0

Habitat Kuda Zebra

Habitat Kuda Zebra, Periset menggunakan pola garis yang berbeda ini untuk tujuan identifikasi, dan dikatakan bahwa zebra juga melakukan hal yang sama.

Mereka merumput dan bergerak dalam kelompok, oleh karena itu menjadi sulit bagi predator mereka untuk mengidentifikasi target, karena yang bisa mereka lihat hanyalah sekelompok garis bergerak!

Oleh karena itu, garis-garis secara tidak langsung melindungi mereka.

Zebra adalah hewan bergaris yang menakjubkan dengan garis hitam dan putih khas. Mirip dengan sidik jari pada manusia, setiap zebra memiliki pola garis yang unik-tidak ada dua zebra yang memiliki garis yang sama.

Zebra ditemukan di berbagai ekosistem seperti sabana, padang rumput, pegunungan, dan hutan terbuka. Namun, dari tiga spesies yang ada, masing-masing tinggal di daerah yang berbeda sesuai kebutuhan air mereka.

Zebra milik keluarga Equidae (hewan berkaki tunggal), meskipun dua dari spesies pohon termasuk dalam subgenus Hippotigris, dan satu lagi milik subgenus Dolichohippus. Seperti kuda, ini juga disesuaikan dengan baik untuk berlari cepat dengan alasan keras (40 mph). Adaptasi lainnya termasuk penglihatan yang bagus (night vision yang bagus juga) dan sistem pencernaan yang baik untuk mencerna rumput yang mereka makan.

Saat ini, ada tiga spesies

  • Yaitu zebra polos (yang paling umum), zebra Grévy (Equus grevyi), dan zebra pegunungan (Equus zebra). Mereka dikelompokkan menjadi delapan subspesies. Semua spesies adalah herbivora, makan rumput dan tanaman lainnya.
  • Dewasa biasanya mengukur sekitar 1,5 m (5 kaki) pada tinggi bahu.
  • Spesies hidup terbesar, ‘zebra Grévy’, beratnya bisa mencapai 450 kg (990 lb). Mereka memiliki masa kehamilan satu tahun. Masa hidup mereka sekitar 12 tahun di alam liar. Sekarang setelah mengetahui beberapa informasi dasar, mari kita lihat lebih dalam habitat mereka.

Habitat Zebra

Hewan-hewan ini lebih suka tinggal di padang rumput terbuka dan hutan dimana ada vegetasi yang cukup. Mereka adalah hewan yang sangat sosial, yang sering berbagi wilayah mereka dengan penggembala lainnya.

Mereka cenderung pindah ke daerah yang berbeda di habitatnya berdasarkan ketersediaan makanan, air, dan kehadiran pemangsa (safety). Mereka bahkan merumput di daerah yang berbeda pada siang dan malam hari untuk menghindari pemangsa terburuk mereka, singa.

Selama musim hujan, mereka bermigrasi dalam kelompok besar, melewati berbagai area seperti padang sabana dan padang rumput. Karena kebutuhan air setiap spesies bervariasi, kisaran masing-masing spesies berbeda.

Spesies ini membutuhkan pasokan air yang mantap sehingga mereka menghuni daerah dekat sumber air, tidak lebih jauh dari 7 – 8 mil (12 km). Di antara ketiga spesies tersebut, zebra polos adalah spesies yang paling banyak didistribusikan.

Rentangnya menyebar dari Sudan ke Zimbabwe di Afrika Timur sampai Angola di barat. Ini lebih menyukai daerah terbuka dengan tidak banyak vegetasi. Saat bermigrasi, hal itu juga bisa dilihat di dataran Serengeti.

Zebra Grévy’s

Spesies ini eksklusif untuk bagian-bagian tertentu dari Kenya utara, Ethiopia dan Somalia (jarang). Karena membutuhkan sedikit air dibandingkan dengan spesies lainnya, ia dapat bertahan dalam kondisi seperti kekeringan.

Oleh karena itu, ini lebih menyukai kondisi semi kering di mana ia memakan kacang polong, jelajahi, dan rumput. Spesies ini dikenal bertahan hidup tanpa air hingga 5 hari. Selama musim kemarau, mungkin bergerak ke daerah yang berbeda, atau menggunakan kuku runcingnya untuk menggali lubang air.

Ini adalah spesies langka karena direbus untuk kulitnya, dan harus bersaing dengan ternak di daerah tersebut untuk sumber air dan makanan.

Zebra Gunung

Zebra gunung ditemukan pada ketinggian yang sangat tinggi, ketinggian sekitar 4.000 meter di atas permukaan laut rata-rata. Zebra gunung gunung dikenal untuk menghuni perbukitan Afrika barat daya, sedangkan zebra gunung Hartmann ditemukan di Namibia dan Angola.

Kaki mereka yang tajam dan tajam membantu mereka mendaki dan menuruni lereng gunung. Mirip dengan zebra Grévy, mereka bisa bertahan dalam kondisi seperti kekeringan. Mereka lebih menyukai dataran tinggi karena varietas rumput pilihan mereka tumbuh di daerah ini.

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *