0

Perkawinan Dalam ” Sang Nabi “

Bagaimanakah Soal Perkawinan Dalam “ Sang Nabi “ Sebuah karya besar dari seorang , pelukis, penyair dan filsapat yang berdarah libanon kahlil Gibran dalam  “ Sang Nabi “ kata kata yan mengalir bagai kali menuju lautan dan bermuara pada lautan luas kasih sayang tuhan.

Kemudian Al mitra melanjutkan pertanyaan, gur, bagaimanakah soal perkawinan ,  lalu sang guru memberi  jawaban :Berpasangan engkau telah di ciptakan

Dan selamanya engkau akan berpasangan

Bersamalah di kala sang maut merenggut umurmu

Ya, bahkan bersama pula kalian, dalam ingatan sunyi Tuhan

Namun biarkan ada ruang antara kebersamaan itu

Tempat aginsyurga menari nari di antaramu

Brkasih kasihanlah, namun jangan membelenggu cinta

Biarkan cinta bergerak senantiasa, bagaikan air hidup

Yang lincah mengalir antara pantai kedua jiwa

Saling isilah piala minumanmu, tapi jangan minum dari satu piala

Saling bagilah rotimu, tapi jangan makan di pinggan yang sama

Bernyanyi dan menarilah bersama, dalam segala suka cita

Hanya biarkanlah masing masing menghayati ketunggalannya

Tali rebana masing masing punya hidup sendiri

Walau lagu yang sama sedang menggetarkannya

Berikan hatimu, namun jangan saling menguasakannya

Sebab hanya tangan kehidupan yang akan mampu mencakupnya

Tegakklah berjajar, namun jangan terlampau dekat

Bukankah tiang tiang candi tidak di bangun terlalu rapat ?Dan pohon jati serta pohon cemara

Tiada tumbuh dalam bayangan masing masing.

Sesuatu yang terkatakan lewat barisan kalimat kalimat indah , yang mengingatkan jiwa kita siapa, begitupun dengan perkawinan, untuk apa dan mengapa ? , salam penulis.

 

 

 

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *