0

Menularkah Bronchitis dan juga asma ?

Menularkah Bronchitis dan juga asma ? Bronkitis dan asma adalah dua dari gangguan pernafasan yang paling umum dialami seseorang.

Bronkitis adalah kelainan paru-paru yang terjadi saat bronkus, atau saluran udara di paru-paru, meradang akibat infeksi virus atau bakteri.

Bronkitis asthmatic adalah suatu kondisi ketika seseorang menderita keduanya, bronkitis dan asma.

Bronkitis bisa akut atau kronis tergantung pada faktor penyebab dan tingkat keparahannya. Di sisi lain, asma juga merupakan kondisi yang berkembang saat saluran pernafasan paru membesar atau meradang.

mkil

Pembengkakan menyebabkan penyempitan saluran udara yang menyebabkan kesulitan bernafas. Seseorang yang menderita bronkitis kronis dan asma menderita kondisi yang dikenal sebagai bronkitis asma.

Bronkhitis Asma

Bronkitis asma adalah suatu kondisi yang terjadi pada orang yang telah menderita asma dan terjangkit bronkitis atau sebaliknya. Gejala kedua kondisi ini kurang lebih sama, dan karenanya, sulit membedakan antara kedua kondisi tersebut.

Asma, bronkitis dan bronkitis asma dapat dipicu karena beberapa faktor seperti merokok, menghirup atau terkena polusi yang ditimbulkan udara seperti asap, debu, serbuk sari, jamur, dan yang lainya.

Infeksi virus atau bakteri juga merupakan salah satu penyebab utamahal tersebut . Bronkitis asma atau asma bronkial berhubungan dengan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) yang terjadi saat seseorang mengalami kesulitan bernapas berat dan kronis. Gejala yang diamati pada orang yang menderita kondisi ini adalah sesak napas dan sulit bernafas, batuk, sesak dada, mengi, kelebihan produksi lendir, dll.

Bronkitis Asthmatik Menular atau Tidak?

Bronkitis itu sendiri menular, tapi, asma tidak. Bronkitis asthmatik bukanlah kondisi menular. Bronkitis asthmatik, dengan sendirinya, tidak menular. Namun, kondisinya bisa menular jika orang yang menderita kondisi ini juga memiliki gangguan pernafasan yang sudah ada sebelumnya. Oleh karena itu, kita dapat mengatakan bahwa bronkitis asma dapat menular dan juga tidak menular, tergantung pada gangguan pernapasan yang diderita seseorang.

Seperti disebutkan di atas, bronkitis asma bukanlah gangguan menular dalam dirinya sendiri. Namun, perlu dicatat bahwa bronkitis virus dapat menular selama 2-4 hari. Karena sebagian besar gejala gangguan pernafasan kurang lebih sama, penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter jika Anda mengamati gejala apapun. Ini akan membantu dalam mendiagnosis penyebab pasti dan gejala .

Pengobatan

Meskipun bronkitis asma bukanlah kondisi yang mengancam jiwa, penting untuk melakukan perawatan medis yang tepat agar tidak terjadi kondisi yang parah. Dokter akan menyarankan orang tersebut untuk menggunakan bronkodilator untuk membersihkan jalan udara, yang akan membuat pernapasan lebih mudah.

Dokter juga akan meresepkan beberapa kortikosteroid dan inhaler yang juga akan membantu mengobati gejala seperti sesak napas dan kesulitan bernapas. Terlepas dari metode pengobatannya, ada beberapa tindakan pencegahan yang perlu diikuti untuk mencegah aktivasi kondisinya.

Merokok (aktif sekaligus pasif) harus dihindari sepenuhnya; Kita harus menghindari paparan asap, debu, atau menggunakan masker wajah; Seseorang harus vakum secara teratur, dan jauhi hewan peliharaan berbulu.

Hampir semua gangguan pernafasan dapat diobati dengan menghindari merokok dan terpapar polusi udara. Kedua, mengikuti diet seimbang, dan berolahraga secara teratur akan membantu dalam meningkatkan kekebalan yang juga membantu menjaga infeksi.

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *