0

Nabi muhammad di saat diam dan berbicara

Kisah : Keadaan nabi muhammad di saat diam dan berbicara, Hasan r.a. berkata, terangkan selanjutnya , dan pamannya pun bicara .

Jika beliau diam, selalu tampak seperti seseorang yang sedang sedih dan risau, dan terlihat seperti sedang berpikir, dan tidak pernah merasa nyaman dengan hal hal keduniawian , dan berbicara bila perlu.

Selalu memulai dan menutup pembicaraan dengan sepenuh mulutnya,  beliau berbicara dengan tuntas, jelas dan kalimat yang ringkas.

Bicaranya pu tidak di lebih lebihkan atau pun di kurangi, juga lemah lembut tutur kata dan bahasanya, bukan seorang yang kasar juga bukan seorang yang hina, selalu mensyukuri nikmat Allah Swt.

Walau pun apa yang di terimanya seakan kecil dan sedikit tapi beliau selalu menganggapnya besar dan tidak mernah mencelanya sedikit pun atau memujinya secara berlebihan.

Apabila ada orang yang mengoyak kebenaran , maka beliau akan marah sekali dan kemarahannya itu akan reda sehingga kebenaran itu di tegakkan , dalaam satu riwayat yang lain di sebutkan bahwa beliau tidak pernah marah apabila hal itu menyangkut urusan keduniaan .

Tetapi apabila ada yang mencoba coba merusak sesuatu yang haq ( Kebenaran ) , maka beliauakan arah sekali, sehingga beliau tidak pandang siapa pun juga dan tidak akan pula ada yang dapat menghalangi kemarahannya itu sampai kebenaran itu menang.

Apabila ( Penghinaan ) itu menyangkut diri beliau , beliau tidak akan marah, dan tak akan menuntut balas, apabila beliau menunjukan sesuatu akan beliau berisyarat dengan seluruh telapak tangannya dan apabila beliau sedang terpesona pada sesuatu perkara maka beliau mengembalikan telapak tangannya.

Jikasedang bercakap cakap maka beliau selalu menggerak gerakan tangannya, dan kadang memukulkan telapak tangannya yang kanan pada ibu jari kirinya yang bagian dalam.

Bila sedang marah, maka beliau akan memalingkan muka dan tak mempedulikannya, dan apabila sedang bergembira , karena pemalu maka beliau selalu menundukan pandangannya ( Menutup muka beliau ), tertawa beliau hanya berupa senyum saja dan senyumannya bagaikan air embun yang dingin.

Begitulah sipat dan keadaan beliau, semoga dapat mejai contoh bagi kita semua, salam penulis.

 

 

 

 

 

 

 

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *