0

Perbedaan Gesekan Statis Dan Kinetik

Perbedaan Gesekan Statis Dan Kinetik, Dalam kursus fisika dasar Anda, gesekan adalah konsep fisik yang sangat penting untuk dipahami.

Ini telah menjadi subjek studi selama bertahun-tahun dan kami memiliki formulasi teoritis empiris hari ini, yang memodelkan fenomena ini dan mengkuantifikasinya.

Perbandingan antara gesekan statis dan kinetik, mengidentifikasi titik-titik utama perbedaan antara keduanya. Gesekan kering, dalam segala bentuknya, dapat dikelompokkan menjadi dua tipe utama ini.

Pengertian gesekan

Gesekan adalah gaya resistif yang berlawanan antara dua permukaan cairan, padat, atau material, yang bertindak untuk menghalangi gerakan relatif di antara keduanya. Hal ini selalu diarahkan berlawanan dengan arah gerak. Ini bukan kekuatan fundamental alam.

Ini adalah kekuatan makroskopis yang muncul dari interaksi elektromagnetik di antara dua permukaan, saling berhubungan satu sama lain.

Berjalan dimungkinkan karena adanya kekuatan gesekan yang timbul antara permukaan sepatu atau sandal yang mendasarinya, dengan jalan. Berbeda dengan ini, berjalan di permukaan yang sangat halus seperti lantai lilin sulit karena ada gesekan lebih rendah yang dihasilkan antara sepatu dan lantai.

Saat Anda melihat-lihat, Anda akan menyadari, bahwa ini adalah fenomena yang meluas di dunia kerja, yang memiliki pengaruh besar terhadap dunia di sekitar kita.

Ada banyak jenis, tergantung pada sifat bahan, yang tercipta di antaranya. Gesekan kering adalah gaya gesek yang tercipta di antara permukaan padat, yang saling bersentuhan. Menurut teori empiris.

Didefinisikan dengan rumus:

F ≤ μN

Dimana ‘μ’ adalah koefisien gesekan dan ‘N’ adalah gaya normal antara kedua permukaan.

Perbedaan Antara Keduanya

Statis dan kinetik adalah dua gagasan yang berlawanan. Statis mengacu pada sistem yang tidak berubah seiring waktu, sedangkan kinetik mengacu pada sistem yang sedang berjalan.

Definisi

Gesekan statis

Gesekan statis adalah gaya gesek yang ada di antara dua permukaan padat, yang tidak bergerak. Gerakan relatif lateral antara kedua permukaan ini, terhenti oleh gaya gesekan statis. Karena itu, tidak ada tergelincir dan karena itu, tidak ada gerakan.

Gesekan kinetik

Gesekan kinetik terjadi di antara dua permukaan padat yang bergerak, bersentuhan satu sama lain. Meskipun benda bergerak, gaya gesekan tidak bisa dihilangkan sama sekali dan terus menjadi gaya gerak resistif.

Koefisien heduanya

Koefisien gesekan statis dan dinamis adalah dua angka yang dihitung untuk mendapatkan perkiraan gesekan kering, dirasakan di antara dua permukaan. Kedua rasio tersebut dihitung antara gaya gesekan dan gaya normal yang dirasakan antara dua permukaan padat. Koefisien gesekan statis (μ) diberikan oleh:

F = nematik N

Kekuatan gesekan antara dua permukaan statis dapat diestimasi dengan menghitung koefisien gesekan statis.

Koefisien gesekan kinetik diberikan dengan persamaan

F = μkinetik N

Dimana μkinetic adalah koefisien gesekan kinetik. Koefisien untuk variasi statis umumnya lebih tinggi daripada koefisien gesek kinetik untuk dua permukaan padat, saling kontak satu sama lain.

Memahami gesekan kering dan mengukurnya sangat penting, jika seseorang ingin mengatasi atau meminimalkan dampaknya pada teknologi, yang menyebabkan peningkatan efisiensi fungsi secara keseluruhan.

 

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *