0

Misteri si Biwir Monyong

Misteri si Biwir Monyong, Misteri ini memang jarang di bicarakan sebagai sebuah keajaiaban , menilik dari tekstur apa ia harus di bicarakan, toch yang tersasa hanyalah adalah hal biasa, dan itu akan begitu banyak sekali berbeda jika saja hal hal mistik yang kecil anda alami dan nyata dan bukan hanya sebagai kisah yang sebagai isapan jempol semata.

Dan biasanya memang begitu, seseorang akan mencibir atasa apa yang orang lain alami dan anggapannya seperti tadi , lha mana ada, dan itu hanya sebagai isapan jempol semata agar ceritanya dapat di percaya orang dan terkenal di mana mana.

Sebuah keajaiban

Keajaiban biasanya bermula bukan dari hal hal yang besar dan luar biasa, tetapi ia datang dari hal hal kecil yang akhirnya menjelma menjadi sesuatu yang lain dan berbeda dari yang lainnya dan akhirnya menjadi hal yang luar biasa .

Dan itulah, keajaiban, dari under estimasi orang lain terhadap keajaiban itu sendiri,  kisah kecil bermula. Di pesawahan yang kita lihat begitu hijau, alam permai bak permadani  yang terhampar luas, seluas apa yang kita ingin walau tak semua kita dapatkan, he he karena ketidak adilankah atau karena syarat kepantasankah  ?

Dan dari sana pula ada keajaiban, jika kita sibak hijau alam dan tumbuhan sebuah binatang sembunyi dengan taring taring kecil yang siap untuk menghabisi apa yang kita punyai, walau ia sendiri mempunyai satu atau banyak musuh dalam hukum alam ini yang siap juga memangsa dirinya, ya Rat Destroyer ! musuh para petani padi , dan kadang kita jengah dengan kedatangannya kerumah kita, membongkar laci dan juga lemari kita atau ia akan mengobrak abrik tempat persediaan makanan kita, kecil tetapi merusak !

Sebuah keajaiban kecil Yang dapat memusnahkan !

Dan itulah si kecil yang berbahaya atau orang orang sunda menyebutnya si biwir monyong yang berbahaya ! he he kita dapat tertawa menertawakan akan apa yang kita bicarakan “ Apa yang harus di takutkan darinya ? walah ! padahal jika saja kita di serang olenya tentu kita akan tahu seberapa dasyatnya dia , yang di mata kita kita anggap kecil tersebut,

Si monyong ini dapat meluluhlantakan harapan harapan kita, manakala ia beraksi menggempur habis ladang ladang kita, dan membuat para petani menangis akan kegagalan panenannya, dan apa yang terjadi, kurangnya bahan pangan kita dan itu akan berakibat pada harga yang makin tinggi untuk bahan pangan kita yang satu ini, hebat dan dasyat bukan ?

Lalu, mengapa ak kita musnahkan ? memang mudah seprti apa yang terkatakan tadi, tetapi s monyong ini pun tak sebodoh anggapan kita, ia akan lari dan bersembunyi he he dan ia dari jaman ke jaman mengerti bagaimana cara lari dan enghindar,dan jika dulu ia hanya bersemunyi di lobang lobang , tetapi tidak semuanya pada masa sekarang, ia selalu cerdik , di mana ia mesti brsembunyi dan bersarang , tak jarang bahkan ia akan lari dan bersembunyi di batang batang pohon yang tak terjangkau, tak trjangkau kita atau pun ular ular pemangsa

Sebuah kisah menyeramkan !

Pak Luli , sore itu mengontrol padi yang akan ia panen esok hari, membahagiakan hatinya, melihat padi padi yang menguning dengan bernas emas yang menandakan bobot padi yang padat berisi, ia mengucap syukur, dan ia telah persiapkan orang orang kampung untuk menuai padi di sawahnya itu dan ia pun pergi.

Lalu, apa yang terjadi esok hari ? pak luli hanya bisa mengusap dada , apa yang ia harap ternyata tinggal hanya sisasisa dari si biwir monyong tadi dan untung ia nggak pingsan di sana ! lebih jelasnya sawah pak luli di srang hama tikus tadi malam, memang masihada sisa dari padi yang masih ada, tetapi hapir sepertiga padi yang akan ia panen abis musnah, dan akhirnya ia mmatalkan menyuruh orang untuk memanennya, biarkanlah , kpalang ! omongnya , hanya yang ada dalam pikirannya ia akan mengintip si biwi monyong itu nanti malam , toh masih ada seperempat padi di sawahnya sebagai pancingan, dan ia pulang mempersiapkan akan apa yang akan ia bawa nanti malam , mau tak mau itu kita seabut sebagai balas dendam !

Dan memang benar dengan apa yang kita pikirkan, pak luli mempersiapkan senapan angin kaliber 4 biasanya untuk menembak babi hutan atau binatang yang lumayan besar, tapi entah mengapa ia persiapkan itu hanya untuk enembak tikus kecil danmengerat, mungkin biar puas ! jaring,  juga beberapa sumpit dan tentu persediaan makanan selama ia menunggu kedatangan si biwir monyong yang merusak padinya itu.

Malam hening, pa luil tak sendirian, ia di temani si kasnan dan si kusnan dua saudara kembar, duduk di sebuah pasir di atas pematang sawahnya dan mereka mengobrol sejenak , terlihat mereka mencicipi makanan yang di bawa pak luli dan lagi lagi merokok untuk menghangatkan diri, setelah itu sepi , ya yang namanya mengintai apa harus teriak teriak ? he he.

Malam merangkak pelan , lalu sebuah keajaiban yang mengerikan datang , menghempaskan keberanian pak luli dan kawan kawan yang tadinya ingin balas dendam , di depan mata ! sebuah kenyataan yang tak mereka dan tak pernah mereka lihat sebelumnya, mendirikan buluroma dan memagut keberanian yang ada.

Ribuan pasukan si monyong atau tikus berbondong bondong menyerang padi pak luli yang tersisa, lahap mereka nikmati tanpa rasa takut dan bersalah , bahkan sebagian terlihat mendekati dan seakan memperhatikan mereka “ Ayo kus , tembak saja ! dalamm takut pak luli memberi perintah, kusnan isi peluru dan tak ! sebuah peluru menyerbu sasaran , tepat , telak mengenai tikus yang ada tak jauh darinya ! matikah ia ?

Dan inilah kanehan dan keajaibannya !, nggak sama sekali ! bahkan seakan akan ia tak merasakan apa pun , tetapi tiba tiba suara gemuruh datang , angin bertiup amat kencang, padahal di daerah pak luli tak pernah ada angin sebesar itu , juga terdengar suara suara asing yang juga tak pernah mereka dengar sebelumnya, dan seperti ada sebuah komando , pak luli dan kawannya lihat , ribuan tikus itu seakan menyongsong kedatangan sesuatu , berkumpul bahkan seperti berbaris, amat mengerikan ,  walau jika saja hanya satu ekor tak apa dan mengapa , tetapi jika ribuan ekor , kita pun dapat membayangkannya, seakan teror yang menakutkan.

Kusnan gemetaran , basah tak tertahankan dan kita maklumi itu, rasa takut yang amat sangatlah yang mendorong semua itu, lalu kejadian selanjutnya ? ya , masih dalam tatapan pak luli dankawan nya, suara cericit dari tikus tikus itu seakan bergema menjadi sebuah teriakan kedengarannya, bising dan menakutkan, sementara suara suara aneh tadi tak berhenti bahkan makin bergema , dan angin pun tampak lebih besar dan kencang dari pada tadi, dan sobat misteri sebuah bayangan kelihatan melayang dan terlihat samar pada awalnya dan berdiri di hadapan ribuan tikus tikus tadi, dan perlahan bayangan itu berujud ! sebuah perwujudan ghaib tampak ! ya ia menjelma menjadi tikus raksasa , tikus jejadian sebesar pasir kecil , sungguh amat mengerikan, dan pak luli cs begesr menjauhi tempat ribuan tikus dan raja tikus jejadian itu berada, ketakutan memang sudah tak tertahankan lagi rupanya, keringat mengucur deras dalam alam yang dingin juga aroma kematian seakan mendekati dan mereka hanya dapat memperhatikan kejadian aneh itu terjadi di kejauhan.

Dan mereka akhirnya tunggang langgang, karena seakan akan ribuan tikus yang di pimpin raja tikus jejadian itu seakan menyerang mereka , deru angin dan juga suara suara aneh seakan memburu dan mengetahui keberadaan di mana mereka bersembunyi, mereka tunggang langgang sampai tiba di depan rumah terkhempas dan tak bisa berkata, para warga mengerubunginya tanpa tahu apa yang membuat mereka seperti itu ?  salam penulis.

 

 

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *