1

Ilmu Sihir, Tenung, Santet Dan Vodoo

Misteri Ilmu Sihir , Tenung, Santet dan Vodoo, Mendengar istilah sihir atau santet, sebagian besar kita akan berfikiran tentang  sesuatu yang mengerikan seperti yang sing kita degar, dimana seorang dukun melakukan ritual dengan cara memegang boneka manusia yang ditusuk tusuk dengan paku dengan tujuan untuk menyakiti seseorang .

Pada umumnya ilmu sihiratau tenung, santet atau sebutan lainnya disamaratakan tujuannya dengan ilmu hitam sejenis yang , Leak dari Bali,begu ganjang atau aneka jenis ilmu-ilmu hitam lain di Indonesia dengan beragam nama dan tata cara yang berbeda pula.

Di Bali kekuatan teluh desti terajana ada yang menggunakan sarana. Termasuk kayu yang dibuat mirip menyerupai bentuk manusia. Kemudian diberikan sesaji dan mantra untuk menyakiti orang yang dituju. Dan bila sekilas melirik jauh di seberang sana , maka di negeri Afrika ada juga kekuatan seperti teluh yang ada di Bali yang dinamakan dengan Voodoo.

Terlepas dari anggapan itu semua, Istilah Voodoo ,Vodun di benin juga Vodou, Voudou, atau ejaan lain yang bunyinya serupa di haiti, Vudu di Republik Dominika, diberikan kepada cabang-cabang dari suatu tradisi keagamaan spiritis animis yang berasal dari leluhur bangsa afrika barat.

Akarnya beraneka ragam dan mencakup bangsa Fon, Ewe, dan Yoruba dari Afrika Barat, dari Nigeria barat hingga ghana timur. Di Benin, Vodun adalah agama nasional.

Voodoo adalah turunan dari agama tertua di dunia yang telah dikenal ada di Afrika sejak awal peradaban manusia. Beberapa konservatif memperkirakan peradaban dan agama sudah ada lebih dari 10.000 tahun yang lalu di bumi ini.

Jauh sebelum bangsa Eropa memulai perdagangan budak, struktur Voodoo, seperti yang kita kenal sekarang, lahir di Haiti selama kolonisasi Eropa Hispaniola.

Kata “voodoo” berasal dari kata Afrika Barat “vodun,” yang berarti roh. Ini adalah praktek agama Afro-Karibia campuran dari banyak kelompok etnis Afrika seperti Fon, para Nago, para Ibos, Dahomeans, Congos, Senegal, Haussars, Caplaous, Mondungues, Mandinge, Angolese, Libya, Ethiopia, dan Malgaches.

Ilmu sihir , tenung atau santet merupakan suatu kekuatan ilmu hitam sejenis teluh dengan menggunakan sarana boneka atau patung. Kekuatan hitam ini berkembang di daerah daerah terutama di masa lalu, dan orang awam tak ada yang tahu seberapa besar dahsyatnya serangan sihir dan santet tersebut. Ada yang  mengatakan bahwa ada perjanjian dengan setan di dalam ritualnya.

Atau juga ada orang yang menyakiti menggunakan lmu sihir atau santet ini mati sehingga kekuatannya hilang dan sakit yang diderita oleh serangan ilmu sihir dan santet bisa sembuh. Tentu sebagian besar dari kita sudah tahu dan hafal dengan istilah ilmu magic atau lebih dikenal dengan sebutan sihir. Suatu sistem konseptual yang merupakan kemampuan manusia untuk mengendalikan alam kejadian, orang dan fenomena fisik melalui mistik, paranormal, atau supranatural.

Dan biasanya cara kerja ilmu sihir dan santet dalam melakukan aksinya ,yang acap kali di gunakan adalah sebuah boneka, melalui ritual , lalu menusuk nusukan jarum sampai orang yang di sihir atau yang disantet terkena  kiriman dari ilmu sihir dan santet tersebut, dan merasakan rasa sakit yang

luar biasa, dan jika saja kita deteksi melalui medis biasanya tak terdeteksi adanya gejala dari suatu penyakit, aneh bin ajaib !.

Atau dengan alat yang sama , tetapi kadang memasukan sesuatu ke dalam anggota tubuh si korban, hingga tak jarang kejadian yang tak masuk akal pun kerap terjadi, semisal keluarnya paku paku berkarat,atau benda lainnya yang kita kaji secara logika sungguh tak masuk akal sehat kita, tetapi itulah misteri sebuah ilmu  alat , ritual dan cara kerjanya bahkan ada yang langsung dengan cara mematikan si korban, wa,,h serem ya sobat misteri !.

“Saya punya boneka Voodoo asli dari Sinbamwe, Afrika berumur lima ratus tahun” ungkapnya. Patung boneka Voodoo terbuat dari kayu yang dari ujung sampai ujunganya berlubang secara alami. Dan itulah yang dianggap sebagai raja boneka Voodoo. Perjanjian setan yang dimaksud adalah dalam ritual pembangkitan ilmu hitam Voodoo, seseorang harus menyiram boneka Voodoo dengan darah segar.

dalam tingkatan Voodoo biasa darah segar yang digunakan adalah darah kucing hitam, gagak, anjing hitam, ular hitam dan semua binatang yang berwarna hitam. Saat itulah ada perjanjian dengan kekuataan setan agar bisa digunakan untuk menyakiti seseorang. Dengan cara boneka Voodoo dipegang sedemikian rupa kemudian ditusuk menggunakan jarum sambil menyebut nama yang akan disakiti. Seketika itu juga kekuatan Voodoo akan bereaksi pada orang yang dijadikan target kekuatan ilmu hitam Voodoo. Hanya saja Voodoo yang tergolong Voodoo biasa ini tak bisa sampai membunuh orang yang dituju. Sedangkan ‘raja’ Voodoo sangat ganas sekali yang bisa dikendalikan dari jarak jauh.

Bagi orang Afrika, Voodoo ‘raja’ ini menggunakan ritual altar persembahan, dengan mengorbankan seorang gadis menginjak akil balik. “Ritual itu terjadi ratusan tahun silam” papar Soelung yang pernah meneliti tentang keberadaan Voodoo ini. Para pengguna Voodoo, akan menusuk dan membelah dada gadis yang dipersembahkan pada altar pemujaan dengan sarana tulang kaki burung unta.

Kemudian jantungnya diambil dan dipersembahkan pada setan tentunya ada perjanjian gaib untuk dimasukkan ke dalam boneka Voodoo. Barulah bisa dipakai, dengan cara membayangkan wajah seseorang yang akan dibencanai dan menyiram boneka dengan darah segar serta ditusuk nantinya.

Atau juga orang yang menyakiti menggunakan lmu sihir atau santet ini mati sehingga kekuatannya hilang dan sakit yang diderita oleh serangan ilmu sihir dan santet bisa sembuh. Tentu sebagian besar dari kita sudah tahu dan hafal dengan istilah ilmu magic atau lebih dikenal dengan sebutan sihir. Suatu sistem konseptual yang merupakan kemampuan manusia untuk mengendalikan alam kejadian, orang dan fenomena fisik melalui mistik, paranormal, atau supranatural.

Voodoo merupakan sebuah aliran kepercayaan terhadap Tuhan yang dinamakan “Bondye” . Para penganut Voodoo (Vodouists) melakukan peribadatan kepada arwah roh-roh dan  dengan cara upacara ritual yang cukup rumit dan dipresentasikan melalui benda-benda keramat. Upacara Voodoo seringkali dilakukan dengan iringan musik dan tarian khas masing-masing daerah. Sejarah Voodoo berawal dari agama-agama spirits-animisme yang berasal dari wilayah Afrika Barat, bahkan di Republik Benin Voodoo merupakan agama nasional yang memiliki penganut sebanyak 23 % dari total penduduk disana.

Sedangkan Voodoo di Haiti merupakan Voodoo yang dibawa oleh para budak budak Perancis abad ke-18 di Saint-Dominigue, namun banyak pula penganut Voodoo yang menggabungkan kepercayaannya dengan agama lain seperti Yoruba, Taio, Bakongo maupun Katholik Roma. Kuil Voodoo disebut “Honfour”, di dalam kuil para Vodouists mengewali ritual dengan memasak jenis unggas  sebagai persembahannya.

Setelah semua persembahan selesai, kemudian dilanjutkan dengan serangkaian doa dan lagu-lagu serta pembacaan ayat-ayat yang ditujukan untuk Tuhan mereka, LWA. Pada upacara ritual Voodoo ini di pimpin oleh seorang Imam dan pendeta. Karena ritual dan tempat peribadatannya yang menyeramkan, Voodoo seringkali dikaitkan dengan ajaran Satanisme, dimana mereka percaya dan yakin pada mayat hidup (Zombie) atau boneka Voodoo. Dalam hal ini, boneka Voodoo lebih sering disorot karena dianggap sebagai sumber ilmu sihir paling kuat.

Ritual Ritual Dalam Sihir Dan Vodoo

Dalam banyak cerita, ritual Voodoo sebenarnya tidak jauh berbeda atau hampir sama menyerupai sebuah ritual Santet seperti yang ada di Indonesia. Seorang dukun Voodoo akan melakukan ritual untuk mengucapkan sumpah dan kutukan terhadap seseorang yang dituju dengan cara menusuk-nusukkan jarum kepada boneka tersebut, sehingga orang yang dituju akan merasa kesakitan ataupun celaka. Boneka Voodoo umumnya dibuat menggunakan kayu yang dibentuk menyerupai boneka manusia. Saat akan membangunkan roh yang ada di dalam boneka tersebut, sang dukun harus menyiramkan darah segar kepada boneka tersebut, baik darah burung gagak, anjing hitam ataupun kucing hitam. Banyak sekali cerita yang berkembang menyebutkan jika pada zaman dulu, dalam ritual Voodoo seringkali mengorbankan anak perempuan remaja atau gadis perawan. Para penganut Voodoo akan menyembelih dan membuka dada sang gadis tersebut sebagai sebuah persembahan dan diletakkan di atas sebuah altar yang terbuat dari tulang kaki burung unta. Organ tubuh lain seperti jantung juga diambil untuk persembahan sekaligus sebagai perjanjian gaib dengan LWA untuk memasukkannya ke dalam boneka Voodoo.

Konon, jika seseorang mendapat serangan dari boneka Voodoo, ia tidak dapat disembuhkan dengan cara apapun juga. Satu-satunya cara untuk mengobati sakitnya itu ia harus mendapatkan boneka Voodoo yang dipakai untuk menyerang dirinya dan kemudian membakarnya.

Ragam jenis ilmu memang berbeda beda , hanya saja cara menggunakannyalah yang menuntut suatu kebebasan , apa dan bagaimana sebuah ilmu di pergunakan, salam penulis.

;

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *