0

Misteri siluman kuda hitam

Misteri siluman kuda hitam, Santer dan menjadi gunjingan warga teluk bujur akan adanya penampakan siluman kuda “ Apa benar dan siapa yang lihat ? kata Udin jetruk, saat waraga asyik membicarakan makhliuk misterius tersebut.

Seseorang bernama Ayay menjawab “ Tentu saja ada atuh Din, makanya orang – orang membicarakannya, mungkin kamu saja yang nggak tahu ! katanya . Udin menoleh Ayay yang seakan ia sendiri yag melihat penampakan siluman kuda sebagai mana yang di gunjingkan para warga Teluk Bujur.

“ Begitu yay, lalu apa kamu sudah melihatnya ? tanya Udin jetruik penasaran , ayay sedikit malu dan tersenyum , lalu ia menjawab “ Kalau aku belum lihat din , tetapi si Cepi melihatnya, katanya dari pinggang ke atas berbentuk kuda sedang ke bawah seperti manusia ! katanya, Udin monyong “ Sok tahu kamu Yay, aku kira kamu yang lihat .

Siluman kuda hitam

Ya , akhir – akhir ini, penampakan kuda hitam sering terjadi, dan para warga bertanya, darimana siluman itu datang atau mungkinkah ada salah satu warga yang memujanya ? tetapi rasanya nggak mungkin , sebab nggak ada warga yang mendadak kaya, he he selain hanya dengan berkhayal saja, he he berkahayal ingin kaya gitu !

Ya, walaupun si Omeng katakan “ Yang saya dengar nih  si koul katanya memuja siluman kuda hitam tersebut “ ia seakan yakin, tetapi warga lain menimpalinya “ mana mungkin atuh Meng, toh si Koul rajin beribadat, mungkin orang yang sirik pada kemajuan si koul saja yang membuat cerita bohong itu, hati – hati Meng , bisa bisa kamu memfitnah orang yang tak berdosa !

Omeng agak terkejut , rupanyaia sadar telah keceplosan ngomong, jika benar nggak ada apa apa , tetapi jika salah, “ Ya din jawabnya “ aku keceplosan. Udin menoleh, “ Makanya , jagalah ucapanmu Meng ! dan ia berlalu, sementara Omeng mengangguk.

Dan karena penasaran beberapa orang berencana mengintip apa yang sebenarnya di namakan kuda hitam, mengumpulkan keberanian untuk menangkap si kuda siluman seperti yang di katakan para warga.

Mereka mengintai dari balik rumah, malam merambat sepi , angin semilir seakan isyarat kedatangan kuda siluman, ya, sesuatu terdengar seperti kuda berjalan, dan ya ! seekor kuda seperti yang di katakan warga muncul, orang – orang yang mengintip pun hampir saja mengurungkan niat untuk menangkapnya, mereka pikir “ ya , juga apa yang di katakan warga !

Tetapi rasanya kadung untuk mundur, lagian yang mengintip nggak Cuma sendiri, mreka memperhatikan apa yang kuda hitam lakukan. Kuda itu diam , menoleh kiri kanan dan ya ! ada yang aneh, he he dari balik perut kuda sepertinya keluar sesuatu, ya hitam juga dan Ow ! ternyata seorang manusia tampak berdiri, memakai pakaian ala Ninja, siapakah dia, lalu mengapa seakan ia keluar dari perut kuda hitam itu ?

Kuda hitam itu tampak diam, sementara sosok brbaju hitam mendekati sebuah rumah, mengeluarkan sesuatu, ya , ia mengeluarkan karung , lalu untuk apa ya ? ah , semua warga tertipu rupanya, sosok kuda hitam siluman yang selama ini di takuti para warga , ternyata hanya akal – akalan pencuri, he eh sebabnya, sosok hitam  tersebut menangkapi ayam dan memasukannya ke dalam karung, jika ia siluman, h he mana mugkin hal itu ia lakukan !

Kesal yang di rasa para warga yang mengintip, mereka mengepung sosok berbaju hitam tersebut, dan di komandoi Udin Kombet mereka serentak menyerang an menangkap pencuri ayan tersebut yang mengaduh kesakitan di pukuli warga yang geram.

Sialan kau, rupanya kau yang menakuti warga di sini, di kira siluman ternyata kamu hanyalah pencuri Teriak warga di sela erangan pencuri yang di pukuli, wah ! untung saja polisi segera tiba , karena ada laporan dari warga, jika tidak , entah bagaimana nasib si pencuri ayam tersebut.

Dan esok hari, para warga tergelak akibat prasangkanya sendiri, he he pencuri eleh malah di anggap siluman, akhirnya teliti punya teliti, ada banyak warga yang kehilangan barangnya, makanya selidiki dulu baru bicara ya.

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *