0

Tanda dan gejala Stroke pada Wanita

Tanda dan gejala Stroke pada Wanita, Stroke, yang juga disebut sebagai kecelakaan serebrovaskular atau serangan otak, terjadi dalam hal gangguan pasokan darah ke suatu bagian dari otak. Oksigen dan penting nutrisi diangkut melalui darah ke berbagai bagian tubuh, termasuk sel-sel otak.

Pada kali, suplai darah bisa terganggu karena penyumbatan pada pembuluh darah yang memasok otak. Pecah pembuluh darah dapat menyebabkan perdarahan di otak, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi pasokan darah beroksigen secara merugikan.

Stroke mengacu pada suatu kondisi medis di mana pasokan tidak memadai darah dan oksigen ke bagian otak yang menyebabkan sel-sel otak mati.

Jika bantuan medis tidak segera dicari, individu yang terkena dapat menderita kerusakan otak permanen. Gejala stroke yang sering terlewatkan dalam kasus wanita, karena mereka cenderung mengalami gejala klasik dari stroke.

ita

Dalam keadaan seperti itu, individu yang terkena didiagnosis dengan stroke iskemik. Sebuah serangan iskemik transien, yang sering disebut sebagai mini stroke, dikatakan terjadi ketika pasokan darah ke otak terganggu karena penyumbatan untuk waktu yang singkat. Gejala stroke mini dapat berlangsung dari beberapa menit sampai 24 jam. Sebuah mini stroke dianggap menjadi tanda peringatan bagi stroke yang akan datang, dan tidak terkait dengan kerusakan otak permanen.

 

Sebuah stroke hemorrhagic dikatakan terjadi ketika pasokan darah terganggu karena pendarahan dalam otak. intervensi medis tepat waktu adalah sangat penting ketika datang ke stroke, sebagai keterlambatan dalam pengobatan dapat menyebabkan kerusakan otak permanen, atau bahkan kematian.

Oleh karena itu penting untuk menyadari tanda-tanda peringatan dan gejala stroke. Harus dicatat bahwa perempuan cenderung mengalami gejala klasik stroke yang dipamerkan oleh laki-laki. Gejala yang dialami selama stroke bervariasi, tergantung pada lokasi penyumbatan atau pendarahan di otak.

Gejala Stroke pada Wanita

Ketika wanita menderita serangan otak, mereka mungkin mengalami gejala yang jelas atau atipikal. Hal ini meningkatkan risiko misdiagnosis atau keterlambatan dalam pengobatan.

Masalah pernapasan

Penelitian telah menunjukkan bahwa wanita cenderung mengalami masalah pernapasan selama stroke. Sejak masalah pernapasan sering menunjukkan kondisi medis yang terkait dengan paru-paru atau jantung, ada risiko misdiagnosis dan keterlambatan konsekuen dalam pengobatan.

Kehilangan Kesadaran

Ia telah mengamati bahwa wanita yang terkena stroke cenderung pingsan atau kehilangan kesadaran. Terganggunya pasokan darah ke suatu bagian otak menyebabkan individu yang terkena pingsan atau kehilangan kesadaran. Mungkin ada jatuh atau kecelakaan. Kemungkinan misdiagnosis lebih tinggi jika individu yang terkena pingsan, sebagai dokter tidak bisa menilai dia untuk gejala yang biasa stroke.

Kejang

Kejang terjadi karena tiba-tiba aktivitas listrik, tidak terkendali di otak. Gejala tergantung pada bagian otak mana aktivitas listrik abnormal terjadi.

Gejala

Kelelahan

Jantung berdebar-debar

Cegukan

Mual

Nyeri di lengan, kaki, atau wajah

Nyeri dada

Untuk pengobatan, usahakan dan segeralah berkonsultasi dengan dokter ahli untuk melakukan perawatan dan pengobatan yang sesuai dengan kondisi yang ada serta sesuaidosis yang di anjurkan.

 

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *