0

Pengertian Proses Isotermal

Pengertian Proses Isotermal, Termodinamika adalah cabang fisika yang melibatkan studi perubahan energi, dan terutama berfokus pada hubungan antara panas dan kerja mekanis.

Ini berkaitan dengan variasi variabel makroskopik suatu sistem, yang meliputi suhu, volume, tekanan, dan entropi.

Definisi

Dalam bahasa termodinamika, ini adalah proses yang ditandai dengan ΔT = 0. Ini mungkin terjadi karena kontak dengan reservoir termal. Sistem pertukaran panas dan perubahan kondisinya perlahan (ΔQ ≠ 0), sambil mempertahankan suhu, yaitu sama dengan suhu reservoir.

Setiap proses termodinamika ditandai oleh perubahan variabel termodinamika makroskopik yang terkait dengannya. Proses isotermal adalah proses dimana semua perkembangan terjadi pada suhu konstan.

Hukum gas yang ideal dinyatakan sebagai: PV = nRT, di mana P adalah tekanan, V adalah volumenya, dan T adalah suhu sistem, sedangkan ‘n’ adalah jumlah mol gas. Selama proses isotermal, ‘nRT’ menjadi konstan dan persamaan keadaan untuk gas dapat ditulis sebagai:

PV = Konstan

Ini adalah Hukum Boyle dalam termodinamika, yang menggambarkan variasi volume dan tekanan, di bawah kondisi isotermal.

Jika grafik perubahan tekanan dan volume dihasilkan, untuk suhu konstan, kisaran variasi tekanan dan volume akan memenuhi persamaan. Grafik dapat dihasilkan, yang menampilkan evolusi sistem, di bawah kondisi isotermal.

Semua kurva ini dikenal sebagai Isoterm. Dalam kasus gas ideal, selama proses isotermal, energi internal tetap tidak berubah, karena suhu tetap konstan (ΔU = 0).

Namun, karena hukum pertama termodinamika, dalam hal ini menyatakan bahwa ΔU = ΔQ + ΔW, kita mencapai kesimpulan bahwa ΔQ = – ΔW. Ini berarti bahwa semua masukan panas dari sistem digunakan untuk melakukan pekerjaan.

Wiso = – nRT ln (Vfinal / Vinitial)

Dalam persamaan ini, Wiso adalah pekerjaan yang dilakukan dalam proses isotermal, Vfinal adalah volume akhir, dan Vinitial adalah volume awal dari sistem, yang mengalami perubahan isotermal.

Jika gas dikompres, karena sistem mengalami proses isotermal (Vfinal – Vinitial <0), maka menurut persamaan di atas, pekerjaan yang dilakukan akan menjadi positif. Itu berarti kerja positif telah dilakukan oleh lingkungan sekitar, pada sistem.

Ini adalah proses termodinamika penting untuk dipelajari, yang memiliki aplikasi luas dalam sains dan teknik. Ini sangat penting saat mempelajari siklus Carnot, yang merupakan salah satu proses terpenting dalam rekayasa termodinamika.

Sedangkan jika gas mengembang saat sistem berjalan melalui proses isotermal (Vfinal – Vinitial> 0), pekerjaan yang dilakukan adalah negatif. Dalam hal ini, pekerjaan dilakukan oleh sistem, untuk memperluas.

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *