0

Misteri Gaib Perjalanan ke 5

Misteri Ghaib Dunia Lain,Perjalanan Ke 5, Matahari terik sekali, membakar kulit bumi dan merenggasi apa yang ada , sesuatu yang kurang enak untuk kita rasakan , tetapi tak usahlah dendam, matahari pun menyimpan banyak kebahagaian lewat datangnya sang hujan, menyejukan dan menyuburkan bumi dan itulah , hidup selalu berpasang pasangan, sebagai kuasa Tuhan di dalam Nya.

Dan aku tenggelamkan diri dalam kesejukan air, kali yang begitu bersih merengkuh tubuhku, membasuh danmemberi kesejukan di diri, tetapi aku seakan mendengar teriakan seseorang dan mendengar jelas “ Ada orang yang tenggelam  ! dan itu yang terakhir aku dengarkan sebelum aku mulai sebuah perjalanan,

Dan , aku rasakan , tubuh yang hampa, ku buka mata dan di perlihatkan sebuah kehidupan, yang mustahil aku percaya ! di bawah air sana , ada sebuah kehidupan , alam yang indah dan juga kehidupan yang sama seperti yang kita punya di dunia nyata. Seorang wanita menegurku “ Hei manusia , untuk apa kau datang kesini ? tanyanya, menyibakkan rambut yang terurai, panjang dan hitam lebat, berkilauan.

Aku memandang heran, “ Aku tak bermaksud ke sini , lagian siapakah nyai ini, aku berkilah dan mencoba bertanya. “ Ia memandang dan berkata “ Begitu kiranya tetapi lebih baik jangan terlalu lama ! Ia seakan mengingatkan , entahlah,aku tak tahu apa maksudnya ! .

Dan aku pun berjalan , kali ini lewati hutan, aku berhenti di penghadangan, tersentak tubuh yang besar dan tinggi “ Diakah raksasa, tetapi bukankah ia ada hanya dalam cerita, tak sempat aku pikirkan , ia merengkuh tubuhku sebelum aku melesat dan terbang meninggalkannya. Di sela teriakan mereka si tubuh besar yang mengejar.

Dan ,sampailah aku ke tengah kota, yang aku rasa begitulah kota harusnya, nyaman , bersih dan tertata rapi, ya nggak ku lihat sampah di sana sini , asri sekali !. ya lenggang,entah apa yang mereka prsiapkan ? aku hanya a diam memandang orang orang di kejauhan, lenggang di jalan , tetapi orang orang seakan bergerombol dan berkumpul di salah satu rumah , besar dan megah, apa itu mungkin rumah sang wali kota ? tanyaku dalam hati.

Bukan seperti itu , hei manusia ! seseorang terdengar bicara, dan aku merasa kaget di buatnya, aku menoleh , seorang kakek berdiri dan memandangku ! siapa dia ? , tanya hatiku, sekilas aku tahu , ia berusia tua, tubuh yang agak bongkok dan juga uban di kepala yang memutihkan semua rambutnya bahkan sampai pada kumis dan janggutnya !, ia tersenyum dan berkata lagi “ ya, aku sudah tua, umurku ratusan tahun  “ santai ia bicara dalam keherananku, heran darimana ia tahu apa yang ada dalam hatiku, sudahlah pusing aku di buatnya.

Sementara aku merasa, sang raksasa seakan masih mengejarku, walau belum aku lihat ujudnya,  “ Jangan pikirkan , ia takut memasuki kota ini, si kakek bicara “ raja akan menyambutmu ! sekali lagi kakek bicara dan seakan memberitahuku.

Ya ,sobat misteri, apa yang ia katakan adalah kebenaran, dan aku tak tahu tiba tiba serombogan orang mendatangiku penuh hormat dan mempersilahkan aku naik ke atas tandu, kelu dan aku turuti apa yang mereka mau !, dan benarlah , sang raja menungguku dalam wibawa yang agung ia berkata “ Lama aku menunggu, dan akhirnya , kini kau datang juga “ wa lah. Mana aku tahu itu ? , lalu, Duduklah dekat denganku dan mari bicara “, titah sang raja, sementara yang lain bersimpuh di lantai marmer berkilauan.

“Aku tahu kau tahu dirimu, tapi kau tak mengerti itu “ sang raja bicara, “Apa maksud paduka ? tanyaku penuh hormat, sang raja tersenyum “ Ini bukan alammu dankau harus bersyukur atas hal itu, mengembara ke alamku adalah karunia dan tak setiap manusia mendapatkannya, menyodorkan minuman segar dalam nampan emas dan kembali bertitah “ Sudahkah kau bertemu seseorang pertama kali ? tanyanya, “ ya, aku ingat paduka seorang wanita yang bertubuh aneh ! titah raja “ ya itulah, kau tahu itu , itu adalah bentuk sebuah kebenaran dankesalahan , kehidupan adalah potongan dari keduanya di manakau harus memilih benar dan salah, aku anggukan kepala” Lalu ? titahnya lagi “ dan yang menghadangku paduka, ya raksasa yang seram dan menyeramkan mengejarku  !kataku , raja tersenyum dalam kearifannya “ ya itulah kebencian dan juga iri dengki dan harapan yang sia sia, ia akan mengejarmu sampai kau di genggamnya dan mengikuti hawa napsumu !, sang raja berhenti “ Sampai di sini kau mengerti ? tanyanya, “ ya , aku mengerti paduka, jawabku ia meneruskan “ Tahukan kau si kakek tua yang kau temui itu, aku menggeleng “ Dialah apa yang di sebut kuasa tuhan , bisakah kau bersembunyi dariNya, semua tak bisa “ Inallaaha ‘aliimu bidhatissyuduur “ tuhan akan mengetahui segala isi hati manusia dan segala apa yang ada dalam ciptaanNya “ sampai di sini sang raja meneguk minumannya, dan “ Sampaikanlah sedikit ilmu ini pada sesamamudi alam manusia dan sekarang ku persilahkan kau pulang, tolong antarkan , terang sang raja sembari melambaikan tangan pada para punggawa.

Terus keluarkanlah , ia hampir siuman !, dan aku merasakan air dari perutku aku muntahkan , membuka mata dan bertanya, “ kenapa aku ? seseorang  menjawab “ Istirahatlah, kau baru saja tenggelam, salam penulis.

 

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *