0

Misteri penjelmaan ular tersambit

Misteri Penjelmaan Ular Tersambit, He he , salam misteri , kali ini penulis membagikan cerita yang benar benar nyata an lebih kurangnya , ini adalah sebuah kisah misteri yang di alami seseorang dan kisah ini pun  kita mulai.

Seseorang bernama Muhdi, ya ia hidup di kampung yang masih asri dan ya, tentu ini berkaitan dengan zaman duu, dulu lagi he he, an sebagai seorang petani , ia pun  menyambi dengan beternak domba, lumayanlah untuk menambah nambah dari apa yang ia butuhkan.

Mengurus sang domba dan menjualnya setelah besar dan pada waktu itu hal tersebut lumayan menguntungkan he he nggak seperti zaman sekarang yang sudah di bilang terlalu padat dengan persaingan, zaman.

Lalu kisah ini pun bergulir lewat tutur kata yang ia katakan dan ceritakan pada penuilis suatu hari.

Ia bercerita : Suatu hari, sehabis aku mengerjakan pekerjaan biasa yaitu berladang , aku beristirahat sebentar di rumah untuk istirahat dan juga membersihkan badan, dan begitulah rutinitas masa lalu sobat, nggak ada motor.

Jalan hanya setapak kaki dan malam tanpa listrik , kasihan ya, he he..ya setelah istirahat ia lihat langit agak sedikit mendung, ia hampir lupa belum menyabit rumput untuk domba dombanya !.

Dan ia pun mempersiapkan sabit dan tempat membawa rumpiut yang terbuat dari bambu, dan biasa di namakan kolanding pada masa itu, dan ia pun pergi ke kebun dan biasa , ia menyabit rumput dan melihat lihat rumput  sebelah mana yang ia rasa baik dan segar bagi domba dombanya. Dan hampir selesai ia menyabit ketika sesuatu ia rasa tersabit dan ternyata benar sobat ! seekor ular tersabit , muhdi tercenung, nggak nyangka gitu dan ia pun berkata “ maapkan aku jikakamu merasa aku telah jahat padamu, aku benar bear tak sengaja ! “ pernyataan yang tulus ia ucapkan he he padahal sang ular sudah kabur entah kemana !.

Dan, ia sudah lupa akan kejadian tersebut, dan pada suatu hari , ia seperti biasa menyabit rumput untuk domba dombanya sampai kejadian yang menyentakakan hatinya terjadi, apa itu sobat ? saat menyait rumput, ia merasakan sseorang mengikutintya, mana saat itu agak sore menuju senja dan yang mengikutinya itu seakan melata dan, sampai ia melihat seekor ular di depannya seakan menghadangnya, dan ia anggap biasa, ular itu seakan marh, dalam posisi siap dan seakan memandangnya, tentu ini keanehan bagi seorang muhdi, dan ia ingat ingat, dan ya ingat akan ular yang tersambit olehnya secara tak sengaja, dan ia pastikan itu dengan cara melihat apakah ekor ukar itu buntung atau tidak dan ia pun waspada.

Dan apa yang ia lihat ? benar saja sobat, itu adalah ular yang pernah ia sambit, dengan agak sedikit gemeter, mudi pun berucap’ maapkan aku , apa yang aku lakukan terhadapmu bukan kesengajaan, lagian aku nggak tahu ada kamu di situ, dan maapkanlah kesalahanku jika itu kau anggap kesalahan, berhenti sbentar , sementara sang ular tetap menghadangnya dan mendirikan tubuhnya “ Tetapi jika amu tak percaya, apa boleh buat aku siap bertarung denganmu, maapkanlah ! menengar muhdi berbicara dan mungkin si ular merasa apa yang muhdi ucapkan adalah kebenaran, perlahan ia kembali ke tanah , melihat muhdi yang juga waspada, alhamdulillah ! ucap muhdimelihat ular itu pergi setelah ia melihat muhdi yang lagi berdiri seakan ia permisi , ladang sepi , dan muhdi pun pulang kerumahnya lagi, salam penulis.

 

 

 

 

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *