0

Misteri Keajaiban Do,a

Misteri Keajaiban Do,a, Amalan adalah do’a , dan do’a pun mesti di panjatkan sebagai sebuah permohonan, berserah diri akan diri manusia yang tak ada daya upaya dan kemampuan , jika saja tuhan tak membantunya dan juga sebagai sebuah pengakuan akan apa dan siapa diri manusia di mata Tuhannya, sungguh tak ada artinya , jika tanpa kehendaknya !

Tetapi ada yang berbeda , sebab do’a tidaklah sama walau semua permintaan di katakan atau di sebut sebuah do’a juga , sebab dua sisi terkadang terlihat sama walau pada kenyataannya amat jauh berbeda , dan begitulah mata manusia yang selalu kesilapan mata di dunia yang fana ini.

  • Do’a sebagai ibadah, shalat adalah ibadah di mana dalam shalat terkandung atau berisi doa, berdoa dalam permintaan yang khusuk dan juga menunaikannya sebagai sebuah kewajiban yang harus di lakukan manusia pada Tuhan yang menciptakannya

Perintah Berdo’a

  • Berdoa memang di perintahkan dan juga di anjurkan, dalam Al Qur’an tuhan berfirman yang artinya “ Berdoa.alah padaku , niscaya aku kabulkan apa yang kau hajatkan “. Dan jika kita pahami apa yang tuhan firmankan tersebut, betapa amat baik dan di haruskannya seorang manusia berdo’a pada tuhan yang menciptakannya.
  • Dalam kehidupan kita, kita juga sering mendengar, seorang orang tua memerintahkan dan menganjurkan kita untuk berdo.a pada tuhan sang Maha Pencipta, lalu dalam diri kita pun ada pertanyaan sebegitu pentingkah kita untuk berdo,a sehingga tuhan sekalipun memerintahkannya ?

Unsur Unsur Yang Terkandung Dalam Sebuah do.a

Doa atau munajat adalah pertemuan langsung antara yang di ciptakan dan yang menciptakan, sebab itulah di katakan , berdo’a hendaknya memakai tatacara dan adab yang di sebutkan dalam tata cara dan adab dalam berdo,a.

Do,a adalah penyampaian dari yang di ciptakan pada yang menciptakan, yaitu Tuhan Yang Maha Esa. Di mana dalam sebuah do,a akan terkandung hal hal dari yang di ciptakan Tuhan :

  • Pengakuan atas kelemahan manusia kepada tuhannya, di mana sesuatu hal apa pun di dunia ini dapat terjadi karena kehendakNya , dan manusia tak berdaya upaya selain dengan pertolongaNya saja, dan dalam hal ini do’a atau berdo’a adalah sarana yang menjembatani hal tersebut.
  • Bahwa betapa kita sebagai seorang manusia ( Yang Tuhan Ciptakan ) amat membutuhkan tuhan. Membutuhkan akan ke tak mampuan kita untuk melakukan sesuatu tanpa di beri kekuatan olehNya.
  • Tak berdo,a , di mata tuhan adalah sombong ! dan dengan berdo’a serta bermunajat kita melepaskan hal itu, tetapi kita pasrah dan juga tawakal akan apa apa yang tuhan berikan dan seorang manusia tak pantas berlaku sombong di mata tuhannya, sebab Dialah pemilik segala sesuatu hal apapun !
  • Berdoa juga adalah hal atau sebab berubahnya nasib seorang manusia atau kaum, tuhan berkehendak dan mudah untuk membolak balikan keadaan apapun dalam sekejap tetapi tanpa suatu ikhtiar dalam diri seorang manusia atau suatu kaum , keadaan atau nasib tak akan berubah begitu saja, selalu dan mesti harus ada sebuah ikhtiar dan setelah itu adalah kepasrahan pada tuhanlah yang kita sampaikan.

Adakah Keajaiban Dalam Sebuah Do,a.

Sebenarnya, keajaiban bukanlah suatu hal yang di cari dalam sebuah do,a, berdo.a adalah semata mata adalah beribadah pada tuhan, di mana do’a adalah otaknya ibadah dan pengakuan atas kebesaran tuhan, dan jika sebuah keajaiban yang di cari, takutnya akan tergelincir pada hal yang tak di haruskan dalam sebuah do,a.

Do’a yang sebenarnya adalah

  • bagian dari kewajiban dan ibadah, tetapi jika saja ada sebuah keajaiban di dalamnya tak lantas kita seakan memilikinya atau beranggapan semua akibat dari do.a tersebut ! sebab apa yang terjadi adalah anuhgerah dari tuhan untuk menunjukan kebesarannya dan juga kasihsayangNya kepada seorang ummat yang selalu mengingat dan bertasbih kepadaNya.
  • Do,a yang beralih warna, do,a tetaplah do,a , tak ada hal yang aneh di dalamnya, tetapi hanya manusialah yang selalu merubah apa yang ada, do,a yang di sajikan seakan sebuah hal yang di agungkan dengan melakukan hal hal di luar tatacara dan adab berdo,a , dan jika sudah seperti itu kita bertanya , siapa yang mengabulkan do,a doanya ? dan untuk itu , marilah kita bercerita :

Seseorang berdoa dengan ikhlas dan tanpa meminta apapun secara berlebihan, ia hanya mengamalkan do,a yang di perintahkan sebagai bagian ibadah dan mengingat tuhan,  tetapi sebuah keajaiban terjadi pada suatu malam ! Ia baru saja akan berangkat bekerja pada sebuah perusahaan , dan kebetulan waktu itu ia bertugas ( Shift ) malam, dan selepas shalat isya ia berangkat.

Dalam perjalanan , tiba tiba ia di cegat begal, tukang palak ! ia tak berdaya dan ia berpikir apa salah saya ? tetapi para pemalak itu seakan ingin segera mencabut nyawanya, dan ia hanya bisa pasrah saat clurit dan benda tajam lainnya seakan akan ingin mengoyak tubuhnya, ia hanya berpikir ah inilah kematianku ! tetapi apa yang terjadi ?

Yang ia rasakan sabetan clurit dan benda tajam lainnya seakan mainan anak anak yang hanya terasa seperti tepukan dan tak menyakitkan apalagi mengoyak tubuhnya ! hal itu membuat para pemalak terpaku dan menghentikan serangannya, mereka tampak heran dan ketakutan lalu membawanya serta meminta maap atas apa yang telah mereka lakukan padanya ! ajaib memang , sesuatu yang seharusnya telah membuatnya mati kini berbalik bahkan melindungi, memberinya minuman dan juga makanan , aneh bin ajaib ! dan karena ia harus segera bekerja maka ia pun mohon diri dan sekali lagi para pemalak sadis tersebut mengantarkannya dan seakan melindunginya hingga sampai di mana ia bekerja, lalu para pemalak tersebut kembali.

Dan ia hanya dapat berpikir seorang diri , ah apa yang terjadi tadi adalah sebuah keajaiban, aku tak memiliki ilmu kebal atau yang lainnya, tetapi aku seakan tak mempan oleh senjata senjata yang menebas dan jika secara logika dan biasa mungkin tubuhku sudah terkoyak menjadi beberapa bagian ! tetapi ini tidak ! aneh, ia hanya dapat bersyukur atas pertolongan tuhan , itu yang ia rasakan saat itu.

Ia pun ingat akan apa yang di ajarkan orang tua dan guru agamanya untuk selalu rajin berdoa pada tuhan, mengamalkan apa yang ia bisa dengan berzikir, dan ia ingat itu , ternyata do,a juga suatu saat akan menjadi wasilah penolong dalam kesulitan dan kesusahan. Tetapi ia tak merasa memiliki kekuatan apalagi sombong diri, semua karena tuhan  walau esok harinya kabar beredar bahwa tadi malam seseorang di keroyok dan di bacok tetapi tak mempan, ia hanya bertanya  seakan tak tahu apa yang terjadi semalam sambil tersenyum “ Siapa dia ?, dalam hatinya ia berterima kasih pada tuhan yang menjaganya dengan do,a yang selalu ia panjatkan , salam penulis.

 

 

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *