempunyai segalanya dan dapat menghancurkan keinginan mereka kapan saja !.
Dan juga sebagai sindiran dan peangguhan siksa, Tuhan kabulkan do’a dari orang yang ingkar, lalu ? apakah ia beriman dan bersyukur, ataukah seakan apa yang ia dapat seperti tak melibatkan ketentuan Tuhan ? sampai batas peringatan tiba dan Tuhan akan hancurkan apaapa yang ada padanya.
Sobat, berbagi adalah sebuah keharusan , sekecil apa pun jika itu nantinya dapat berarti, mengapa tidak, sebab Tuhan ajarkan sebuah kebaikan bagi kita dan ada bagian bagain yang untuk kita bagikan kepada sesama manusia, dan tentu untuk kebaikan pula, salam penulis.

 

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *