0

Fakta Tentang Gibbons

Fakta Tentang Gibbons, Gibbons adalah pameran kebun binatang yang populer karena kemampuan mengayunkan lengan mereka. Orang-orang tertarik dengan kemampuan mereka untuk berayun dengan mudah. Bahkan para ilmuwan pun terpesona dengan kemampuan akrobatik mereka yang luar biasa.

Kelincahan mereka di puncak pohon hutan, membuat semua orang tertegun. Perlu dicatat bahwa owa bukan monyet, tapi kera kecil. Kurangnya ekor dan adanya tulang belikat rotator mengembalikan fakta. Jika mereka salah mengira monyet, itu karena penampilan mereka yang kecil dan langsing mengandung kemiripan dengan mereka.

Gibbons adalah kera kecil, yang dikenal dengan kemampuan akrobatik dan mode bipedal penggeraknya. Dari beberapa fakta tentang primata ini yang membuat mereka begitu populer, fakta bahwa mereka ditemukan tidur dalam posisi tegak mungkin yang paling mempesona.

Klasifikasi taksonomi

Kerajaan: Animalia

Filum: Chordata

Kelas: Mammalia

Pesanan: Primata

Suborder: Haplorhini

Infraorder: Catarrhini

Keluarga: Hylobatidae

Genera: Nomascus, Symphalangus, Hoolock, Hylobates

15 spesies owa yang masih ada ditempatkan di bawah empat genera: Nomascus, Symphalangus, Hoolock, dan Hylobates.

Ciri fisik

Juga dikenal sebagai kera kecil, owa relatif kecil, ringan, gesit, dan hewan ramping dengan kepala bulat kecil, wajah datar, lengan panjang, jari-jari panjang, dan jempol pendek. Ciri khas lainnya dari spesies ini termasuk bola dan soket di pergelangan tangan mereka, dada lebar, tangan dan kaki yang terjepit, tidak adanya ekor, dan adanya angka yang berlawanan.

Tubuh mereka ditutupi dengan bulu lebat, lembut, ringan sampai coklat gelap. Ini mencakup sebagian besar bagian tubuh mereka, kecuali wajah, jari tangan, telapak tangan, telapak kaki, dan ketiak. Rahang kecil mereka menunjukkan gigi taring yang tajam. Owa owa umumnya lebih berat daripada rekan laki-laki mereka.

Habitat

Gibbons menghabiskan sebagian besar waktunya untuk berayun di pohon. Dengan demikian, mereka diklasifikasikan sebagai hewan arboreal. Mereka ditemukan di alam liar di hutan hujan tropis dan subtropis di Selatan, Tenggara, dan Asia Timur.

Negara-negara seperti China, Myanmar, Indonesia, Malaysia, Bangladesh, Vietnam, India, Thailand, dan Kamboja memiliki hak istimewa untuk menampung sejumlah kecil owa.

Berbeda dengan kera besar, owa tidak membangun sarang. Mereka bisa tidur dalam posisi duduk, karena mereka memiliki bantalan berdaging, tanpa saraf, menempel pada tulang pinggul, disebut isosial callosities.

Mereka ditemukan tidur dalam posisi duduk di garpu cabang, dengan kepala terselip di pangkuan mereka dan lengan panjang mereka melingkari lutut mereka. Kelompok owa memiliki pohon tidur biasa dimana mereka berkumpul sekitar pukul 1600 – 1800 jam. Mereka primata diurnal, aktif sekitar sepuluh setengah jam sehari.

Makanan

Gibbons kebanyakan menikmati buah-buahan, yang mereka konsumsi saat berburu di antara pepohonan di siang hari. Mereka juga mengunyah tunas lembut, daun, biji, kulit kayu, dan bunga. Telur dan serangga juga merupakan bagian dari makanan mereka.

Lengan panjang mereka memungkinkan mereka berayun dari satu cabang ke cabang lainnya atau bahkan satu pohon ke pohon lainnya. Mereka dapat tetap ditangguhkan oleh tangan mereka, karena jari-jari panjang mereka memungkinkan mereka untuk mendapatkan pegang yang baik pada cabang dengan bertindak seperti kail.

Gerakan berayun-lengan ini disebut brachiasi. Ini memungkinkan mereka mengayunkan jarak sekitar 50 kaki di pohon setinggi 200 kaki, dengan kecepatan sekitar 35 mph.

Selain berayun, primata ini juga diketahui menggunakan gerakan bipedal. Mereka berjalan kaki dengan lengan mereka membantu menjaga keseimbangan.

Mereka sering mengerahkan berat badan mereka di tangan mereka dan kemudian mengayunkan kaki mereka. Mereka tidak diketahui berenang meski, dan dengan demikian menghindari air.

 

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *