0

Misteri Ghaib, Siapa Di Sana ?

Misteri Ghaib, Siapa Di Sana ? Hari ini hari rabu di mana siang terasa menyengat , apalagi di pesawahan yang tak ada tempat berteduh sungguh amat terasa terik , padahal hari ini adalah gerhana matahari sedang terjadi, tetapi tadi pagi, sekarang sudah agak siang dan panas kembali menyengat dan menidurkanku dalam istirahat yang panjang si siang ini, pulas sekali !

Sore merangkak menorehkan lembayung yang agak kemerahan bercampur warna lainnya dan warnanya menyilaukan mata kaena dari balik rahasia matahari menyinarinya dan ia lalu dalam temaram di waktu maghrib, ya , lumayan teduh dan nyaman rasanya, apalagi sehabis mandi dan sarapan, he he sayang ente nggak gosok gigi .

Dan mengapa malam seakan sunyi , hanya suara jengkrik dan katak yang meneriakan bangun ! pada setiap orang yang seakan mengurung diri di rumahnya masing masing , dan malam makin merangkak , pelan tapi pasti jam berdentang sebelas kali , sudah malam ternyata , dan aku duduk sendiri , tak ada suara “ mungkin orang orang pada tertidur pulas atau mungkin juga malas untuk keluar rumah.

Eh tiba tiba , aku merasakan sesuatu hal yang agak ganjil, kelebat kelebatan makhluk halus samar aku rasakan , dan aku hanya bilang “ jangan menggangguku , diamlah di sana alam mu bukan alamku ! hening sesaat, dan aku nyalakan tivi yang mempertontonkan itu itu juga, maklum film gratis dan nggak bayar , sehingga berpuluh kali film ini aku lihat he he ah begitulah sobat.

Saat seseuatu yang tadinya tak ku anggap memanggilku “ sep..sep ! dalam pikir siapa itu , ah mungkin temen main , untuk mengisi kesepiannya , tak ku jawab, ya dalam masa ini sedikit kewaspadaan aku siapkan, maklum banyak kejahatan , lalu aku intip dari balik gorden dan “ ah nggak ada siapa siapa , lalu siapakah yang memanggilku tadi ? ah itu hanya pendengaran saja ! pikirku, dan juga gerbang rumah juga nggak ada yang beda , tetap seperti semula “ heran juga  ! pikirku.

Dan aku masih penasaran , keluar rumah dan menunggu , dan aku katakan “ Siapa kamu, andai kau makhluk alam lain janganlah mengganggu , jika kebaikan maka datanglah ! malam jenin tak ada jawaban dan aku masuk kembali ke dalam rumah seraya heran menahanku dalam tanya “ siapa yang memanggilku ? he he puih ! dan aku tidur dalam buaian malam dengan sebuah kalimat “ kau ku maapkan kawan, pulanglah dengan tenang , dan aku terbangun , berdoa dan aku kisahkan kisah nyata ini , untuk anda renungkan ! salam penulis. noon , wake up and take a bath 16

 

 

 

 

 

 

 

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *