0

KHALWAT UNTUK KETENANGAN HATI DALAM BERIBADAT

Kahlwat adalah salah satu sarana untuk melaksanakan dzikir agar dapat di lakukan dengan tenang, Tujuannya adalah belajar memetapkan hati, melatih jiwa dan hati agar selalu berkekalan dengan Allah SWT, dengan begitu tetap selalu memperhambakan diri kepada Allah.
Hal ini di dasarkan pada keterangan , amalan amalan yang tidak akan di terima oleh Allah kecuali amalan amalan tersebut di kerjakan dengan ikhlas semata mata dan hanya di tujukan kepada Allah saja.
Menurut keterangan dari hadits yang di riwayatkan oleh Nasaai dengan sanad muttashil dari Abu Umamah : “ Hanya amalan amalan yang bersih dan di tujukan kepada dzat Allah semata mata, tidak di perbuat karena hawa napsu dan karena selain Allah, yang di terima oleh Tuhan.
Hal ini mengingat umat Islam semakin hari semakin jauh masanya dari Nabi, makin kurang jernih matahari karena itu, karena sebaik baiknya masa adalah masanya Nabi sendiri, kemudian menyusul abd berikutnya dan kemudian abad sesudah itu.

Kemudian, bertebaranlah kedustaan, sehingga tidak layaklah di sangka suatu kebenaran pada kata dan perbuatanmereka, ini adalah hadits yang di pergunakan ahli tarekat agar umat Islam lebih giat membersihkan jiwanya guna mendekatkan diri kepada Tuhannya.

Selanjutnyamereka berkata, bahwa sesudah zaman yang baik dan zaman pedusta itu, hari demi hari umat Islam mekin jauh dari cahaya kebenaran nubuwwah Rasulullah SAW, mereka mengemukakan , jangankah kita yang sudah hidup di masa penuh kedustaan dan masuk golongan jahil dalam kabut hawa napsu tidak di anjurkan berkhalwat, sedangkan Imam al Ghazali yang hidup di masa umat Islam mencapai puncak ilmu pengetahuan di zaman 500 tahun setelah Nabi, beliau masih melakukan khalwat selama 40 hari.

Dan sebanyak tiga kali sampai mencapai 120 hari, bahkan Nabi Muhammad SAW sebelum di angkat menjadi Rasul juga melakukan khalwatdi Gua Hira’, beliau meninggalkan keluarga dan isi rumahnya dan dengan bekal makanan ka’ka’ dan zabib, beliau pun pergike Gua Hira’ itu.
Pekerjaan beliau dalam khalwat itu adalah tafakur tentang segala makhluk Allah SWT, adapula yang mengtakan pekerjaannya itu adalah dzikir hati, yaitu semata mata ingat kepada Allah dengan ikhlas dan sempurna, sehingga putus hubungan dengan selain Allah SWT.

Sesuatu yang baik dan berguna tak ada salahnya jika kita lakukan jika memang keadaan memungkinkan dan bukan merupakan suatu keterpaksaan atau sebab niat lain , sebab khalwat butuh kemurnian dari i’tikad dan hanya kepada Allah saja berserah diri, semoga bermanpaat.

 

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *