0

Kahlil Gibran : Tentang Sebuah Kematian

Kahlil Gibran : Tentang Sebuah kematian, Terekam dalam sebuah bait bait yang ia syairkan, sebagai sebuah pengingat di kedalaman misteri sebuah kematian

Lalu Almitra berdiri lagi menanyakan, bagaimana penjelasan tentang kematian
Dan guru menjelaskan :
Sesungguhnya kau sendiri dapat menyelami rahasia kematian
Tapi betapa kau akan berhasil menemukan dia,
Selama kau tiada mencarinya di pusat jantung kehidupan ?
Burung malam yang bermata kelam, dia yang buta terhadap siangnya hari
Tiada mungkin membuka tabir rahasia cahaya
Pabila kau denga sesungguh hati ingin menangkap hakekat kematian
Bukalah hatimu selebar lebarnya bagi ujud kehidupan
Sebab kematian dan kehidupan adalah satu
Sebagaimana sungai dan lautan adalah satu
Dasar keinginan dan harapan manusia yang trdpendam
Terpedam pengetahuan tentang kehidupan di alam baka
Dan bagai benih tetumbuhan yang tidur di musim dingin di bawah selimut timbunan salju
Hati maanusia terlena dalam buaian mimpi musim semi
Percayailah impi itu, sebab di dalam kabut terkandung,
Pintu gerbang keabadian
Getarmu menghadapi kematian ibarat gemetarnya anak gembala
Ketika berdiri di hadapan raja, yang berkenan meletakan tangan,
Di atas kepalanya, pertanda restu dan sejahtera
Tidakkah suka cita si anak gembala, di balik gemetarnya,
Bahwasanya ia di perkenankan menerima restu sang raja ?
Namun demikian, bukankah penghargaan ini,
Semakin membuat gemetar jiwa ?
Apakah sesungguhnya kematian, selain telanjang di tengah angin
Serta luluh dalam sinar surya ?
Dan apakah arti nafas berhenti, selain membebaskannya dari
Antara pasang surut ombak yang gelisah
Sehingga bangkit menegembang lepas, tanpa rintangan menuju ilahi
Meregukair dari sungai keheningan, hanya dengan jalan demikian
Jiwamu akan menyanyi dalam kebahagiaan
Dan di saat engkau meraih puncak pegunungan
Di situlah bermula saat pendakian
Dan ketika bumi menuntut kembali jasad tubuhmu
Tiba pula saatnya, bahwa tarian yang sesungguhnya, mulai kau tarikan.

( sumber, Kahlil gibran, ” Sang Nabi ” Sri Kusdyantinah )

 

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *