0

Nyeri Perut Atas Saat Kehamilan

Nyeri Perut Atas Saat Kehamilan, Meski sakit perut pada kehamilan seringkali terbatas pada bagian

bawah, tidak jarang wanita juga mengalami nyeri di daerah atas. Dalam kebanyakan kasus, rasa sakit semacam itu bukanlah masalah serius.

Namun bagi sebagian orang, itu juga bisa menjadi gejala dari masalah berat. Oleh karena itu, sangat penting bagi wanita untuk mengetahui hubungan antara kehamilan dan nyeri perut bagian atas.

Meski sakit di perut bagian atas biasa terjadi pada kehamilan, hal itu juga bisa menjadi indikasi adanya masalah serius.

Oleh karena itu, penting bagi wanita hamil untuk mengetahui masalah seperti preeklampsia, sindrom HELLP, cholelithiasis, kontraksi Braxton Hicks, dan lain-lain yang dapat menyebabkan rasa sakit semacam itu.

ww

Paktor Penyebabnya

Hal yang menyebabkan sakit perut pada bagian tubuh saat kehamilan dapat bermacam – macam, paktor penyebab yang menyebabkannya , di antaranya :

Kontraksi Braxton Hicks

Terkadang, seorang wanita mungkin merasakan kontraksi pada trimester kedua dan ketiga kehamilan. Kontraksi ini bukan kelahiran segera, dan merupakan hasil pengetatan otot rahim untuk durasi yang sangat singkat. Mereka biasanya hilang dalam beberapa waktu. Tapi jika tetap bertahan, disarankan berkonsultasi ke dokter.

Persalinan preterm

Jika serviks wanita hamil membesar atau dia mulai mengalami kontraksi sebelum menyelesaikan 37 minggu, salah satu gejala akan terasa sakit parah di bagian atas perut. Gejala ini akan menjadi indikasi persalinan prematur dan akan memerlukan perhatian medis segera.

Infeksi ginjal

Biasanya, kondisi ini menimbulkan rasa sakit dan ketidaknyamanan di daerah perut bagian bawah dan panggul, namun jika infeksi menyebar ke arah ginjal, orang dapat mengalami rasa sakit dan ketidaknyamanan pada perut bagian atas juga.

Batu empedu

Kandung empedu adalah organ kecil yang menyimpan empedu (jus pencernaan yang membantu menghancurkan lemak) di dalam tubuh yang disekresikan oleh hati. Karena itu, berperan penting dalam pencernaan lemak. Namun, selama kehamilan, organ ini tidak bekerja dengan efektif, dan empedu dapat mengeras membentuk batu empedu atau cholelithiasis.

 

Radang usus buntu

Seorang wanita mungkin juga merasakan sakit akut di bagian atas perutnya saat hamil karena apendiks yang meradang yang disebabkan oleh pembesaran rahim. Sayangnya, sulit untuk mendeteksi masalah usus buntu selama kehamilan. Bisa berakibat fatal jika tidak diobati tepat pada waktunya. Oleh karena itu, jika Anda merasakan sakit di perut Anda, lebih baik segera bawa ke dokter Anda.

Peregangan tulang rusuk

Bila janin tumbuh dalam ukuran, tulang rusuknya juga meningkat, sehingga bisa membantu bayi agar sesuai dengan perut ibu. Adalah wajar bagi ibu untuk mengalami rasa sakit di daerah itu karena perubahan fisik ini.

Kehamilan ektopik

Kehamilan ektopik terjadi saat embrio menanamkan dirinya di luar rongga rahim. Pada kebanyakan kasus kehamilan ektopik, implantasi terjadi di dalam tuba falopi.

Namun, hal itu juga bisa terjadi pada serviks, ovarium atau daerah perut. Jika tanpa disadari, bisa terjadi perdarahan dan komplikasi lainnya akibat pecahnya area kehamilan ektopik. Kondisi ini menimbulkan ancaman bagi kehidupan wanita tersebut dan meminta intervensi medis segera.

Mengalami Keguguran

Banyak wanita mengalami keguguran pada beberapa bulan pertama kehamilan.

Jika seorang wanita merasakan sakit yang tajam di perutnya diikuti oleh kelemahan dan aliran darah, berkonsultasilah dengan dokter segera.

Preeklampsia

Salah satu penyebab utama rasa sakit ini adalah preeklampsia yang terjadi pada trimester kedua atau ketiga. Itu terjadi saat wanita hamil menderita hipertensi atau tekanan darah tinggi seiring dengan berlalunya jejak protein yang signifikan dalam urin.

Gangguan ini menyebabkan perubahan pada pembuluh darah, karena organ tubuh tertentu termasuk otak, ginjal dan hati bisa terpengaruh. Hal ini juga berdampak buruk pada plasenta.

Sindrom HELLP

Sindrom HELLP adalah kelainan yang biasanya terjadi selama tiga bulan terakhir kehamilan. Bentuk lengkap sindrom HELLP adalah ‘Hemolisis, peningkatan enzim hati, dan jumlah trombosit rendah’. Seorang wanita paling mungkin mengalami nyeri dan nyeri tekan di sisi kanan atas perut.

Sindrom HELLP dapat menyebabkan perkembangan preeklampsia, karena yang pertama dapat meningkatkan kadar tekanan darah dan protein dalam urin. Wanita hamil juga mungkin menderita pembekuan darah dan juga anemia akibat sindrom HELLP.

Masalah Pencernaan

Gas dan kembung yang berlebihan karena pencernaan yang tidak tepat atau lambat selama kehamilan dapat menyebabkan rasa sakit seperti itu. Tekanan ekstra yang diberikan oleh rahim pada lambung dan usus juga merupakan salah satu penyebab rasa sakit di bagian atas perut.

Sembelit

Saluran pencernaan wanita hamil membutuhkan lebih banyak waktu untuk mengolah makanan yang menyebabkan sembelit yang menyebabkan rasa sakit di perut.

Selama kehamilan, tubuh mengalami perubahan yang cepat dalam waktu singkat. Karena itu, tidak mudah memutuskan apakah perubahan tubuh yang Anda alami normal atau tidak. Itu sebabnya, yang terbaik adalah, lakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab pasti dari sakit perut selama kehamilan, mendiagnosanya untuk mendapatkan pengobatan yang tepat sesuai dengan saran dan anjuran dari ahli medis ( Dokter ).

 

 

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *