0

Inilah Gejala Toksisitas Methotreksat !

Imunitas rendah bisa berakibat dari kehancuran sel darah putih. Hal ini bisa menjadi alasan terjadinya infeksi. Hal ini juga dapat membawa Anda ke jumlah trombosit rendah atau anemia.Bahkan sejumlah kecil metotreksat berbahaya, maka setiap kali Anda mengkonsumsi obat ini berikut adalah beberapa gejala yang mungkin Anda amati.

Toksisitas paru-paru methotrexate dapat diamati yang mungkin terkait dengan batuk kering dan non-produktif.

Toksisitas hati methotrexate juga dapat diamati yang merupakan kondisi yang sangat parah dan bahkan dapat menyebabkan kerusakan hati.

Mual, demam, menggigil, sesak napas juga bisa diamati sebagai gejalanya.

Muntah dan diare berat bisa menyebabkan dehidrasi.

Pengobatan Toksisitas Metotreksat

Toksisitas Metotreksat dapat dipantau dengan tes darah biasa. Tes ini bisa dilakukan di unit onkologi. Jika darah menunjukkan toksisitas tinggi methotrexate, maka pengobatan harus segera dimulai.

Folinic acid (leucovorin) dapat diberikan dari dosis pertama pengobatan karena menghilangkan penyumbatan pada siklus asam folat. Makanya, mengelola berfungsinya sistem kekebalan tubuh dengan baik.

Toksisitas metotreksat dapat diobati dengan alkalinisasi kencing dan cairan yang adekuat, yang harus diberikan untuk mencegah gagal ginjal. Toksisitas dapat dikurangi sampai batas tertentu karena dapat dihilangkan dengan kencing.

Hemodialisis juga dapat dilakukan pada kasus gagal ginjal atau ginjal.

Terapi asam folat digunakan dalam beberapa kasus yang konon sangat efektif.

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *