0

Misteri Dimensi Dua Waktu “Nu Najong Bobokong”

Misteri  Dimensi Dua Waktu “Nu Najong Bobokong” Ya , andai saja kelihatan batang hidungnya  sudah barang tentu aku tinju dengan kepalan tinju sekuat yang aku bisa, tetapi apa artinya jika semua seperti ini adanya, yang ada hanyalah angin yang bertiup dan untung nggak bau ! he he walau segumpal rasa marah tertanam dalam ruang dadaku, tetapi sekali lagi mana bisa aku lampiaskan , toh nggak ada siapa siapa !

Dan, misteri ini kadang kita jumpai di dalam pengalaman pengalaman seseorang , yapengalaman yang terkadang kita anggap mistis , karena itu memang adalah hal mistik , dan lain cerita jika ada seseorang yang menendang kita secara nyata , dan tentu kita akan sgera dapat melawannya atau menghindarinya, karena nyata dan terlihat !

Lalu , mengapa hal tersebut dapat terjadi ?

Dalam kisah dan pengalaman mistis itu adalah hal biasa, sebab kita juga mengedepankan hal hal logika walau pun apa yang kita hadapi berbau mistis atau memang sebuah mistis, toh ia juga akan berakar pada logika !

Semisal , tiba tiba kita terjatuh dalam keadaan kita berjalan biasa dan kita rasa tak ada siapa siapa, lalu anggapan kita ? he he ya itu biasa, sebab proses jatuh anda adalah juga biasa di alami setiap manusia pada umumnya, tetapi jika ada sesuatu hal yang anda anggap sesuatu yang aneh atau ganjil, semisal sebelum anda jatuh , anda seakan merasakan terantuk sesuata dan anda rasa seperti bukan benda nyata, tak apa anda sedikit curiga, sebab jika benar begitu mugkin sesuatu makhluk astral sedang duduk dan berdiri di depan anda yang tak dapat melihatnya, dan lalu ? ya tadi , anda terjatuh dalam keheranan , dan logikanya ? jika anda menjadi dia “ apa yang akan anda lakukan dan bagaimanakah perasaan anda saat itu ?

Dan hal hal itulah yang kita katakan “ Missunderstanding antar waktu dan dimensi “ dan keduanya kita dan dia tak berbuat salah , hanya keadaanlah yang menentukan bertemunya batas waktu dalam waktu yang bersamaan dan tak saling tahu dan memahami dan akhirnya terjadi sedikit tabrakan si pengisi dua dimensi ruang dan waktu tersebut.

Lalu ,bagaimanakah kita ?

Kita sebahgai makhluk dan juga dia , tak ada sesuatu yang salah, maka biarkanlah yang terjadi itu terjadi , dan itu biasanya hanya sesaat dan tak ada kata mengulang , sebab dalam seperkian detik pun semua akan berlalu begitu saja , terkecuali itu di pergunakan untuk bualan dan sensasi yang sebenarnya tidak dan begitu kurang berguna, dia adalah dia dan kita adalah kita , dua sisi yang berbeda, salam penulis.

 

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *