0

Penjelmaan Para Pemuja Siluman Pesugihan

Pesugihan atau memuja tel;ah di kenal sejak jaman dulu, memuja pada pesugihan yang di syaratkan memberikan tumbal pada apa yang di pujanya, menyeramkan, ada banyak aneka tumbal yang mesti di berikan oleh si pemuja pada apa yang ia puja, dari yang ringan dan he he kita pikir nggak ada yang ringan, sebab sering kita mendengar , apa yang di puja oleh sang pemuja biasanya meminta nyawa untuk di tumbalkan kepadanya.

Tetapi itu mungkin merupakan sebuah resiko dari si pemuja demi mendapatkan apa yang dia inginkan, sungguh ngeri ! yang penting mendapatkan kesenangan karena dapat dengan cepat berlimpah harta benda dari pemberian dari apa yang ia puja.

Penjelmaan Para Pemuja

Lalu di alam manusia, apakah para pemuja itu menjelma, kita dengar itu sebagai sebuah keanehan, kita dengar adanya , maaf, babi yang berada di sekitar wilayah kita, so padahal jauh dari hutan atau pegunungan he he lagian nggak ada yang beternak babi, dan masyarakat biasanya akan menghubungkannya dengan penjelmaan dari orang yang memuja.

Babi jelmaan tersebut akan mencari cacing tanah yang akan ia bawa dan akan berubah menjadi uang dan perhiasan, enak banget ya kaya sulap, tetapi itulah cerita yang beredar, dan yang bahaya adalah mungkin saja orang akan menuduh terhadap orang yang kelihata berkecukupan dan akhirnya di gosipkan memuja, he he padahal siapa tahu orang itu berusaha tanpa kita tahu , apa yang ia usahakan dan tak memuja , he he maklum di masyarakat kita seperti itu, jika benar ! tetapi jika salah ?

Tempat Berkumpulnya Jelmaan Para Pemuja

Syahdan, seseorang pernah mengatakan dan bercerita, sebut saja namanya si Anu, ia menekuni ilmu – ilmu kebatinan dan ia suka bepergian dan katanya tanpa ia sadari pun ia bisa melihat alam lain atau jelmaan lain yang sebenarnya, lalu ceritanya ?

Ya, seperti malam itu, ia berkunjung ke rumah sohibnya, asyik ia bercengkrama hingga lupa waktu, sudah larut , dan ia akhirnya memutuskan tidur di rumah sang sohib dan akan pulang nanti saat subuh saja.

Dan subuh itu ia pulang mengendarai motor, tetapi ia katanya lupa menutup mata bathinnya, dan apa yang terjadi ? saat si Anu melewati pasar ia terkejut ! sebab apa yang ia lihat bukanlah manusia, yang sedang berjualan ia lihat sebagai berbagai jenis binatang, harimau, monyet , ular dan lain sebagainya, dan ia baru menyadari apa yang terjadi.

Ia mengusap mukanya, dan apa yang ia lihat normal kembali seperti biasa, ia hanya tersenyum kecil, ternyata mereka mungkin saja para pemuja yang di gambarkan dengan apa yang ia lihat tadi , ia hanya dapat beristighfar dan melanjutka perjalanannya di sela napas yang tertahan, masih banyak orang yang salah kaprah, meminta pada selain Tuhan, padahal Tuhanlah yang berkuasa atas segalanya dan sangat layak untuk di puja manusia sebagai makhluk yang di ciptakanNya, penulis.

 

 

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *