0

Misteri Kisah Aku Yang mati karenanya

Misteri Kisah Aku Yang mati karenanya, Dari sebuah catatan seorang sahabat” aku yang mati karenanya “ menyakitkan sekaligus mengerikan , lalu ada pertanyaan, karena apa ? walau semua tahu , kematian dapat di sebabkan oleh berbagai hal, baik sakit, kecelakaan, bunuh diri atau pun sebab sebab lainnya sebagai sebuah sebab datangnya ajal atau yang biasa kita sebut mati.

Tetapi , ia hanya tertawa bahagia sekali nampaknya, apa sebab sobat ? kita seakan ngeri dan takut ia malah tertawa seakan akan ia meraih sebuah kemenangan lewat apa yang ia katakan padaku, yang ku lihat ia sampai mencucurkan air mata, tetapi bukan menangis, tetapi karena rasa bahagianya dapat tertawa lepas , sebelum bibirnya mengatup kembali dan berkata “  Bukan itu yang aku maksudkan sobat ! katanya, menyeka air mata bahagianya dengann sehelai tissue yang ia bawa, dan kami berhadapan , menghirup minuman tradisional jahe yang menghangatkan badan di saat pagi yang dingin.

Ya, di puncak sebuah gunung  yang lelah untuk kita daki. Dengan tali hidup yang menjadi tali yang kuat untuk bergelantungan, dan itu catatan sahabat akan apa yang ia alami “ Sebuah kematian bukanlah hanya kematian jasad saja sobat, tetapi kematian yang lebih tragis lagi adalah kematian harapan dan semangat hidup “ katanya datar, dan sekarang aku lihat matanya seakan menerawang, air matanya terdiam di sela sela sudut matanya, ya, ia menahan tangis dan tak pura pura  serta bukan juga airmata yang tadi ia seka saa tertawa, bukan seperti itu.

Kematian jasad hanyalah mengembalikan apa yang kita punya pada yang lebih punya “ ya aku dengarkan , dan teruskanlah sobat ! ujarku. “Sedang kematian harapan dan semangat hidup tak akan pernah dapat kita kembalikan begitu saja, sebab ia tak akan berubah menjadi tanah di mana asal mula tercipta” berhenti sejenak. Lalu ? tanyaku, dan ia sepertinya menjawab apa yang aku tanyakan lewat tuturnya “ ya seperti yang kau tahu , seseorang mati, di kubur dan ia akan menjadi asal mula yaitu tanah, lalu pernahkah kau mendengar seseorang yang mengubur harapan dan semangat hidup yang seperti itu, tak ada bukan ? dan aku mengangguk pelan .

Kematian harapan dan semangat akan menuntut tanggung jawab sobat, ia tak akan berhenti meminta sampai kita tuntaskan tanggung jawab itu “ ah anda aku bisa ! ia seakan menyalahkan dirinya, sejauh yang kau rasakan apakah yang membuat dirimu mati sebelum kematian atau di lain kata hidup dalam kematianmu sendiri ?

Pertama karena aku salah berdiri, lalu langkahku tersesat dan akhirnya berjalan dalam kegelapan tanpa cahaya bulan atau pun damar sebagai penerang jalan, sampai aku rapuh dan tak melangkah lagi , cinta dan kepahitan itulah awal mulanya ! aku mengerti , memandangya dan memberi isyarat agar ia meneruskan apa yang menjadi kematian dalam hidupnya.

Lalu aku kecewa yang seharusnya itu tak perlu ada, tetapi itulah perjalananya ! “ Lalu kau mengambil jalan yang mana, meneruskan langkahmu lagi atau kembali ? raut mukanya terlihat kecewa “ Di sanalah salahnya sobat, seharusnya aku kembali , tetapi langkah ini seakan tak mampu lakukan itu dan aku terus pergi , meneruskan langkah yang lebih parah lagi, pecandu narkoba, tetapi kehilangan cinta tak lantas terhapus oleh itu , bahkan yang aku rasa aku semakin mendekati kematian dalam  hidupku.

“ Ya ,aku setuju ! jalan kedua yang kau ambil bahkan memperparah hidupmu sendiri, dan seharusnya itu tak terjadi dan setelah itu kau berada di sini ? ia mengangguk , “demi kehidupan  dalam hidupku , aku mencoba bertahan di sini dan terima kasih kau bersedia kesini menemuiku, menulis jalan hidupku yang tak perlu di lalui oleh yang lain dan cukup hanya akulah yang berada di sini “ aku juga sangat beruntung bertemu denganmu yang mau membuka masa kelam hidupmu sebagai cahaya bagi yang lain agar tak tersesat di perjalanan, dan aku tinggalkan ia di lembaga pemasyarakatan narkoba, semoga ia segera mendapat kehidupan setelah kematiannya selama ini,  ku tengok lagi lembaga pemasyarakatan narkoba  sekali lagi aku ucapkan “ semoga kau keluar sebagai pemenang dan mendapati hidupmu kembali sebagai hidup dan bukan kematian dalam hidupmu , salam penulis. 16

 

 

 

 

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *