0

Ibadat Umrah ,Tertib Thawaf

Ibadat Umrah ,Tertib Thawaf, Thawaf merupakan rangkaian dalam ibadat umrah, setelah miqat serta memperbanyak talbiyah, shalawat dan berdo’s, seterusnya memasuki tanah suci dan memasuki masjidil haram.

Urutannya , adalah :

  1. Membaca do’s sebelum emasuki masjidil haram ( Babussalam )
  2. Membaca do’a saat melihat ka’bah
  3. Membaca do’a saat melintasi maqom Ibrahim

Thawaf di awali dengan :

  • Dengan mencium tangan , mengecup pada sudut Hajar Aswad sejajar atau garis lurus dengan lampu hijau
  • Istilam di setiap sudut rukun yamani ( Tidak mengecup ).
  • Berdo’a di multazam sebelum atau sesudah melaksanakan thawaf

jjjj

  • Lalu, shalat sunnat sebelum atau sesudah thawaf searah dengan maqom Ibrahim
  • Kemudian, setelah selesai melaksanakan shalat
  • Shalat sunnat di hijr Ismail, jika saja mungkin untuk dapat melakukannya
  • Meninggalkan ka’bah sambil mencium tangan atau istilam
  • Dan, meminum air Zam – zam sambil berdiri menghadap arah kiblat

Sebagaimana dalam hadits bukhori Muslim : “ Bahwasanya Nabi Muhammad SAW saat tiba di Makkah, pekerjaan yang pertama beliau kerjakan adalah mengambil wudhu, kemudian thawaf di baitullah “.

Hal – Hal Yang Membatalkan Thawaf

Thawaf dapat batak di karenakan oleh hal sebagai berikut ini :

  1. Batal wudhunya
  2. Apabila terlihat auratnya
  3. Membelakangi ka’bah atau ka’bah ada di sebelah kanan

Dan, jika saat thawaf salah satu hal tersebut di lakukan , maka thawaf yang batal hanya thawaf putaran itu saja.

Tata Cara Pelaksanaan Sa’i

Tata cara pelaksanaan sa’i juga adalah bagian dari rangkaian tatacara pelaksanaan ibadat umrah, adapun tatacara tertib pelaksanaan sa’i sebagai berikut :

  • Membaca do’a saat mendekati bukit shofa
  • Berdo’a di bukit shofa sambil menghadap arah kiblat
  • Melaksanakan perjalanan pertama: dari bukit shofa menuju bukit Marwah sambil berdo’a
  • Berdo’a di antara dua pilar hijau sambil berlari kecil dan hal ini di sunnat-kan bagi laki – laki
  • Berdo’a saat mendekati bukit Marwah
  • Kemudian melaksanakan perjalanan kedua : dari bukit marwah menuju bukit shofa
  • Berdo’a di antara dua pilar hijau sambil lari – lari kecil ( di sunnat-kan bagi laki – laki )
  • Berdo’a saat mendaki bukit shofa atau marwah
  • Melaksanakan perjalanan ketiga sampai ketujuh sebagaimana perjalanan pertama dan kedua
  • Lalu, membaca do’a saat selesai sa’i di bukit marwah
  • Kemudian melaksanakan Tahallul atau menggunting rambut, minimal 3 helai

Demikianlah tatacara pelaksanaan ibadat umrah thawaf dan yang membatalkannya , juga tatacara pelaksanaan sa’i, semoga bermanfaat.

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *